Ilmiah

Cara Membuat Herbarium

Cara Membuat Herbarium – Ada banyak cara dalam membuat herbarium, biasanya pembuatan herbarium dilakukan untuk kepentingan ilmu pengetahuan. Saya ingin bercerita pengalaman dalam membuat awetan herbarium dari tanaman kedelai.

Cara ini bukan hanya untuk tanaman kedelai, bisa juga digunakan untuk tanaman-tanaman yang lain. Dalam pengawetan herbarium tanaman tidaklah susah, cara yang saya pakai adalah dengan prinsip mengeringkan tanaman dengan diapit oleh 2 bidang datar yang tidak terlalu berat dan tidak terlalu ringan.

Oke, mari kita mulai tahap demi tahapnya;

Tahap Pertama Tentang Cara Mudah Mengawetkan tanaman

  1. Kamu harus menyiapkan tanaman yang akan dijadikan awetan kering/ herbarium.
  2. Siapkan 2 buku tebal atau potongan kardus + 1 balok kayu yang tidak terlalu berat dan juga tidak terlalu ringan kurang lebih 5 kg.
  3. Carilah bidang yang datar, semisal meja atau lantai yang nantinya digunakan untuk membuat herbarium.
  4. Taruh tTanaman yang sudah di siapkan tadi dengan cara di apit, misalnya anda menggunakan 2 buku tebal maka letakan tanaman di antara dua buku tersebut, atau jika anda ingin mengeringkan tanaman dengan kardus bekas maka, potong 2 kardus bekas sama lebar, lalu apit tanaman dengan potongan kardus tadi, letakan balok kayu atau benda lainya di atas kardus.
  5. Tujuanya agar tanaman ter press secara merata.
  6. Tunggu maksimal 1 minggu, setelah kurang lebih satu minggu tanaman herbarium sudah mengering dan siap dikemas.
  7. Pengalaman saya pribadi, setelah kering, anda tidak perlu lagi menambahkan bahan pengawet, cukup kemas dengan plastik yang kedap udara agar herbarium tetap awet.

Taham Kedua adalah Menulis Klasifikasi dan catatan yang penting sebelum pengemasan herbarium

herbarium

Biasanya sebuah herbarium akan berisi catatan sebagai berikut ;

HERBARIUM FAKULTAS BIOLOGI Universitas Jenderal Soedirman (PUNS) PURWOKERTO INDONESIA

 

Leguminose

Glycine max (L.) Merr.

Location: Sidamuliih, Kec. Rawalo, Kab. Banyumas prov. Jawa Tengah.

Lattitude:

Habitat: Teresterial

Collector: Tohir

NIM: B1J014221

No: 1 Date: 20 Maret 2016

Local Name: Kedelai Putih

Longitudinal:

Habitat: Teresterial .Batang: berwarna hijau , berkayu. Batang pendek (30-100 cm), memiliki 3-6 pecabangan, permukaan batang berambut. Bunga ; warna putih, merah muda, dan unggu . biji ; bentuk telur-lonjong, berwarna kuning, coklat sampai hitam. Akar : tunngang. Daun berbentuk oval, lancip dan tepi  daun rata.

 

Uses : Sebagai bahan pagan dan obat-obatan

Determined by: Tochirun

Date: 20 Maret 2016

Note:-

Duplicate sent to: –

Please notify PUNS of new identification of this specimen.

Date printed:  12 April 2016

Contoh Keterangan Herbarium

Oke, itu adalah contoh dari penulisan keterangan di awetan herbarium, mari kita masuk pada cara pengemasan.

Tahapan ketiga Pengemasan Herbarium

  1. Siapkan plastik dan kertas karton warna putih dengan ukuran disesuaikan sesuai ukuran awetan kering tanaman.
  2. Letakan tanaman yang sudah mengering diatas karton, bisa gunakan duble tape, atau isolatip bening atau lem untuk merekatkan tanaman kering dengan karton.
  3. Pastikan tanaman menempel pada karton, karena posisi herbarium nantinya bisa di pasang berdiri horizontal, misalnya di pajang di tembok, oleh karena itu pastikan awetan kering tanaman menempel pada karton.
  4. Setelah menempel, gunakan plastik bening untuk melapisi bagian muka. Anda bisa menggunakan plastik yang tidak terlalu tebal dan juga tidak terlalu tipis dan pasikan plastik berwrna bening.
  5. Usahakan plastik yang dipasang menempel dengan ketat, agar posisi awetan kering tanaman mantap dan tidak berubah posisi pada saat kita goyang atau pindahkan.
  6. Tempelkan plastik di bagian belakang karton dengan lem atau dengan steples.
  7. Herbarium sudah siap untuk dipajang di laboratorium.

Nah itulah sedikit cerita saya dalam membuat herbarium kering, semoga dapat membantu pembaca yang ingin membuat herbarium.

Salam

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !