15 Amalan Sederhana Sama dengan Pahala Pergi Haji

15 Amalan Sederhana Sama dengan Pahala Pergi Haji

Anda belum bisa melaksanakan ibadah Haji? Janganlah berkecil hati dengan kekurangan yang Anda miliki tersebut, karena banyak jalan yang Allah SWT sediakan untuk para umat Islam dalam mendapatkan limpahan pahala dari-Nya. 

Berikut ini, akan dijelaskan beberapa tips ibadah yang harus Anda lakukan untuk menyongsong Hari Arofah ( 9 Dzulhijjah ) bagi Anda yang belum bisa berziarah ke Mekah dan melaksanakan ibadah Haji. Ibadah-ibadah ini rutin dilaksanakan oleh para sahabat Nabi yang tidak mampu atau berhalangan untuk melaksanakan ibadah Haji. Bacalah dengan penuh perhatian kemudian praktekkan pada hari “H” nya!

1. Tidurlah lebih awal di malam Arafah ( 9 Dzulhijjah ) untuk menyimpan energi, sebagai persiapan karena Anda akan melaksanakan ibadah penuh kepada Allah SWT. di hari Arofah ( 9 Dzulhijjah ). 

2. Bangunlah lebih awal untuk melaksanakan sholat sunnah Tahajjud. Lakukan sholat Tahajjud minimal 4 roka’at dengan cara 2 roka’at salam. Niat sholat sunnah Tahajjud adalah sebagai berikut :

اصلّى سنّة التّهجّد ركعتين لله تعالى
Ejaan : Ushallii sunnatat-tahajjudi rak’ataini lillahi ta’ala.
Artinya : “ Aku niat sholat sunah Tahajjud dua raka’at karena Allah Ta’ala”.

Dikala sujud berdoalah untuk kebaikan kita di dunia dan akhirat. Semoga Rahmat dan Ampunan Allah SWT turun untuk kita di malam itu. Kemudian tutuplah tahajjud dengan shalat witir minimal 3 raka’at. Yaitu 2 raka’at salam dan 1 rakaat salam.

Niat shalat witir 2 raka’at :
 اصلّى سنّة الوتر ركعتين لله تعالى  
Ejaan : Ushallii sunnatal-witri rak’ataini lillahi ta’ala.
Artinya : “ Aku niat sholat sunah Witir dua raka’at karena Allah Ta’ala”.

Niat shalat witir 1 raka’at :
 اصلّى سنّة الوتر ركعة لله تعالى  
Ejaan : Ushallii sunnatal-witri rak’atan lillahi ta’ala.
Artinya : “ Aku niat sholat sunah Witir satu raka’at karena Allah Ta’ala”.

3. Kemudian makanlah sahur secukupnya, karena jika terlalu banyak akan membuat Anda malas melaksanakan ibadah setelah sahur nanti. Jangan lupa membaca niat puasa sunah Arofah, yaitu sebagai berikut :
نويت صوم ترويه سنة لله تعالى
Ejaan : Nawaitu Shouma Tarwiyata Sunnatal Lillahi Ta’ala.
Artinya : “ Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah Ta’ala”.

Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) adalah hari di mana jama’ah haji melakukan wukuf di padang Arafah. Sehari sebelumnya yaitu tanggal 8 Dzulhijjah disunahkan juga berpuasa yang disebut puasa Tarwiyah. Menurut ulama yang bernama Inan Dailami telah meriwayatkan hadits yang bersumber dari Rosulullah SAW, Beliau bersabda, “Puasa pada hari Tarwiyah menghapuskan (dosa) satu tahun (yang telah terlewati), dan puasa hari Arofah menghapuskan (dosa) dua tahun (1 tahun lalu dan 1 tahun yang akan datang).”

4. Setelah sahur, manfaatkanlah waktu sebelum subuh dengan beristighfar sehingga kita termasuk golongan orang yang beristighfar dikala sahur.

5. Menjelang adzan subuh, gunakan waktu sejenak untuk instropeksi diri ( النفس مهسبة (. Berwudhulah dan rasakan ketika itu dosa-dosa kita gugur satu persatu bersama tetesan akhir air wudhu kita. Jangan lupa bacalah do’a setelah wudhu.

6. Sholatlah subuh berjama’ah, karena shalat berjama’ah pahalanya 27 derajat lebih tinggi dari pada shalat sendirian. Bayangkan jika itu adalah shalat terakhir kita, agar kita dapatkan suasana khusyu’ beribadah kepada Allah SWT.

7. Setelah selesai shalat subuh, duduklah bersila. Teruskan berzikir, awali zikir dengan takbir. Lanjutkan dengan tasbih, tahmid, tahlil, istighfar dan seterusnya. Baca juga Adzkar Pagi hingga masuk waktu syuruq.

8. Setelah berlalu 15 menit pasca syuruq shalatlah 2 raka’at agar ibadah kita pagi itu tercatat sama pahalanya dengan haji dan umroh. Jangan sekali-kali kita sia-siakan kesempatan itu.

9. Setelah itu boleh pilih, tidur ( istirahat ) satu jam dengan niat menyimpan energi untuk ibadah selanjutnya. Atau gunakan seluruh kesempatan itu untuk berzikir, tilawah qur’an dan berdo’a.

10. Setelah satu jam berlalu, berwudhulah kembali dan lakukan shalat dhuha minimal 4 raka’at dengan 2 raka’at salam. Lakukan variasi ibadah untuk menghindari kejenuhan.

Niat shalat Dhuha :
اصلّى سنّة الضّحى ركعتين لله تعالى
Ejaan : Ushallii sunnatadh-dhuhaa rak’ataini lillahi ta’ala.
Artinya : “ Aku niat sholat sunah Dhuha dua raka’at karena Allah Ta’ala”.

11. Shalat dhuhur berjama’ah, lalu bertakbir, bertasbih dan baca Al-Qur’an.

12. Jika memungkinkan akses internet, buka program yang menyiarkan live khutbah Arafah. Simak pesan-pesan khutbahnya dan ikrarkan diri bahwa tahun ini adalah tahun penerapan pesan-pesan Illahi seutuhnya dalam kehidupan kita sehari-hari.

13. Shalat asar berjama’ah, kemudian disambung dengan takbir dan adzkar sore.

14. Bacalah Al-Qur’an hingga menjelang satu jam sebelum maghrib. Lalu mulailah berdo’a dengan khusyu apa yang ingin kita minta kepada Allah SWT. bayangkan kita sedang berdiri dihadapan Allah Rabbul ‘Izzati wal Jalal. Jangan lupa mendo’akan saudara-saudari muslim yang teraniaya, terzhalimi diluar sana, dimanapun mereka berada. Berdo’a juga pada Allah SWT agar sebelum matahari terbenam kita telah terbebas dari siksa neraka.

15. Ketika Adzan maghrib berkumandang, pastikan kita langsung makan ta’jil buka puasa. Ingat!!! Do’a orang berbuka puasa tidak pernah ditolak oleh Allah SWT.

Jangan sia-siakan kesempatan kita untuk panen pahala dari Allah SWT. kesempatan ibadah ini hanya sekali dalam setahun. Semoga kita mendapatkan taufik dan hidayah dari Allah SWT dalam menjalankan ibadah dan ketaatan ini. Dan mudah-mudahan juga Allah SWT yang Maha Pengasih dan Penyayang menerima segala usaha, amal sholeh, dan pendidikan kita. Jangan lupa ingatkan kepada keluarga dan kerabat serta orang-orang yang kita cintai dengan amalan agung ini, karena Syurga terlalu luas kalau hanya kita masuki seorang diri. insyaAllah syurga Firdaus dengan segala kenikmatannya kan menanti kita. 
Loading...
About Tohir 849 Articles
Kalo satu lidi bisa patah dengan mudah, tapi seratus lidi yang bersatu akan sangat susah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*