Budidaya Lele Di Musim Kemarau

Setelah sebelumnya membahas tentang pakan lele alternatif, sekarang akan dibahas tentang Budidaya Lele. Budidaya lele jika dilakukan pada saat musim hujan akan lebih mudah dilakukan dari pada pada musim kemarau.

Berikut adalah permasalahan yang dihadapi petani lele dimusim kemarau :

  1. Yang pertama adalah faktor suhu. Pada musim kemarau suhu pada siang dan malam hari mengalami rank perbedaan yang jauh. Pada siang hari suhu udara panas dengan angin muson barat, sedangkan pada malam hari suhu udara turun dan menjadi dingin. Suhu akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kesehatan ikan lele.
  2. Pada musim kemarau jelas akan kesulitan dalam mendapatkan air. Kekurangan air akan mempengaruhi pertumbuhan sehingga keuntungan petani budidaya akan berkurang.
  3. Kurangnya pakan Alternatif. Ikan lele merupakan ikan yang rakus dengan nafsumakan tinggi. Penggunaan pakan pabrikan secara terus-menerus tentu akan menguras kantong para pembudidaya. Apalagi ditambah dimusim kemarau sulit dalam mencari pakan alternatif seperti tanaman talas, cacing dan makanan alternatif lain.
  4. Banyaknya penyakit yang menyerang ikan lele. Ikan lele merupakan ikan yang tahan terhadap berbagai serangan penyakit. Dengan alasan itulah lele menjadi primadona para pembudidaya sebagai jenis ikan yang menguntungkan. Masalah yang paling sering dihadapi oleh pembudidaya lele adalah pada saat musim kemarau. Penyakit yang menyerang ikan lele akan semakin banyak dan sulit untuk diatasi pada musim tersebut.

Dari beberapa permasalahan tersebut, maka kali ini akan chyrun blog coba ulas bagaimana tips dan trik cara menyelesaikan permasalahan-permasalahan tersebut. Sehingga kita tetap dapat melakukan budidaya ikan lele di musim kemarau yang menguntungkan.

Budidaya lele dimusim Kemarau
Ilistrasi
  • Untuk permasalahan (1) : Suhu air kolam dapat kita manipulasi dengan membuat atap/tudung diatas kolam menggunakan plastik yang tembus cahaya. Plastik akan melindingi panas pada siang hari dan melindungi dingin pada malam hari. Kita juga dapat membuat lampu boklam yang dibungkus dengan kaca transparan/plastik kemudian ditenggelamkan, namun pastikan plastik yang membungkus tidak bisa tertembus air. Pasang 3-4 untuk kolam dengan ukuran besar.
  • Untuk permasalahan (2) : Air dimusim kemarau akan sangat langka, kita dapat mengakalinya dengan melakukan penyaringan menggunakan teknologi aerator. Buatlah kotakan menggunakan kayu, tempatkan disudut kolam, isi kotakan tersebut dengan kerikil, jewawut, serabut kelapa atau busa. Alirkan aerator kedalam kotak kayu tersebut sehingga air dari aerator akan mengalir kedalam kotak kayu dan jatuh kepenyaring. Lalu air yang telah disaring akan kembali kekolam dengan keadaan kaya oksigen dan bersih. Solusi yang kedua yaitu dengan mengganti air, namun air yang dikuras tidak dibuang. Air hasil kurasan kolam lele ditampung diwadah yang besar seperti terpal, kemudian dibiarkan agar kotoran mengendap. Setelah kotoran mengendap air dapat dipompa kembali ke kolam untuk mengganti air yang sudah kotor.
  • Untuk permasalahan (3) : Pakan alternatif sangat dibutuhkan oleh pembudidaya untuk mengurangi biaya. Pakan alternatif dapat diperoleh dengan mudah pada saat musim penghujan, namun sulit pada saat musim kemarau. Pakan Alternatif yang biasaa dipakai untuk lele adalah sayur-sayur sisa, dan tanaman-tanaman hijau yang lain. ikan lele bersifat omnifor (pemakan segala). Ini bisa kita siasati dengan membuat pakan alternatif sendiri yaitu menggunakan kotoran sapi. Cara pembuatan dapat dilihat

    di “Pembuatan Pakan Lele Organik Kotoran Sapi”Selain menggunakan kotoran sapi, pakan lele alternatif juga dapat dibuat dengan menggunakan limbah ampas tahu. Namun akhir-akhir ini limbah ampas tahu sudah relatif mahal.

  • Untuk permasalahan (4) : Permasalahan penyakit ikan lele dimusim kemarau pada dasarnya disebabkan karena kebersihan air, suhu air yang tidak mendukung, serta makanan yang dikonsumsi ikan lele. Permasalahan ini terminimalisir ketika ketiga hal diatas sudah dilakukan. Dan sedikit tambahan, setelah panen ikan lele, hendaknya kolam dikeringkan, kuras lumpur yang ada didasar kolam, biarkan kering selama kurang lebih 3 hari. Perlakuan ini dilakukan untuk memutus siklus perkembangan penyakit yang akan menyerang ikan lele nantinya.

Baca Juga Artikel terkait : Budidaya Lele , Atasi Suhu Dingin Air Kolam Saat Kemarau

Semoga artikel ini dapat
bermanfaat

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !