Begini, Agar Anak Kita Lahir Cerdas Seperti Anak Yahudi

Begini, Agar Anak Kita Lahir Cerdas Seperti Anak Yahudi. Tidak bisa dipungkiri kaum Yahudi terkenal dengan kecerdasan otaknya, mereka hampir mengusai dunia, dengan sains, bisnis maupun teknologinya.

Memang dalam teknologi mereka kalah populer dengan Amerika dan Rusia atau malah kalah dari Jepang yang mengusai produk otomotif di pasar dunia.

Namun mereka bisa memonopoli pasar dunia, pandai bersiasat, berpolitik memerankan ide-ide yang berlian di belakang layar yang bisa mempengaruhi kebijakan suatu negara.

Begini, Agar Anak Kita Lahir Cerdas Seperti Anak Yahudi

Ilustrasi ibu hamil

Bahkan karena saking cerdasnya ras Yahudi di Jerman pernah mendapat kecemburuan dari ras Arya (bangsa asli Jerman). Puncaknya pada saat Hitler berkuasa.

Ras Yahudi diburu dan dibantai secara kejam oleh Hitler, ini bukan tanpa sebab, Hitler merasa cemburu karena di Jerman pada saat itu, sekitar tahun 1900 orang-orang Yahudi meraih sukses dibeberapa bidang dan mendapat banyak Nobel.

Penghargaan-penghargaan bergengsi kerap didapatkan oleh ras Yahudi, padahal populasi Yahudi di Jerman ketika itu hanya 497.000 jiwa atau 0,95 persen dari 50,6 juta penduduk Jerman. Tokoh-tokoh berdarah Yahudi yang berasal dari Jerman seperti Albert Einstein, Karl Marx, dan V.I. Lenin (the chosen people).

Selain sabagai bangsa pilihan ternyata orang-orang Yahudi telah menyiapkan secara matang akan regenerasi keturunannya. Merancang anak keturunannya agar kelak menjadi anak yang cerdas.

Bahkan orang-orang Yahudi melakukannya jauh-jauh hari sebelumnya, ketika mereka merencanakan ingin mempunyai keturunan.

Nah sekarang mari kita bahas mengapa orang Yahudi terlahir menjadi orang yang pintar dan apa yang mereka lakukan.

Dimulai dari dalam kandungan

Dr. Stepen Carr Leon meneliti dalam tesisnya, dia mengatakan bahwa begitu perempuan Israel tahu bahwa dirinya sedang mengandung, maka perempuan itu akan sering bernyanyi, bermain piano dan membeli buku matematika.

Bernyanyi dan bermain piano bertujuan untuk mempengaruhi hati bawaan si bayi tersebut ketika lahir, menyanyi dan bermain piano akan mendapatkan ketenangan, diharapkan ketika si bayi lahir akan mempunyai bawaan tenang dan berpikir matang nantinya.

Sedangkan mengerjakan soal matematika bertujuan untuk mengembangkan kecerdasan otak bayi yang ada dalam kandungan. Perempuan yang mengandung akan menghabiskan waktunya untuk bernyanyi, bermain piano dan mengerjakan soal matematika sampai si bayi lahir.

Selain itu asupan makanan sang ibu hamil juga tidak sembarangan, sejak awal perempuan hamil di Israel akan rutin memakan kacang badam, korma dan susu. Mereka juga akan suka sekali memakan roti dan ikan (tanpa kepala) di siang hari.

Menurut kepercayaan perempuan Yahudi, daging ikan sangat baik untuk perkembangan otak si bayi dan kepala ikan sangat tidak baik karena mengandung bahan kimia yang dapat merusak otak si bayi di dalam kandungan. Makanya mereka memakan daging ikan tanpa memakan kepalanya.

Hal ini sama persis seperti yang dilakukan oleh orang Jepang. Orang Jepang yang jenius biasanya mereka akan rajin memakan daging ikan tanpa kepala.

Perempuan Yahudi ketika mengandung juga seperti sudah diwajibkan untuk memakan pil minyak ikan. Mereka akan memakan pil minyak ikan paling sedikit dua kali dalam satu hari disertai dengan memakan kacang-kacangan.

Satu lagi bro, orang Yahudi sangat tabu dengan rokok, bahaya rokok ternyata tidak hanya mengancam bagi para pencandu rokok itu sendiri, namun ternyata rokok juga bisa melemahkan gen keturunan manusia.

Seorang perokok menurut penelitian yang dilakukan oleh beberapa ahli. 90% akan menurunkan kualitas gen yang buruk, kualitas gen akan mempengaruhi keturunan manusia, jadi tidak hanya perempuan yang bertanggung jawab penuh akan keberhasilan anaknya.

Baca juga : Otak Manusia Alami Penyusutan

Bagi para calon bapak perlu diingat, laki-laki  juga akan mempengarui kecerdasan anaknya kelak, bagaimana sudahkah berpikir untuk berhenti merokok?

Demikan artikel berjudul “Begini, Agar Anak kita Lahir Cerdas Seperti Anak Yahudi”. Semoga bermanfaat.

Salam.

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !