6 Hal Unik Ramadan di Indonesia

6 Hal Unik Ramadan di Indonesia – Bulan Ramadan di Indonesia menjadi bulan yang dinanti-nantikan oleh banyak orang, bahkan tidak hanya kaum muslim saja yang bisa menikmati bulan ini, kaum non muslim juga merindukan masa-masa di bulan Ramadan.

Bulan Ramadan merupakan bulan yang berbeda dari bulan-bulan biasanya banyak aktivitas yang berbeda dilakukan dalam bulan ini yang jarang kita temui di bulan-bulan sebelumnya.

Di Indonesia  sendiri banyak kegiatan yang hanya bisa ditemui di bulan Ramadan misalnya Ngabuburit, kegiatan menunggu buka puasa dengan berjalan-jalan bareng Doi atau kerabat.

Ngabuburit di alun-alun kota Purwokerto

Ngabuburit di alun-alun kota Purwokerto

Negeri ini memang kaya akan adat (kebiasaan) termasuk juga dalam menjalankan aktivitas selama Ramadan.

Di bulan Ramadan kita menjadi mudah menemukan orang yang berpeci atau orang yang sedang membaca Al-Quran. Geliat aktivitas rohani akan seketika muncul di bulan ini.

Tidak hanya aktivitas yang bersifat rohani yang meningkat, aktivitas yang berwujud jasmani juga akan nampak, contoh membuat makanan yang hanya ada di bulan Ramadan seperti kolak.

Unik bukan. Ya itu beberapa gambaran yang akan coba kita bahas dalam kesempatan kali ini. Nah untuk itu mari kita coba bedah hal-hal unik di bulan Ramadan di Indonesia.

#1. Ngabuburit

Orang Indonesia khususnya kaum muda-mudinya dalam menunggu buka puasa biasanya melakukan aktivitas yang disebut dengan Ngabuburit.

Apa itu Ngabuburit? Ngabuburit berasal dari bahasa Sunda yaitu burit  yang berarti waktu menjelang sore hari. Berarti bisa diartikan menjadi waktu menunggu atau menghabiskan waktu untuk menunggu Adzan Magrib datang. Dimana Adzan Magrib merupakan tanda kaum muslimin untuk berbuka puasa.

Berbagai macam jenis ngabuburit yang banyak kita temui di Indonesia, untuk kalangan pesantren biasanya waktu ngabuburit dilakukan dengan mengaji atau aktivitas lain yang akan menambah kadar keimanan seseorang.

Ada juga yang asyik membagikan Tajil bagi saudara-saudara kita yang ketika berbuka puasa masih di dalam perjalanan. Tajil menjadi sangat berarti bagi para pelancong yang harus membatalkan puasanya.

Yang tak kalah ramai ngabuburit di Indonesia adalah berjalan-jalan ke pusat keramaian seperti ke alun-alun atau pusat perbelanjaan.  Atau ada juga yang hanya sekedar nongkrong-nongkrong di pinggir jalan dengan teman sambil godain gadis yang lewat.

#2. Buka Bersama (Buber)

Seolah sudah menjadi hal wajib jika puasa telah tiba maka hal yang sering kita temukan di Indonesia adalah buka bersama.

Buka bersama dimanfaatkan oleh kaum muslim untuk menambah erat tali silaturahmi antar teman, antar calon istri atau mungkin juga antar calon mertua. Ini bisa dijadikan moment yang pas untuk kita bisa lebih akrab dengan teman, gebetan juga camer dong tentunya.

Hal ini biasanya dilakukan di tempat-tempat tertentu seperti di rumah makan, restoran atau tempat yang lain. Buber jarang dilakukan di rumah, apalagi bila buber dengan teman-teman kerja yang relatif banyak orang.

Disamping memerlukan banyak tempat yang luas, buber dengan komunitas yang banyak juga akan lebih nyaman dilakukan di restoran karena disini kita juga bebas memilih menu makanan yang kita suka.

#3. Makan Buah Kurma

Untuk kalangan tertentu menu buah yang wajib ada ketika bulan Ramadan adalah Kurma, buah kurma memang disunahkan oleh Nabi Muhammad SAW.  Beliau menganjurkan setelah berbuka puasa untuk memakan kurma.

Memakan buah Kurma bisa dikatakan satu kali dalam satu tahun karena biasanya kita memakan buah kurma hanya ketika bulan Ramadan saja, jarang kita temui di Indonesia, orang yang mengkonsumsi  buah kurma selain di bulan Ramadan.

#4. Makan Kolak Manis

Kolak merupakan menu yang hampir pasti ada di bulan Ramadan, karena bahan membuat kolak relatif mudah didapat yaitu pisang.

Pisang bisa kita temui di kebun sendiri atau bila kita memang harus membeli harganya pun realatif terjangkau bagi masyarakat umum.

Dengan ciri khas rasa yang manis kolak menjadi primadona untuk disantap pada saat berbuka puasa. Hemm nyam-nyam.

#5. Membangunkan Orang Sahur

Kegiatan ini akan dirindukan selama bulan Ramadan dan sudah menjadi tradisi di Indonesia, biasanya para warga akan membangunkan warga lain untuk saur dengan cara yang unik.

Ada yang menggunakan alat yang lazim seperti bedug atau kentong juga ada yang menggunakan alat-alat yang lain yang mengahasilkan bunyi seperti galon, panci, penggorengan dan berbagai alat yang lain.

Dengan mengucap kata “Saur…. Saur…. bernada tinggi sambil memukul-mukul perabotan rumah sehingga menghasilkan bunyi yang cukup keras. Kegiatan ini sudah sangat akrab ditelinga masyarakat Indonesia ketika bulan Ramadan.

#6. Jalan-jalan Sehabis Salat Subuh

Yang tak bisa kita pungkiri salah-satu aktivitas yang menarik di bulan Ramadan adalah Jalan-jalan pagi sehabis salat subuh.

Berbeda dengan ngabuburit jalan-jalan pagi di bulan Ramadan akan terasa lebih asyik, karena kita akan menemui orang-orang yang jarang keluar rumah, namun ketika moment ini kita akan menjumpai mereka.

Jalan-jalan dilakukan biasaya hanya disekeliling komplek rumah atau kampung, kita bisa bercengkrama dengan teman-teman sambil menikmati udara pagi yang masih segar.

Aktivitas lain yang dilakukan biasanya menyalakan petasan, dengan berbagai varian ukuran, ini dilakukan oleh kaum laki-laki dengan gaya yang bermacam berharap diperhatikan oleh kaum perempuan. Hehe

Itulah beberapa hal unik bulan puasa atau Ramadan di Indonesia, semua kegiatan di atas kita temukan hanya di bulan Ramadan saja, karena nya bulan Ramadan merupakan bulan yang banyak orang nanti-nantikan.

Belum lagi ketika sudah mendekati lebaran, banyak aktivitas yang dilakukan, mulai dari membeli baju baru, membuat kue lebaran hingga membuat aneka makanan khas lebaran seperti ketupat dan opor ayam.

Sekian, semoga bermanfaat.

 

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !