6 Jenis Polutan Pencemar Udara

6 Jenis Polutan Pencemar Udara – Udara merupakan salah satu faktor penting timbulnya kehidupan di muka bumi ini. Tanpa kehadiran udara, makhluk hidup akan mati.Udara merupakan campuran beberapa macam gas seperti nitrogen, oksigen, karbondioksida, argon dan masih banyak lagi. Udara sebagai sumber daya alam yang mempengaruhi kehidupan manusia serta makhluk hidup lainnya harus dijaga dan dipelihara kelestarian fungsinya untuk pemeliharaan kesehatan dan kesejahteraan manusia serta perlindungan bagi makhluk hidup lainnya.

Perkembangan industri dan teknologi sekarang ini memungkinkan berkurangnya kualitas udara disuatu tempat untuk itu pengukuran zat atau bahan-bahan yang dapat menyebabkan pencemaran perlu dilakukan Kualitas udara di bumi dapat menurun akibat masuknya zat asing dalam komposisi udara. Masuknya zat asing bisa dikatakan bahwa udara telah tercemar.zat asing tersebut bisa berupa zat kima, radikal bebas maupun logam berat. Pencemaran udara dapat mengganggu kehidupan manusia, hewan dan binatang. Pencemaran udara disini dapat diartikan yaitu  masuknya atau dimasukkannya zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam udara ambien oleh kegiatan manusia, sehingga mutu udara ambien turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan udara ambien tidak dapat memenuhi fungsinya.

Zat yang menyebabkan pencemaran udara atau polusi disebut polutan udara. Dikenal 6 jenis polutan udara urban utama; yaitu sulfur dioksida (SO2), nitrogen oksida (NO dan NO2 ,bersama disebut NOx), karbon monoksida (CO), timbal (Pb), ozon (O3) dan Suspended Particulate Matter (SPM). Tiga polutan udara yang paling banyak mempengaruhi kesehatan paru adalah sulfur dioksida, nitrogen dioksida dan ozon. Suspended Particulate Matter (SPM) merupakan polutan tidak langsung yang terbentuk di troposfer melalui reaksi kimia yang melibatkan sinar matahari, nitrogen oksida (NOx) dan Volatile Organic Chemical (VOC).2-3,5 Ozon.

Udara ada dua macam, yakni udara bebas dan udara tak bebas. Udara bebas adalah udara yang secara alamiah ada di sekitar kita, sedangkan udara tak bebas adalah yang berada di dalam ruangan bangunan-bangunan seperti perumahan, sekolah, rumah sakit, dan tempat khusus lainnya. Perlu dilakukan pengujian terhadap kualitas udara di bumi. Nitrogen dioksida (NO2) terbentuk dari sumber pembakaran kendaraan bermotor dan cerobong asap industri dan memberikan kontribusi pencemaran udara. Dampak dari NO2 adalah iritasi saluran pernafasan akut dan dapat menyebabkan edema pulmonari serta menyebabkan kematian bila dihirup dengan kadar tinggi.

Udara adalah suatu kesatuan ruangan, dimana makhluk hidup berada di dalamnya. Udara atmosfer merupakan campuran gas yang terdiri dari sekitar 78% Nitrogen, 20% oksigen, 0,93% argon, 0,03% karbon monoksida dan sisanya terdiri dari neon, helium, metan dan hydrogen. Udara dikatakan “normal” dan dapat mendukung kehidupan manusia, apabila terjadi penambahan gas lain, apalagi yang menimbulkan gangguan serta perubahan dari komposisi, maka dikatakan udara sidah tercemar. Nitrogen dioksida (NO2) merupakan polutan udara terpenting, yaitu sebagai salah satu komponen utama yang memberikan kontribusi terhadap kualitas udara maupun kualitas air hujan (hujan asam) yang terjadi, di samping sulfur dioksida.

Di India contohnya,sebagai salah satu kota yang memiliki pencemaran udara tinggi (WHO, 1992 dalam Chauhan et al., 2010). Kondisi udara ambien telah berubah seiring dengan adanya urbanisasi, perkembangan industri, kurangnya perhatian dan kesadaran masyarakat, perawatan kendaraan yang buruk. Masalah semakin rumit, seiring dengan bertambahnya jumlah kendaraan.  Di kota Haridwar dan Dehradun, konsentrasi SO2 dan NO2 selalu di atas batas ambang. Partikel polutan ada yang memiliki diameter lebih dari 10 μm yang dapat mengganggu sistem respirasi. Partikel yang paling kecil, kurang dari 2.5 μm dapat memasuki alveolus dan dapat menyebabkan asma dan alergi pada sistem respirasi.

Polusi udara menyebabkan efek yang berbahaya pada bangunan dan hasilnya telah merubah struktur bangunan. Material yang menyebabkan polusi seperti  SOx (Sulfur dioksida) dan NOx (Nitrogen dioksida), yang dapat ditemukan pada atmosfer dengan konsentrasi tinggi, meyebabkan korosi pada logam yang berada pada bangunan.

Udara yang masih bersih merupakan campuran berbagai gas. Susunannya seperti dalam tabel di bawah ini :

Susunan komposisi udara bersih di Alam

6 Jenis Polutan Pencemar Udara

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !