Balikan Sama Mantan? Pikirkan Hal Ini Matang-matang

Balikan Sama Mantan? Pikirkan Hal Ini Matang-matang – Lika-liku perjalanan orang dalam berpacaran dan menjalin hubungan. Namun begitu secara garis besar memiliki pola yang sama. Kenalan, pendekatan, jadian, pertengkaran, lalu putus! Dan menyandang status baru, yang biasa disebut “mantan”. Secara detonasi kata “mantan” memiliki artian bekas pemangku jabatan tertentu, misalnya mantan bupati, dsb. Namun sekarang bila kita mendengar kata “mantan” kita akan lebih memahaminya secara konotasi sebagai mantan pacar.

Ada banyak tipe mantan, tapi ada satu spesies mantan yang bikin kebingungan. Bagaimana tidak tipe mantan itu adalah mantan yang minta balikan. Bingung apakah mau menolaknya atau menerima kembali. Ini yang perlu kamu pikirkan matang-matang jika mantanmu mengajak kamu balikan :

1). Bukankah dulu kalian sudah mati-matian mempertahankannya?

Kalian sudah melewati yang namanya perselisihan dan pertengkaran, kalian sudah berusaha sekuat tenaga dan mati-matian untuk mempertahankan hubungan, tapi ternyata bubar juga. Apakah kalian akan memulai lagi bencana yang kedua? Apakah kalian akan membaca kembali novel “kesedihan” yang sama?

ilustrasi via Hipwee

2). Mungin dia ingin kembali karena dia tak laku

Bukannya negative thinking, tapi kewaspadaan itu penting. Dia mengajakmu balikan karena dia tak laku untuk menemukan pengganti dirimu. Kamu adalah opsi terakhir dari berbagai usaha yang sudah mentok dia lakukan. Ya… kamu sendiri yang bisa melihat dan menentukan.

3). Mungkin karena sekarang kamu terlihat lebih menawan

Dia ngulik-ngulik akun sosial mediamu, mencari fotonya, melihat, lalu memperhatikannya. Dan ternyata kamu terlihat lebih menawan dibanding dulu. Dalam pikirannya “hmmm sekarang mantanku lumayan juga..”. Timbul keinginannya untuk merajut kembali hubungan seperti dahulu.

4). Jatuh dua kali dilubang yang sama itu lebih dari sakit

Ingat! Ketika kalian putus dulu, kamu pernah merasakan sakit yang mendalam, kekecewaan dan hati yang begitu berantakan. Kamu jatuh kedalam lubang yang begitu dalam dan kejam. Jadi jika kamu memutuskan untuk menerima kembali keinginannya, ada peluang kamu akan kembali jatuh kelubang yang sama. Iya dia sudah berjanji dan mau memperbaiki diri, tapi yang namanya hubungan, tidak ada yang tahu kan?

5). Jika kamu masih membuka peluang, cobalah dulu untuk sekedar berteman

Oke karena kamu punya hati yang baik, tak salah jika kamu mau memberikan kesempatan kedua kepadanya. Tapi bukan berarti dengan gampangnya kamu langsung menerima dan memulai lagi hubungan. Menjadi dekat tak berate harus dalam status pacaran, dekat sebagai teman justru akan memberikan kebebasan tanpa ikatan dan kekangan.

6). Lihat dan perhatikan, seberapa tulus dan kerasnya usaha yang ia lakukan

“Jual mahal” itu penting. Kamu punya harga diri dan tidak terlalu gampangan. Kamu harus lihat seberapa keras yang ia lakukan. Eits tapi hati-hati! Usahanya bukan dilihat dari seberapa sering dia nge-chat atau telfon kamu, tapi seberapa ada posisinya ketika kamu membutuhkan, seberapa sabar dia akan menghadapi “ujian-ujian” yang kamu berikan

7). Boleh balikan, asalkan kalian sepakat untuk segera ke pernikahan
Jika balikan hanya sekedar status bukan karena hal yang lebih serius maka “sad ending” yang kedua dalam novel percintaanmu tinggal menunggu waktu. Kesungguhannya dapat kamu lihat dari obrolannya merencanakan ke hal yang lebih serius lagi disertai tindakan yang konkret. Jika dia mengajakmu balikan lalu ingin segera proses lamaran dan pernikahan berate memang dia beneran sayang.

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !