Budidaya Gurami Di Kolam Tanah

Budidaya Gurami Di Kolam Tanah – Budidaya gurami juga disebut sebagai tahapan produksi daging, yaitu bertujuan menghasilkan ikan  dengan ukuran konsumsi. Dewasa ini, gurami ukuran 300-400 gram juga termasuk ukuran daging dan mulai laku di pasaran. Akan tetapi gurami daging yang paling dicari pasar yaitu ukuran 500-800 gram per ekor. Waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan gurami ukuran tersebut relatif lama, yaitu sekitar 3-4 bulan pemeliharaan.

Setelah sebelumnya membahas tentang Pembesaran gurami di kolam terpal, Berikut akan diuraikan budidaya gurami di kolam tanah. Apa saja yang harus di persiapkan, hehe. Uraian artikel ini akan panjang, jadi silahkan siapkan cemilan dan kopi untuk menemani membaca artikel ini.

Baca Juga : Persiapan Budidaya Ikan Gurami

(Pertama) Persiapan Kolam

Untuk tahapan ini, kolam yang digunakan adalah kolam tanah dengan luas 100-200 meter persegi. Sebelum penebaran benih, sebaiknya dilakukan beberapa persiapan agar diperoleh hasil yang optimal.

Budidaya Gurami Di Kolam Tanah

Marapikan Pematang Kolam

Pada pembuatan kolam, hal yang harus diperhatikan adalah bagian pematang kolam. Pematang harus dibuat sepadat mungkin agar tidak longsor kebawah pada saat pemeliharaan. Dalam merapikan pematang kolam, terdapat beberapa langkah yang penting.

  1. Usahakan dinding pematang tidak ditumbuhi rumput, bersihkan dari rumput-rumput yang menggangu.
  2. Dinding pematang dibuat seperti bangun trapesium, atau mengerucut ke bagian dalam. Tinggi pematang antara 80-100 meter.
  3. Dinding bagian dalam dibuat halus/rata dengan cara di teplok, yaitu dengan cara memoles dinding secara merata menggunakan lumpur kolam, lalu dibiarkan mengering.

Mengolah Tanah Dasar Kolam

Sebelum kolam digunakan sebagai wadah budidaya, kolam tanah harus diolah terlebih dahulu agar kondisi tanah subur sehingga memudahkan tumbuhnya pakan alami. Berikut adalah hal yang harus diperhatikan dalam mengolah tanah dasar kolam.

  1. Dasar kolam jangan terlalu berlumpur.
  2. Lakukan pengapuran dengan dosis 100-200 gram per meter persegi. Ditebar merata di dasar kolam.
  3. Sebelum dialiri air, lakukan pemberian pupuk terlebih dahulu dengan dosis 500-1000 gram per meter persegi.

Pengairan Kolam Tanah

Setelah kedua proses diatas baru dialirkan air hingga ketinggian 70-80 cm. Air yang masuk ke kolam sebaiknya air yang mengalir dengan debit 1 liter per detik untuk luasan kolam 100 meter persegi. Untuk ukuran lain silahkan Anda sesuaikan sendiri.

(Kedua) Benih Budidaya Gurami Kolam Tanah

Benih gurami merupakan faktor penting dalam strategi budidaya di kolam tanah selain faktor lingkungan. Kualitas benih gurami akan menentukan hasil budidaya yang akan di peroleh. Hal hal yang harus diperhatikan dalam benih budidaya gurami adalah sebagai berikut.

  • Pemilihan Benih

Kesalahan dalam memilih benh akan merugikan kita sebagai pembudidaya. Berikut tips dari chyrun blog dalam memilih benih yang baik.

  1. Kondisi benih sehat, lincah, tidak cacat.
  2. Warna tidak terlalu hitam.sisik tubuh lengkap, dan posisi benih pada saat berenang di dalam air akan menghadap ke bawah.

  • Cara Penebaran Benih gurami

Sebaiknya benih ditebar di pagi hari antara pukul 7 sampai pukul 9 ketika suhu masih rendah/sejuk. Lakukan aklimatisasi terlebih dahulu sebelum benih ditebar. Masukan air kolam ke dalam wadah, lalu miringkan wadah di permukaan air kolam, biarkan air kolam masuk ke dalam wadah, biarkan ikan keluar dan berenang dengan sendirinya ke dalam perairan kolam.untuk benih berukuran 200-250 gram per ekor, kepadatan sekitar 1-2 kg per meter persegi.

(Ketiga) Pemberian Pakan Gurami Di Kolam Tanah

Modal budidaya gurami sebagian besar digunakan untuk pakan. Total biaya produksi digunakan 50-80% untuk menyediakan pakan. Ada beberapa prespektif, ikan gurami lebih cenderung memakan tanaman/ herbivora. Namun ikan ini juga memakan cacing dan hewan kecil lain. maka banyak yang mengatakan bahwa ikan gurami adalah ikan omnivora atau pemakan segala.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemberian pakan adalah sebagai berikut.

  • Jumlah pemberian pakan berubah setiap bulan berdasarkan peningkatan bobot ikan populasi yang dipelihara.
  • Pemberian pakan harus memperhatikan beberapa hal,

  1. Tepat mutu/kualitas, terutama kandungan protein, lemak, vitamin dan mineral.
  2. Tepat jumlah, berkaitan dengan jumlah pemberian pakan setiap harinya.
  3. Tepat ukuran, disesuaikan dengan ukuran ikan.
  4. Tepat cara pemberian, disesuaikan dengan sifat ikan. Maksudnya, jika menggunakan pelet maka gunakan pelet yang terapung. Karena gurami lebih suka berada di permukaan air.
  5. Tepat jenis pakan

Untuk komposisi pemberian pakan sama seperti pemeliharaan di kolam terpal yang sudah di bahas di artikel sebelumnya.

(Keempat) Pengontrolan Air Di Kolam Tanah

Gurami termasuk ikan yang bandel terhadap lingkungan sekitar. Walaupun demikian, untuk memacu pertumbuhan optimal. Ada beberapa parameter kualitas air yang harus diperhatikan seperti suhu dan kebersihan air kolam.

Baca Juga Artikel : Pengendalian Hama Dan Penyakit Ikan Gurami

Untuk menjaga kesetabilan suhu air kolam tanah dapat dilakukan dengan pemupukan air agar air ditumbuhi palnkton dan menjadi berwarna hijau. Sedangkan untuk menjaga kebersihan kolam dapat dilakukan dengan rutim membersihkan dan menguras air kolam. Terutama membersihkan dasar kolam dan mengangkat lumpur yang sudah berlebih di dalam kolam.Debit air yang menuju kolam sebaiknya tidak terlalu besar. Untuk kolam ukuran 100 meter persegi, debit air yang diperlukan sekitar 0,5 liter per menit.

Category: Artikel

About tohir

Ingin Belajar Sampai Dunia Alien, Bahwa berhenti belajar adalah kemunduran pemikiran. Tertarik pada hal baru yang mengundang penasaran.

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !