Apa itu Musim Kemarau Basah?

Apa Itu Musim Kemarau Basah? Memasuki bulan April sampai Oktober di Indonesia seharusnya sudah memasuki musim kemarau, namun beberapa tahun ini, musim di Indonesia tidak bisa diprediksi dengan tepat, sekarang panas beberapa jam kemudian bisa terjadi turun hujan lebat.

Musim yang tak bisa diprediksi ini secara tidak langsung akan mempengaruhi perekonomian masyarakat, apalagi bagi mereka yang menggantungkan perekonomiannya dari musim ini, mereka akan merasa cemas bila prediksi musim tidak bisa mereka terka.

Realita yang ada masih banyak masyarakat kita memanfaatkan panas matahari untuk mencari nafkah, yang paling sering kita temui adalah untuk menjemur padi, karena memang sebagian masyarakat Indonesia yang bertani  masih menggunakan cara ini untuk mengeringkan padi mereka.

Apa Itu Musim Kemarau Basah?

Prediksi daerah di indonesia yang mengalami kemarau basah

Selain menjemur padi banyak penjual kerupuk juga masih memanfaatkan sumber panas matahari untuk mengeringkan kerupuk yang baru mereka buat, panas matahari diperlukan agar kerupuk menjadi lebih kering dan renyah untuk dimakan.

Itulah beberapa contoh mengenai pentingnya sinar matahari bagi kehidupan masyarakat Indonesia. Selain untuk keseimbangan alam juga ternyata sinar matahari digunakan juga untuk keseimbangan finansial.

Memasuki musim kemarau seperti saat ini banyak masyarakat desa yang bingung tentang realita yang sedang terjadi, mereka mengatakan bahwa “musim kemarau sudah datang kok masih saja hujan”.

Kejadian tersebut di masyarakat desa memunculkan berbagai pertanyaan, kaum tua mengatakan bahwa “dunia sudah akhir, jadi musim sekarang sudah dibolak-balikan, tidak jelas” Sementara kaum muda beranggapan berbeda mereka mengatakan bahwa, ini akibat pemanasan global.

Untuk menengahi kedua pendapat tersebut maka kami akan mencoba menjelaskan fenomena yang sedang terjadi saat ini, dengan pendekatan ilmiah yang bisa ditangkap dengan nalar dan pikiran kita.

Oke kita mulai penjelasannya. Pernah dengar tentang “kemarau basah”? kemarau basah adalah sebutan untuk tingginya intensitas hujan pada musim kemarau. Nah fenomena ini yang sedang muncul di Indonesia meski sudah memasuki musim kemarau namun diberbagai daerah di Indonesia masih terjadi hujan.

Ada beberapa fator mengenai fenomena kemarau basah ini . Diantaranya adalah suhu perairan di Indonesia yang hangat. Suhu yang hangat akan menghasilkan uap air yang banyak atau besar, dari hasil uap air itu makan akan diproses menjadi hujan. Seperti yang sudah kita ketahui hujan berasal dari uap air.

Hujan di musim kemarau ini bisa terjadi juga disebabkan karena di Indonesia terdapat daerah pusaran angin dan daerah tekanan rendah di Samudra Hindia sebelah barat Lampung yang memanjang dari Lampung, Jawa bagian Barat hingga Kalimantan.

Kondisi demikian mendukung peningkatan aktifitas pertumbuhan awan-awan hujan, sehingga potensi hujan semakin besar terjadi di beberapa daerah tadi.

Fenomena hujan di kemarau diperkirakan akan terjadi di wilayah Sumatera bagian selatan, Kalimantan, Jawa, Sulawesi bagian tengah dan selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Sejumlah wilayah bahkan diprediksi berpotensi hujan lebat disertai angin kencang seperti Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur bagian timur dan selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Maluku Utara bagian selatan dan Maluku, itulah pernyataan kepala BMKG ketika diwawancarai oleh salah-satu Televisi swasta Indonesia.

Demikian sedikit informasi mengenai “kemarau basah” yang sedang melanda Indonesia semoga bermanfaat.

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !