Artikel

Budidaya Lele , Atasi Suhu Dingin Air Kolam Saat Kemarau

Budidaya Lele , Atasi Suhu Dingin Air Kolam Saat Kemarau – Musim kemarau, musim dinginnya Indonesia. Musim kemarau selain mengurangi volume air juga mempengaruhi kesetabilan suhu air kolam. Siang bisa sangat panas, sementara malam bisa sangat dingin.

Untuk menghadapi musim kemarau yang menyebabkan banyaknya ikan lele yang mengalami penyakit dan kematian mendadak. Kondisi ini disebabkan karena suhu dingin yang memudahkan penyakit seperti virus dan jamur mudah berkembang dan menyerang ikan lele. Seperti penyakit mulut putih, belang putih, yang banyak disebabkan oleh virus dan jamur.

Lalu bagaimana cara mengatasi masalah tersebut? Khususnya untuk bisnis budidaya lele yang paling diminati oleh masyarakat saat ini.

Budidaya Lele , Atasi Suhu Dingin Air Kolam Saat Kemarau

 Ada beberapa cara, monggo disimak !

  • (Cara Pertama) Penambahan perlakuan garam dan pergantian air. Namun cara ini memiliki resiko banyak ikan yang mati karena tidak dapat menyesuaikan dengan kondisi air baru. Apalagi jika ikan lele masih dalam bentuk benih.
  • (Cara Kedua) Membenamkan batang/kedebog dan daun tanaman pisang pada dasar kolam.  Kedebog pisang lama kelamaan akan menjadi produk kompos. Metabolisme mikroorganisme pengomposan akan menghasilkan panas. Akhirnya akan menstabilkan suhu lingkungan kolam tersebut. Batang pisang atau kedebog pisang juga mengandung glukosa dan sellulosa yang berguna sebagai sumber energi lingkungan kolam, sehingga hal ini akan menstabilkan lingkungan air kolam.
  • (Cara Ketiga) Pembenaman kotoran sapi di dasar kolam. Kurang lebih prinsip ini sama seperti poin kedua di atas. Perbedaanya hanya pada kecepatan prosesnya saja. Jika menggunakan kedebog pisang pasti akan membutuhkan waktu lebih lama dibanding dengan menggunakan kotoran sapi. Karena, kotoran sapi telah dalam keadaan lembut dan telah dicerna didalam perut sapi/kerbau. Dosis yang biasa kami lakukan yaitu untuk ukuran 4 x 2 meter kolam denganke dalaman lebih dari  2 meter, kami isi dengan 4-5 karung kompos dengan ukuran karung 30 kg. Sehingga jika kolam lebih luas maka bisa ditambahkan kembali.karung komposnya
  • (Cara Keempat) Untuk mencegah suhu terlalu dingin dimalam hari pada kolam terpal bisa memberi alas sekam padi setinggi 10-12 cm sebelum pemasangan terpal. Di buat mengelilingi kolam untuk melapisi bagian samping sebelum di pasang terpal. Sekam padi ini berfungsi sebagai isolator (atau penghambat suhu dingin). Sedangkan untuk mengurangi panas pada siang hari dapat digunakan eceng gondok di beberapa bagian kolam. Tentunya jumlah disesuaikan, jangan sampai terlalu banyak, karena akan mengurangi kandungan oksigen dalam perairan.
  • (Cara Kelima) gunakan sedikit sentuhan teknologi modern, yaitu dengan memasang neon listrik yang di rancang khusus dengan dilapisi kaca agar air tidak masuk. Rangkaian ini ditempatkan di tengah kolam untuk menghangatkan kondisi kolam.
  • (Cara keenam) Memanipulasi aliran air, sebelum air masuk kedalam kolam budidaya lele, alirkan air di tempat yang terisolasi dari udara luar. Ruang yang di sinari dengan boklam-boklam. Sehingga air yang masuk kedalam kolam sudah dalam keadaan hangat.
  • (Cara Ketujuh) Pada saat musim kemarau, tutup kolam dengan atap buatan pada malam hari. Lalu tempatkan lampu di setiap pojok kolam. Ini berguna untuk menghangatkan air kolam dari udara yang telah terkena panas lampu boklam.

Baca Juga : Pakan lele dari kotoran sapi

Demikian cara Mengatasi suhu dingin air kolam saat kemarau. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca seluruhnya.

One Comment

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !