20 Alasan Kenapa Bisnis Startups Gagal, dan Sisanya Bertahan

Apa Kabarmu Bisnis Startups? – Artikel ini akan mengulas tentang 20 alasan kenapa 90 % bisnis startup gagal, dan Hanya 10% yang bertahan.

Saya mengutip Kepala Subdirektorat Manajemen Pelaksanaan Teknik Informasi dan Komunikasi, Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif,

Muhammad Azhar Iskandar Zainal,..

..dari data hingga akhir 2015 tahun lalu, angka kegagalan Startup mencapai 90%.

Sementara Larry Kim, pendiri sekaligus CTO dari WordStream menyebutkan bahwa, lebih dari 51% bisnis Startup akan gagal dalam lima tahun pertama.

Salah satu kasus yang paling sadis adalah kasus Jody Sherman seorang pendiri sekaligus CEO dari Ecomom, sebuah startups yang bergerak dibidang makanan sehat untuk bayi. Jody memiliki passion di bidang IT.

Di awal-awal berdirinya,  Ecomom mampu mengumpulkan  investasi dari para investor sebesar US$ 2 juta di California dan sebesar US $4 Juta  di Vegas. Ini sangat cukup sebagai modal membangun perusahaan startup . Kira-kira setara dengan Rp 78 milyar.

Namun Jody Sherman meninggal bunuh diri di dalam mobilnya januari 2013.

Kenapa?

Untuk kasus Jody,  karena tidak mampu  mengelola sistem keuangan.

Berdasarkan database modal ventura CBInsights.com pada Tahun 2016, ada 20 faktor yang membuat sebagian besar Startup gagal di lima tahun pertama,

Apa saja 20 alasan startups bisa gagal

mari kita simak ;

20 Alasan Kenapa Bisnis Startups Gagal, dan Sisanya Bertahan

  1. tidak jelas target pasarnya = 42%
  2. keuangan yang tidak kuat = 29%
  3. membentuk tim yang kurang tepat = 23%
  4. tidak memiliki daya saing = 19%
  5. masalah harga / biaya = 18%
  6. kualitas produk yang rendah = 17%
  7. tidak ada model bisnis = 17%
  8. pemasaran yang kurang kreatif = 14%
  9. mengabaikan pelanggan = 14%
  10. peluncuran produk yang tidak tepat pada waktunya = 13%
  11. kehilangan fokus = 13%
  12. ketidakharmonisan di dalam tim = 13%
  13. tidak adanya pemusatan pasar = 10%
  14. kurangnya passion = 9%
  15. lokasi pemasaran yang tidak tepat = 9%
  16. tidak ada pembiayaan atau investor = 8%
  17. kesulitan dalam melegalkan produk = 8%
  18. tidak menggunakan tim (network) = 8%
  19. tidak bisa me-manage pekerjaan = 8%
  20. kegagalan dalam menentukan pusat pemasaran = 7%

Mari kita ulas beberapa penjelasan dari poin-poin tersebut

Penelitian memperlihatkan bahwa ada 20 alasan utama yang menyebabkan rintisan perusahaan startup gagal. Seperti yang dihadapi oleh Ecomom di atas; …alasan utama yaitu besar pasak daripada tiang,

Alasan tersebut menduduki peringkat kedua saja d3engan  29% startups gagal karena alasan ini.

Kemudian lemah dalam mengambil keputusan keuangan yang tepat, melakukan pembelanjaan yang bodoh adalah penyebab utamanya, kemudian ketidakmampuan dalam menyusun dan membaca laporan keuangan.

Kegagalan yang lain adalah masalah pasar.

Kemungkinan pertama, Pasar memang belum/ tidak membutuhkan produk atau layanan startups.

Kemungkinan kedua,  Startups menyasar pasar yang berbeda dari desain produk berbeda atau menyasar pasar yang sama dengan desain produk sama. Ini seperti sebuah perusahaan mobil yang mendesai mobil mewah dan menawarkannya ke masyarakat dengan tingkat ekonomi lemah , atau sebaliknya.

Masalah kegagalan pasar adalah adalah masalah utama dengan 42% ;

Alasan utamanya yang bisa dipelajari kenapa mereka gagal adalah ;

Belum tahu siapa pasar untuk produk tersebut,

Dimana sebenarnya posisi mereka?

Belum tahu dengan cara apa mereka mendapatkan produk yang sedang mereka tawarkan, istilahnya tidak memiliki channel.

Apa preferensi mereka?

Apakah pasar membutuhkan produk anda?

Belum tahu fitur-fitur apa yang sebenarnya pasar inginkan…

Dalam merintis bisnis kita akan dihadapkan antara Misi dan Uang,

…mana yang lebih penting sebenarnya?

Ini adalah tentang pemikiran janka pendek dan jangka panjang….

Jika kamu kira tujuan dari sebuah bisnis adalah mendapatkan untung. Prinsip itu mungkin tepat untuk seorang pedagang, tetapi kalau kamu mau membangun sebuah usaha jangka panjang dan dapat bertahan lama, maka usaha itu harus melibatkan banyak orang untuk terlibat, kawan, investor, karyawan, kontributor, pelanggan.

Sebuah usaha harus memiliki misi dan bertujuan mulia, beyond profit,  untuk menciptakan dunia yang lebih baik.

Begitulah idealnya seharusnya sebuah startups dan perusahaan masa kini bekerja, memiliki tujuan dan misi yang akan dicapai.  Founder atau CEO sebuah startups harus tau bagaimana pasar dapat menerima produk atau layanan, serta memberikan kontribusi finansial yang berguna bagi keberlanjutan usaha.

Selain itu, startups harus menyesuaikan diri dan sebisa mungkin menjawab setiap kebutuhan pelanggan. Pada akhirnya, pelanggan akan memberikan kontribusi finansial. Dan itu tidak mengorbankan misi luhur yang sudah direncanakan.

Penting ;

Cerdas dalam mengartikan prinsip ini:

“masuklah lewat pintu mereka, dan keluarlah lewat pintu yang kamu inginkan”.

“Masuklah lewat pintu mereka” berarti, produk dan jasa harus sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka (pelanggan).

“Keluarlah dari pintu yang kita inginkan” artinya kita mampu mencapai tujuan baik misi ataupun uang sesuai harapan dan keinginan kita di awal.

Dari 20 masalah yang tersebut di atas, ada 5 tahapan untuk membuat bisnis startup bertahan;

  1. Starting (Mulai);
  2. Profiting (Mendongkrak keuntungan);
  3. Systemizing (Membangun sistem);
  4. Multiplying (Mengembangbiakkan);
  5. Reaping Freedom (Mencapai Kebebasan).

Cari ide bisnis, kembangkan bisnis dan cari keuntungan untuk menghidupi bisnis, bangun sistem, kembangkan bisnis dengan multiplaying, lalu capailah sebuah kebebasan berekspresi dan berkreasi.

demikian artikel tentang 20 Alasan Kenapa Bisnis Startups Gagal, dan Sisanya Bertahan, semoga bermanfaat.

Salam sukses,,

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !