Ilmiah

Bunga Bugenvil Putih (Bougainvillea spectabilis)

Bugenvil putih memiliki nama ilmiah Bougainvillea spectabilis, merupakan tanaman hias popular, berupa pohon kecil yang sukar tumbuh tegak. Keindahannya berasal dari seludang bunganya yang berwarna cerah dan menarik perhatian karena tumbuh dengan rimbun. Seludang bunga ini sering dianggap sebagai bagian bunga, walaupun bunga yang sesungguhnya adalah bunga kecil yang terlindung oleh seludang. Seludang bunga (spatha) merupakan daun pelindung, yang seringkali berukuran besar, yang menyelubungi seluruh bunga majemuk sebelum mekar. Seludang bunga dapat dijumpai pada struktur generatif bunga atau tumbuhan suku aren-arenan (Arecaceae) dan talas-talasan (Araceae). Seludang bunga sebenarnya merupakan suatu bentuk khusus dari daun pelindung (Bractea). Tanaman Bougainville disebut bunga kertas karena bentuk seludang bunganya yang tipis dan mempunyai cirri-ciri seperti kertas.

Nama Inggris bunga ini adalah Bougainvillea yang diambil dari nama Sir Louis Antoine de Bougainville, seorang prajurit AL atau navigator Perancis  dan komandan militer Eropa. Jenis bunga kertas yang terkenal ialah Bougainvillea ‘Easter Parade’ dan Bougenvillea ‘Lady Mary Baring’.

Bunga Bugenvil Putih (Bougainvillea spectabilis)

Bunga kertas atau bougainville ini mempunyai bagian tanaman yang berwarna-warni. Oleh karena itu, tanaman bougainville menjadi tanaman hias yang sangat popular karena kecantikan warnanya dan cara merawatnya yang mudah. Bunga bougeainville berasal dari Amerika Selatan. Tanaman ini sering ditanam di taman dan kawasan perumahan. Pada waktu tanaman ini berbunga, tanaman ini mempunyai kebiasaan merontokkan beberapa daunnya. Bunga ini sangat mempesona dan menjadi perbincangan penduduk di negara kita karena terkesan dengan bentuk dan warnanya yang menarik. Warna bunga ini terdiri dari berbagai macam warna, seperti jingga, merah menyala, merah jambu, merah muda, merah pucat, kuning, ungu, putih dan berbagai campuran warna.

Menurut Gilman (1999), klasifikasi dari tanaman Bougainville putih (Bougainvillea spectabilis) adalah sebagai berikut :

Bunga Bugenvil Putih (Bougainvillea spectabilis)

Kingdom : Plantae (Tumbuhan)

Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)

Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)

Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)

Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)

Sub Kelas : Hamamelidae

Ordo : Caryophyllales

Famili : Nyctaginaceae

Genus : Bougainvillea

Spesies : Bougainvillea spectabilis

Perawatan tanaman Bougainville sangat mudah dan tidak memerlukan waktu yang lama, karena spesies tumbuhan ini sangat sesuai ditanam di kawasan beriklim tropis dan di daerah khatulistiwa seperti di negara kita dan bias tumbuh hingga 10 meter tingginya. Walaupun tanaman ini berukuran kecil dan berbentuk corong, namun memiliki banyak manfaat. Daun, bunga, akar, dan kulit batang Bougainville mengandung saponin, polifenol, betanidin, isobetarudin, 6-C beta-sophoroside dan 6-rhamnosyl sophoroside. Bunga Bougainville dapat digunakan untuk keputihan (lekore), haid tidak teratur, penyegar badan, adstringensia dan melancarkan sirkulasi darah. Sedangkan batangnya digunakan untuk mengobati hepatitis.

DESKRIPSI

Tanaman Bougenville termasuk tanaman perdu tegak, tinggi tanaman kira-kira 2-4 meter. Sistem perakarannya adalah tunggang. Dengan akar-akar cabang yang melebar ke semua arah dengan kedalaman 40 cm – 80 cm. Akar yang terletak dekat permukaan tanah terkadang tumbuh terus atau akar bakal tanaman baru. Bougenville  merupakan perdu yang memanjat dan menggantung, batang memiliki cabang berkayu bulat, beruas dan memiliki diameter 5 mm – 8 mm, berwarna coklat dan majemuk. Bunga bugenville termasuk bunga majemuk, payung 3  – 15 bunga.

Warna bunga beranekaragam, ada yang kuning, merah, merah jambu, ungu, putih dan sebagainya. Kelopak bunga berbentuk tabung 2 – 4 mm. tajuk bunga 5-8, berbentuk paku, berambut halus. Pasangan daun yang sama dihubungkan dengan memanjang, bertepi rata, bertulang menyirip atau bertulang tiga sampai lima. Bougenville tonjolan yang melintang.

Daun menyirip berdaun satu, helaian daun memanjang sampai memiliki buah buni yang masak hitam mengkilat, panjang 1 cm, bebiji dua atau karena kegagalan berbiji satu dan tidak memiliki lekukan. Bunga yang berwarna putih sebenarnya merupakan helaian daun yang telah mengalami modifikasi. Bunga yang asli atau bunga sejatinya berbentuk tabung memanjang hingga 5 cm, berwarna putih, dan muncul di sela-sela atau berada di tengah-tengah helaian daun yang telah mengalami modifikasi. Jika terkena sinar matahari langsung, akan berbunga lebat. Perbanyakannya dengan stek atau cangkok.

Bunga Bougainville memiliki cirri-ciri sebagai berikut, antara lain: batang : kecil, bercabang banyak, berduri bengkok. Daun : tersebar sampai berhadapan, bertangkai, bulat telur, elliptis atau memanjang, meruncing kerapkali tepi rata, 4-10 kali 2-6 cm. Bunga : tersusun dalam anak payung yang bertangkai, diketiak, berjumlah 1-7 anak payung, masing-masing anak payung terdiri dari tiga bunga; anak payung terkumpul menjadi malai ujung yang berdaun.

Daun pelindung : duduk, bulat telur, bertulang daun, tidak rontok, merah batu, ungu atau karmin, 3-6 kali 1,5-4 cm. Tenda bunga : bentuk tabung, berambut; tabung berusuk 5, bersegi 5, 1,5-2,5 cm panjangya, hijau bagian bawah agak melambung dan bagian ini tetap menyelubungi buah, bagian atas rontok; tepi melebar, terbentang kuning, dengan 10 taju, dimana 5 melekuk ke dalam. Benang sari : kebanyakan 8, tidak sama, lk sama panjangnya dengan tabung. Tangkai putik : lebih pendek, kepala putik miring, kerapkali tidak dengan taju-bertaju tidak beraturan.

Batang tanaman bunga ini agak keras, mempunyai duri yang tajam dan bercabang-cabang. Perkembangbiakannya pun hanya memerlukan keratan batang yang disemai di dalam polybag atau pot dengan cara mudah. Selain itu, tanaman ini juga mempunyai sulur yang rapat, daun yang lebar dan memanjang yang mampu membentuk rimbunan pokok di halaman rumah atau juga sebagai tumbuhan pagar di kawasan yang menarik.

Sumber

Gilman, E.F. 1999. Bougainvillea spp. Cooperative Extension Service, University of Florida.

Hardiansyah, Budi. 1997. Membuat dan Mempercantik Bonsai. Agromedia Pustaka, Jakarta.

Kobayashi, K.D, James McConell and John Griffis. 2007. Bougainvillea. Department of Tropical Plant and Soil Sciences, University of Hawai at Manoa.

Pertuit, A. 1999. Bougainvilleas. Cooperative Extension Service, Clemson University, Home & Garden Information Center HGIC 1553.

Ratnasari, Juwita. 2007. Galeri Tanaman Hias. Penebar Swadaya, Jakarta.

Rismunandar. 1991. Tanaman Hias. Penebar Swadaya, Jakarta.

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !