7 ALASAN LOGIS KEMUSNAHAN SPESIES MANUSIA

         1.  Rekayasa Penyakit
dan Endemik Penyakit
Patogen tersebut diantaranya
SARS (sindrom pernapasan akut), flu burung, dan terakhir yang baru saja terjadi
di Arab Saudi yaitu coronavirus disebut MERS. Karena kita saling berhubungan
secara globa, maka sindrom mematikan ini jelas akan menyebar secepat api
menyambar. Mutasi beberapa penyakit baru-baru ini sudah sangat
mengkhawatirkan. Banyak bermunculan penyakit-penyakit baru atau penyakit lama
yang kembali muncul dengan kemampuan yang lebih ganas. Sebagai contohnya
kemunculan virus flu burung pada beberapa tahun yang lalu, kini virus jenis itu
sudah mengalami perubahan, awalnya hanya menyerang jenis unggas, menular dari unggas
satu ke unggas yang
lain,
lalu dari unggas ke manusia, dari manusia ke manusia, dan menurut penelitian
terbaru sekarang sudah menular dari udara bebas. Perubahan tersebut terjadi
secara alami, perlahan tapi pasti virus mengalami perubahan dan semakin sulit
di tangani.

7 ALASAN LOGIS KEMUSNAHAN SPESIES MANUSIA

Tahun
2011, sekelompok peneliti marah karena beberapa peneliti merancang versi
rekayasa dari virus flu burung H5N1, yang dapat menular lewat udara.

Akan berdampak sangat mematikan jika
virus tersebut secara tidak sengaja menyebar dan keluar dari laboratorium. Dampaknya
akan menyebabkan pandemi global.
2.    Perang Nuklir
Tekhnologi
penggunaan nuklir sebagai sumber energi merupakan sisi lain dari dampak positif
penggunaan nuklir sebagai sumber energi. Semakin banyak negara memanfaatkan
energi nuklir sebagai sumber utama energi mereka. Namun disisi lain, pengembangan
energi nuklir semakin membuat was-was. 

7 ALASAN LOGIS KEMUSNAHAN SPESIES MANUSIA

Pasalnya banyak negara-negara yang
secara ilegal telah keluar dari kesepakatan internasional yang melarang
penggunaan energi nuklir sebagai senjata pemusnah masal. Dampaknya, akan
terjadi keresahan antar negara, dan pada akhirnya negara-negara akan berlomba membuat
senjata nuklir untuk mempertahankan kedaulatan mereka. Jika hal ini benar-benar
terjadi maka kita hanya tinggal menunggu waktu kapan perang terjadi.

3.    Robot
Dengan perkembangan dunia tekhnologi
yang semakin canggih, banyak penelitian dan uji coba pembuatan robot sebagai
senjata. Pengembangan robot bersinergi dengan perkembangan komputerisasi, di
mana kampir semua masyarakat dunia menggunakan komputer untuk membantu hidup
mereka. 


7 ALASAN LOGIS KEMUSNAHAN SPESIES MANUSIA

Penelitian terbaru, robot di kembangkan agar mempunyai kecerdasan
seperti halnya manusia.
Menurut
para pakar, pada suatu titik, singularitas otak robot bisa jadi melebihi
intelejensi manusia.

4.    Populasi berlebih

7 ALASAN LOGIS KEMUSNAHAN SPESIES MANUSIA

Saat
ini jumlah penduduk dunia mencapai tujuh miliar jiwa, dan ini menjadi ancaman
utama bagi planet ini. Dampak dari populasi berlebih adalah, alam tidak mampu mencukupi semua
kebutuhan manusia. Sehingga, akan terjadi banyak kelaparan di mana-mana. Dengan
kondisi tersebut, akan terjadi banyak kemiskinan, kejahatan dan juga akan
berhubungan dengan semakin banyak masyarakat yang terserang penyakit dan tidak
mendapat pengobatan.


5.    Pemanasan global
7 ALASAN LOGIS KEMUSNAHAN SPESIES MANUSIA

Ini
merupakan ancaman utama bagi Bumi. Perubahan iklim berdampak pada cuaca
ekstrem, kekeringan di beberapa daerah, mengubah pola distribusi hewan dan penyakit
di seluruh dunia. Pemanasan global menyebabkan dataran rendah tenggelam akibat
naiknya permukaan laut.

 6.  Asteroid

Ilmuwan menyakini bahwa jatuhnya
batuan luar angkasa ke Bumi dapat menghancurkan planet ini  dengan
seketika. Dampak meteor jelas terlihat dengan punahnya dinosaurus dan peristiwa
Tunguska yaitu sebuah perisiwa saat sebuah meteor besar merusak sekitar 2.000
kilometer persegi hutan Siberia pada tahun 1908. 

7 ALASAN LOGIS KEMUSNAHAN SPESIES MANUSIA

7.   
Efek Gabungan dari hal-hal di atas.
Efek
tersebut akan saling berkaitan, membentuk rentetan masalah yang semakin besar. Ibaratnya
bola salju yang mengglinding dari atas gunung, semakin ke lembah semakin besar.

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !