Contoh Analisis Usaha Budidaya Lele

Contoh Analisis Usaha Budidaya Lele

Komponen komponen yang menjadi perhitungan

#1. Biaya

#2. Biaya tetap

Asumsi :

5 kolam terpal (5 x 10 m2) untuk 2 tahun @ Rp. 750.000

Masa pemeliharaan lele 3 bulan                                                             Rp.93.750 +

Total biaya tetap                                                                                    Rp.93.750

  1. Biaya variabel
  • Lele 57 @ Rp. 200,- kepadatan 150 ekor / m2

(150 ekor x 10 m2 x 5 kolam = 7.500)                                                                            Rp.   1.500.000

  • Pakan lele E1 30 kg @ Rp. 11.500      345.000
  • Pellet biasa 600 kg @ Rp. 6.500    3.900.000
  • Tenaga kerja @ Rp. 30.000 / HKO selama 3 bulan    2.700.000
  • Resiko kematian / angka kematian 10 %       150.000 +

Total biaya variabel                                                                                                            Rp.   8.595.000

 

Total Biaya (TC)         = FC + VC

= Rp. 93.750 + Rp. 8.595.000

= Rp. 8.688.750

#3. Pendapatan dan keuntungan

  • Pendapatan = P x Q

= Rp. 18.000 x 750

= Rp. 3.500.000

  • Keuntungan = TR – TC

= Rp. 13.500.000 – Rp. 8.688.750

= Rp. 4.811.250

#4. BEP produksi

BEP Produksi = Total biaya / Harga

= Rp. 8.688.750 / Rp. 18.000

= 482,70 kg

  • 750 kg lele yang dihasilkan = untung / usaha ini layak secara BEP Produksi

Kesimpulannya, hasil tersebut menandakan bahwa pada saat produksi mencapai 482,70 kg usaha tersebut tidak untung dan atau tidak rugi.

#5. BEP harga

BEP harga  = Total biaya /  Produksi

= Rp. 8.688.750 /  750

= Rp. 11.585

  • Hasil tersebut menandakan bahwa pada saat harga mencapai Rp. 11.585 usaha tesebut tidak untung dan atau tidak rugi.
  • Harga jual lele Rp. 18.000 / kg (untung) dan layak.

#6. R/C ratio

R/C ratio  = Total pendapatan /  Total biaya

= Rp. 13.500.000 /  Rp. 8.688.750

= 1,55

R/C ratio usaha ini >1 maka usaha ini layak, karena setiap mengeluarkan Rp. 1,00 akan mendapat pengembalian sebesar Rp. 1,55.

#7. ROI

ROI  = (Keuntungan usaha lele / Modal usaha lele) x 100%

= Rp. 4.811.250 / Rp. 8.688.750 x 100%

= 55,37

Nilai ROI sebesar 55,37% menggambarkan bahwa dari Rp. 100 akan memperoleh keuntungan Rp. 53,71 (layak)

#8. Produktivitas tenaga kerja

Produktivitas tenaga kerja =      r/ HKO

= Rp. 13.500.000 /  90 hari

= Rp. 150.000

Upah tersebut lebih besar dari upah per hari yang telah dianggarkan, mak usaha tersebut layak dijalankan dilihat dari aspek produktivitas tenaga kerja.

Loading...
About Tohir 839 Articles

Kalo satu lidi bisa patah dengan mudah, tapi seratus lidi yang bersatu akan sangat susah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*