Kultur Jaringan Pada Tanaman Budidaya

Kultur jaringan pada tanaman budidaya – Perbanyakan tanaman sering dilakukan oleh para penangkar tanaman, penjual bibit, atau para penghobi. Bertujuan menghasilkan tanaman baru sejenis yang sama unggul atau bahkan lebih. Caranya dengan menumbuhkan bagian-bagian tertentu dari tanaman induk yang memiliki sifat unggul.

Kultur Jaringan Pada Tanaman Budidaya
Kultur jaringan

Kultur jaringan dalam bahasa asing disebut sebagai tissue culture, weefsel cuultus atau gewebe kultur.

Kultur adalah budidaya dan jaringan adalah sekelompok sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama. Maka, kultur jaringan berarti membudidayakan suatu jaringan tanaman menjadi tanaman kecil yang mempunyai sifat seperti induknya.

Kultur jaringan sering disebut juga perbanyakan tanaman secara in vitro, yaitu budidaya tanaman yang dilaksanakan di dalam suatu laboratorium yang aseptik dengan peralatan seperti pada laboratorium Mikrobiologi. Peralatan yang dapat digunakan seperti almari penabur buatan sendiri ataupun dengan peralatan kultur jaringan khusus yang lebih canggih seperti laminair air flow cabinet.

Kegunaan utama dari kultur jaringan adalah untuk mendapatkan tanaman baru dalam jumlah banyak dan dalam waktu yang relatif singkat, yang mempunyai sifat fisiologi dan morfologi sama persis dengan tanaman induknya.

Dari teknik kultur jaringan ini diharapkan pula memperoleh tanaman baru yang bersifat unggul. Bibit yang diperoleh dari kultur jaringan ini disebut plantlet.

Baca Juga : Panduan Lengkap Budidaya Cabai Merah (Lombok Abang)

Keuntungan-keuntungan yang dapat diperoleh dari hasil pembibitan dengan sistem kultur jaringan adalah sebagai beikut.

  1. Bibit anakan bebas dari infeksi penyakit yang berasal dari anakan atau bonggol, seperti virus dan nematoda sehingga secara ekonomi lebih menguntungkan.
  2. Tanaman dapat tumbuh lebih tegar dan presentase hiup tinggi yakni 95%.
  3. Dapat diperoleh dalam jumlah yang banyak dalam waktu yang bersamaan dan relatif singkat.
  4. Pertumbuhan bibit lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan bibit anakan atau bonggol.
  5. Umur tanaman berbunga dan berbuah lebih cepat, yaitu 9 bulan sehingga waktu panen dapat dipersingkat 3-4 bulan dibandingkan menggunakan cara lain.
  6. Dapat diperoleh bibit tanaman yang sesuai dengan sifat-sifat induknya sehingga dapat diperoleh tanaman yang seragam.
  7. Waktu panen dapat bersamaan, sehingga memudahkan pemasaran.
  8. Kualitas dan kuantitas buah pisang yang dihasilkan lebih tinggi bila dibandingkan dengan cara konvensional.

Teknik kultur jaringan sebenarnya sangat sederhana, yaitu suatu sel atau irisan jaringan tanaman yang disebut eksplan secara aseptik diletakkan dan dipelihara dalam medium padat atau cair yang cocok dan dalam keadaan steril. Dengan cara demikian sebagian sel pada permukaan irisan tersebut akan mengalami poliferasi dan membentuk kalus. Apabila kalus yang terbentuk dipindahkan ke dalam medium diferensiasi yang cocok, maka akan
terbentuk tanaman kecil yang lengkap dan disebut planlet. Dengan teknik kultur jaringan ini hanya dari satu irisan kecil suatu jaringan tanaman dapat dihasilkan kalus yang dapat menjadi planlet dalam jumlah yang besar.

Tahapan-tahapan atau langkah-langkah perbanyakan

anakan dan bonggol pisang terdiri dari persiapan sumber eksplan, inisiasi kultur, multiplikasi propagul, merangsang tunas dan induksi akar, serta aklimatisasi.

Teknik kultur jaringan akan berhasil dengan baik apabila ayarat-syarat yang diperlukan terpenuhi. Syarat-syarat tersebut meliputi pemilihan eksplan sebagai bahan dasar untuk pembentukan kalus, penggunaan medium yang cocok, keadaan yang aseptik, dan pengaturan udara yang baik terutama untuk kultur cair. Meskipun pada prinsipnya semua jenis sel dapat dapat ditumbuhkan, tetapi sebaiknya dipilih bagian tanaman yang masih muda dan tumbuh yaitu bagian meristem, misalnya; daun muda, ujung akar, ujung batang, keping biji dan sebagainya.

One thought on “Kultur Jaringan Pada Tanaman Budidaya

  1. Pingback: Macam dan Jenis Media Kultur Jaringan Tumbuhan - Chyrun.com

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !