7 Alasan Karyawan Keluar Dari Pekerjaan

7 Alasan Karyawan Keluar Dari Pekerjaan – Berdasi, bersih, kerja dengan ruangan yang nyaman, mendapatkan kepastian penghasilan setiap bulan. Itu mungkin cara pandang kebanyakan orang jika mendengar kata “karyawan”.

Setiap tahun jutaan orang dinegeri ini berlomba-lomba masuk perusahaan. Baik itu yang berpendidikan pas-pasan maupun berpendidikan tinggi. Namun berbeda dengan kebanyak orang yang ingin masuk perusahaan, ada sebagian orang yang sudah duduk diperusahaan malah memilih keluar dari pekerjaannnya tersebut. Kira-kra apa alasannya?

7 ALASAN KARYAWAN KELUAR DARI PEKERJAAN
Ada beberapa alasan yang menyebabkan karyawan keluar dari pekerjaanya.

Berikut kami menjelaskan 7 ALASAN KARYAWAN KELUAR DARI PEKERJAAN :

1. Bosan

Alasan klasik yang digunakan oleh karyawan/pekerja keluar dari pekerjaannya adalah rasa bosan. Rasa bosan ini akan sangat menyiksa khususnya bagi tipe-tipe orang yang menyukai hal-hal baru. Rutinitas yang dilakukan setiap hari dalam jangka waktu yang lama cepat atau lambat pasti akan membuat seseorang menjadi bosan.

Perasaan bosan jika tidak segera diatasi akan sangat berbahaya, karena rasa bosan tentunya menurunkan minat dan gairah, otomatis produktivitas pekerjaan akan menurun.

2. Kurang Puas Terhadap Gaji

Tujuan setiap orang bekerja adalah mendapatkan penghasilan pasti setiap bulan, biasa disebut dengan gaji. Dengan gaji tersebut seseorang akan dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dan membeli barang-barang yang diinginkan.

Namun banyak sekali seseorang yang telah bekerja dan mendapatkan gaji, merasa gaji tersebut masih terlalu kecil. Ia ingin mendapatkan gaji yang lebih besar dan salah satu caranya adalah bekerja pada perusahaan/tempat lain dengan standar gaji yang relative lebih tingggi.

 3. Tuntutan Pekerjaan Yang Berat

Setiap perusahaan atau tempat kerja lainnya tentunya mempunyai target-target yang harus dicapai. Baik itu target harian, mingguan ataupun bulanan.

Dalam hal seperti itu karyawan dituntut untuk menyelesaikan pekerjaan dengan batas waktu yang telah ditentukan. Bagi karyawan yang tidak kuat dengan otak dan fisik, seringkali energi mereka akan sangat terkuras. Padahal mau tidak mau pekerjaan itu harus selesai.

Tekanan berat tersebut seringkali membuat karyawan akan memutuskan untuk keluar.

Dalam hal lain, bahwa sebagian pekerja/karyawan tidak bekerja sesuai dengan bidang/jurusan pendidikannya. Ini menjadi fenomena umum dan sering sekali terjadi di Indonesia. Pekerjaan yang tidak sesuai dengan bidang yang dipelajari pasti akan mengakibatkan kesulitan tersendiri. Kesulitan ini yang akan membuat orang tersebut bekerja dibawah tekanan.

Baca juga : Pengusaha tiga juta sehari, karyawan?

Jika mampu beradaptasi dan keluar dari tekanan maka orang tersebut lulus, tapi bagi otrang yang tidak tahan, mereka akan berontak lalu keluar.

4. Kurang Diapresiasi & Tidak Naik Jabatan

Bekerja bertahun-tahun tapi masih dalam posisi sama dalam perusahaan. Itu salah satu yang menyebabkan seseorang keluar dari pekerjaan.

Karyawan/seseorang tentunya ingin mendapatkan apresiasi dari tempatnya bekerja. Namun jika itu tidak terjadi, karyawan tersebut akan merasa pengabdiannya selama ini tidak dihargai oleh pihak perusahaan.

Salah satu contoh apresiasi tersebut dan menjadi harapan karyawan dari perusahaanya adalah mendapatkan kenaikan jabatan. Namun jika harapannya tidak menjadi kenyataan maka karyawan merasa perlu tantangan baru dengan cara keluar dari pekerjaan.

5. Mengalami Konflik

Konflik disini bisa jadi konflik dengan atasan ataupun dengan rekan sesama pekerja. Kok bisa terjadi? Dan mengapa? Jelas konflik dimanapun bisa terjadi dimanapun, termasuk di perusahaan. Konflik terjadi karena ketidak mampuan seseorang mengerti dan memahami terhadap karakter orang lain.

Perusahaan adalah kerja tim dan mau tidak mau orang-orang didalamya akan saling bersinggungan. Jika konflik itu tak bisa direda, maka seseorang bisa jadi keluar dari perusahaan tersebut.

6. Kesehatan Yang Menurun

Alasan kesehatan menjadi sebab krusial seseorang keluar dari pekerjaan. Dia merasa kondisi tubuhnya sudah tak bisa lagi menopang tuntutan kerja yang harus dia selesaikan.

Daripada mendapatkan potongan gaji dan teguran atasan karena sering izin tidak masuk kerja, seseorang berfikiran lebih baik dia keluar saja dari pekerjaan tersebut.

7. Melanjutkan studi

Ini adalah alasan yang paling keren. Biasanya yang melakukan ini adalah orang-orang yang bercita-cita tinggi dan mempunyai visi hidup yang bagus, merasa tidak cepat puas terhadap apa yang diraihnya.

Baca : Memilih pengusaha atau karyawan sukses

Sudah mendapatkan pekerjaan kok masih ingin studi? Bukankah nantinya studi tersebut untuk mendaftarkan kerja lagi? Iya itu memang benar, lha wong namanya juga orang yang tidak cepat puas, dia tidak merasa aman dengan gaji yang sudah dia dapat diperusahaan lamnya. Dengan studi yang lebih tinggi lagi, dia berharap suatu saat bisa mendapatka pekerjaan yang lebih baik dengan penghasilan yang lebih besar.

-RianNova-

2 thoughts on “7 Alasan Karyawan Keluar Dari Pekerjaan

  1. Pingback: 13 Cara untuk Meningkatkan Produktivitas di Tempat Kerja | Chyrun.com

  2. Pingback: Karyawan Itu Robot Perusahaan - Chyrun.com

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !