Contoh Makalah SKL, SK, DAN KD MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS SD/MI

MAKALAH
SKL, SK, DAN KD 
MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS SD/MI

A. Pendahuluan 
Bahasa memiliki peran sentral dalam perkembangan intelektual, sosial, dan emosional peserta didik dan merupakan penunjang keberhasilan dalam mempelajari semua bidang studi. Pembelajaran bahasa diharapkan membantu peserta didik mengenal dirinya, budayanya, dan budaya orang lain. Selain itu, pembelajaran bahasa juga membantu peserta didik mampu mengemukakan gagasan dan perasaan, berpartisipasi dalam masyarakat, dan bahkan menemukan serta menggunakan kemampuan analitis dan imaginatif yang ada dalam dirinya.
Bahasa Inggris merupakan alat untuk berkomunikasi secara lisan dan tulis. Berkomunikasi adalah memahami dan mengungkapkan informasi, pikiran, perasaan, dan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan budaya. Kemampuan berkomunikasi dalam pengertian yang utuh adalah kemampuan berwacana, yakni kemampuan memahami dan/atau menghasilkan teks lisan dan/atau tulis yang direalisasikan dalam empat keterampilan berbahasa, yaitu mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis. Keempat keterampilan inilah yang digunakan untuk menanggapi atau menciptakan wacana dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, mata pelajaran Bahasa Inggris diarahkan untuk mengembangkan keterampilan-keterampilan tersebut agar lulusan mampu berkomunikasi dan berwacana dalam bahasa Inggris.
Sehubungan dengan hal tersebut, perlu ditetapkan standar kompetensi bahasa Inggris bagi SD/MI yang menyelenggarakan mata pelajaran Bahasa Inggris sebagai Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar. Kompetensi lulusan SD/MI tersebut selayaknya merupakan kemampuan yang bermanfaat dalam rangka menyiapkan lulusan untuk belajar bahasa Inggris di tingkat SMP/MTs. 




B. Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
SKL adalah satu dari 8 standar nasional pendidikan (SNP), yang merupakan kompetensi lulusan minimal yang berlaku di wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dengan adanya SKL, kita memiliki patok mutu, baik evaluasi bersifat mikro seperti kualitas proses dan kualitas produk pembelajaran, maupun evaluasi makro seperti efektivitas dan efisiensi program pendidikan, sehingga ke depan pendidikan kita akan melahirkan standar mutu yang dapat dipertanggungjawabkan pada setiap jalur, jenis dan jenjang pendidikan. SKL mata pelajaran selanjutnya dijabarkan ke dalam SK dan KD.
SKL pada jenjang pendidikan dasar bertujuan untuk meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta ketrampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. 
SKL Bahasa Inggris SD/MI
1. Mendengarkan
Memahami instruksi, informasi, dan cerita sangat sederhana yang disampaikan secara lisan dalam konteks kelas, sekolah, dan lingkungan sekitar
2. Berbicara
Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional sangat sederhana dalam bentuk instruksi dan informasi dalam konteks kelas, sekolah, dan lingkungan sekitar
3. Membaca
Membaca nyaring dan memahami makna dalam instruksi, informasi, teks fungsional pendek, dan teks deskriptif bergambar sangat sederhana yang disampaikan secara tertulis dalam konteks kelas, sekolah, dan lingkungan sekitar
4. Menulis
Menuliskan kata, ungkapan, dan teks fungsional pendek sangat sederhana dengan ejaan dan tanda baca yang tepat
C. Standar Kompetensi (SK)
1. Pengertian Standar Kompetensi (SK)
Standar kompetensi mata pelajaran dapat didefinisikan sebagai “pernyataan tentang pengetahuan, keterampilan dan sikap yang harus dikuasai serta tingkat penguasaan yang diharapkan dicapai dalam mempelajari suatu mata pelajaran” (Centre for Civies Education, 1997). Standar kompetensi merupakan kerangka yang menjelaskan dasar pengembangan program pembelajaran yang terstruktur. 
Dengan demikian standar kompetensi mata pelajaran diartikan sebagai kemampuan siswa dalam:
a. Melakukan suatu tugas atau pekerjaan berkaitan dengan mata pelajaran tertentu.
b. Mengorganisasikan tindakan agar pekerjaan dalam mata pelajaran tertentu dapat dilaksanakan.
c. Melakukan reaksi yang tepat bila terjadi penyimpangan dari rancangan semula.
d. Melaksanakan tugas dan pekerjaan berkaitan denganmata pelajaran dalam situasi dan kondisi yang berbeda.
Sedangkan menurut Permendiknas RI Nomor 22 Tahun 2006 Standar Kompetensi (SK) adalah kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap tingkat dan atau semester, standar kompetensi terdiri atas sejumlah kompetensi dasar sebagai acuan baku yang harus dicapai dan berlaku secara Nasional. 
Penentuan standar kompetensi hendaknya dilakukan dengan cermat dan hati-hati, karena jika sekolah/madrasah atau setiap kelompok sekolah/madrasah mengembangkan standar kompetensi sendiri tanpa memperhatikan standar nasional, maka pemerintah pusat akan kehilangan sistem untuk mengontrol mutu sekolah/madrasah. Akibatnya kualitas sekolah/madrasah akan bervariasi, dan tidak dapat dibandingkan antara kualitas sekolah/madrasah yang satu dengan kualitas sekolah/madrasah yang lain. 
2. Komponen Standar Kompetensi
Yang perlu dikaji dalam standar kompetensi mata pelajaran yang bersangkutan dengan memperhatikan hal-hal berikut, yaitu: 
a. Urutan berdasarkan hierarki konsep disipilin ilmu dan/atau tingkat kesulitan materi.
b. Keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran.
c. Keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antar mata pelajaran.
D. Kompetensi Dasar
Kompetensi Dasar adalah pengetahuan, ketrampilan, dan sikap yang minimal harus dikuasai peserta didik untuk menunjukkan bahwa siswa telah menguasai standar kompetensi yang ditetapkan.  Kompetensi Dasar merupakan sejumlah kemampuan yang harus dimiliki peserta didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan untuk menyusun indikator kompetensi. Kompetensi Dasar merupakan kompetensi setiap mata pelajaran untuk setiap kelas yang diturunkan dari Kompetensi Inti. Kompetensi Dasar terdiri atas sikap, pengetahuan, dan ketrampilan yang bersumber pada kompetensi inti yang harus dikuasai peserta didik. Kompetensi tersebut dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik peserta didik, kemampuan awal, serta ciri dari suatu mata pelajaran. 
Dalam menyusun Rancana Pembelajaran perlu untuk mencantumkan Kompetensi Dasar dan atau Indikatornya. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari kesalahpahaman. 
Pada dasarnya rumusan kompetensi dasar itu ada yang operasional maupun yang tidak operasional karena setiap kata kerja tindakan yang berada pada kelompok pemahaman dan juga pengetahuan yang tidak bisa digunakan untuk rumusan kompetensi dasar.
Sehingga langkah-langkah untuk menyusun kompetensi dasar adalah sebagai berikut:
  Menjabarkan Kompetensi Dasar yang dimaksud.
  Tulislah rumusan Kompetensi Dasarnya.
  Mengkaji KD tersebut untuk mengidentifikasi indikatornya dan rumuskan indikatornya yang dianggap relevan tanpa memikirkan urutannya lebih dahulu juga tentukan indikator-indikator yang relevan dan tuliskan sesuai urutannya.
  Kajilah apakah semua indikator tersebut telah mempresentasikan KD nya, apabila belum lakukanlah analisis lanjut untuk menemukan indikator-indikator lain yang kemungkinan belum teridentifikasi.
  Tambahkan indikator lain sebelum dan sesudah indikator yang teridentifikasi sebelumnya dan rubahlah rumusan yang kurang tepat dengan lebih akurat dan pertimbangkan urutannya 
E. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar
Kelas IV, Semester 1
STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR
Mendengarkan
1. Memahami instruksi sangat sederhana dengan tindakan dalam konteks kelas 1.1 Merespon dengan melakukan tindakan sesuai
instruksi secara berterima dalam konteks kelas
1.2 Merespon instruksi sangat sederhana secara
verbal dalam konteks kelas
Berbicara
2. Mengungkapkan instruksi dan informasi sangat sederhana dalam konteks kelas
2.1 Bercakap-cakap untuk menyertai tindakan secara berterima yang melibatkan tindak tutur:
mengenalkan diri, memberi salam/sapaan,
memberi salam perpisahan, dan memberi aba-aba
2.2 Bercakap-cakap untuk meminta/memberi jasa/
barang secara berterima yang melibatkan tindak
tutur: meminta bantuan, meminta barang, dan
memberi barang
2.3 Bercakap-cakap untuk meminta/memberi
informasi secara berterima yang melibatkan
tindak tutur: berterima kasih, meminta maaf,
memberi maaf, melarang, memuji, dan mengajak
2.4 Mengungkapkan kesantunan secara berterima
yang melibatkan ungkapan: thank you, sorry,
please, dan excuse me
Membaca
3 Memahami tulisan bahasa
Inggris sangat sederhana dalam
konteks kelas 3.1 Membaca nyaring dengan melafalkan alfabet dan ucapan yang tepat yang melibatkan kata, frasa,
dan kalimat sangat sederhana
3.2 Memahami kalimat dan pesan tertulis sangat
Sederhana
Menulis
4 Mengeja dan menyalin tulisan bahasa Inggris sangat sederhana dalam konteks kelas 4.1 Mengeja ujaran bahasa Inggris sangat sederhana secara tepat dan berterima dengan tanda baca yang benar yang melibatkan kata, frasa, dan
kalimat sangat sederhana
4.2 Menyalin tulisan bahasa Inggris sangat sederhana secara tepat dan berterima seperti: ucapan selamat dan pesan tertulis
Kelas IV, Semester 2
STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR
Mendengarkan
5. Memahami instruksi sangat sederhana dengan tindakan dalam konteks kelas 5.1 Merespon dengan melakukan tindakan sesuai dengan instruksi secara berterima dalam konteks kelas dan dalam berbagai permainan
5.2 Merespon instruksi sangat sederhana secara verbal
Berbicara
6. Mengungkapkan instruksi dan informasi sangat sederhana dalam konteks kelas 6.1 Menirukan ujaran dalam ungkapan sangat sederhana secara berterima
6.2 Bercakap-cakap untuk menyertai tindakan secara berterima yang melibatkan tindak tutur: memberi contoh melakukan sesuatu dan memberi aba-aba
6.3 Bercakap-cakap untuk meminta/memberi jasa/barang secara berterima yang melibatkan tindak tutur: meminta bantuan, meminta barang, memberi barang
6.4 Bercakap-cakap untuk meminta/memberi informasi secara berterima yang melibatkan tindak tutur: meminta ijin, memberi ijin, menyetujui, tidak menyetujui, menyangkal, dan meminta kejelasan
6.5 Mengungkapkan kesantunan secara berterima yang melibatkan ungkapan: thank you, sorry, please, dan excuse me
Membaca
7. Memahami tulisan bahasa Inggris sangat sederhana dalam konteks kelas 7.1 Membaca nyaring dengan ucapan yang tepat dan berterima yang melibatkan: kata, frasa, dan kalimat sangat sederhana
7.2 Memahami kalimat dan pesan tertulis sangat
Sederhana
Menulis
8. Mengeja dan menyalin
tulisan bahasa Inggris
sangat sederhana dalam
konteks kelas 8.1 Mengeja ujaran bahasa Inggris sangat sederhana secara tepat dan berterima dengan tanda baca yang benar yang melibatkan: kata, frasa, dan kalimat sangat sederhana
8.2 Menyalin tulisan bahasa Inggris sangat sederhana secara tepat dan berterima seperti ucapan selamat dan pesan tertulis
Kelas V, Semester 1
STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR
Mendengarkan
1. Memahami instruksi sangat sederhana dengan tindakan dalam konteks sekolah 1.1 Merespon instruksi sangat sederhana dengan
tindakan secara berterima dalam konteks kelas dan
sekolah
1.2 Merespon instruksi sangat sederhana secara verbal
Berbicara
2. Mengungkapkan instruksi dan informasi sangat sederhana dalam konteks sekolah 2.1 Bercakap-cakap untuk menyertai tindakan secara berterima yang melibatkan tindak tutur: memberi contoh melakukan sesuatu, memberi aba-aba, dan memberi petunjuk
2.2 Bercakap-cakap untuk meminta/memberi jasa/barang secara berterima yang melibatkan tindak tutur: meminta bantuan, memberi bantuan, meminta barang, dan memberi barang
2.3 Bercakap-cakap untuk meminta/memberi informasi secara berterima yang melibatkan tindak tutur: mengenalkan diri, mengajak, meminta ijin, memberi ijin, menyetujui, tidak menyetujui, dan melarang
2.4 Mengungkapkan kesantunan secara berterima yang melibatkan ungkapan: Do you mind… dan Shall we…
Membaca
3. Memahami tulisan bahasa Inggris dan teks deskriptif bergambar sangat
sederhana dalam konteks
sekolah 3.1 Membaca nyaring dengan ucapan, tekanan, dan
intonasi secara tepat dan berterima yang melibatkan:
kata, frasa, dan kalimat sangat sederhana
3.2 Memahami kalimat, pesan tertulis dan teks deskriptif bergambar sangat sederhana secara tepat dan berterima
Menulis
4. Mengeja dan menyalin
kalimat sangat sederhana
dalam konteks sekolah
4.1 Mengeja kalimat sangat sederhana secara tepat dan berterima
4.2 Menyalin dan menulis kalimat sangat sederhana
secara tepat dan berterima seperti: ucapan selamat,
ucapan terima kasih, dan undangan
Kelas V, Semester 2
STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR
Mendengarkan
5. Memahami instruksi sangat sederhana dengan tindakan dalam konteks sekolah 5.1 Merespon instruksi sangat sederhana dengan
tindakan secara berterima dalam konteks sekolah
5.2 Merespon instruksi sangat sederhana secara verbal

Berbicara
6. Mengungkapkan instruksi
dan informasi sangat
sederhana dalam konteks
sekolah
6.1 Bercakap-cakap untuk menyertai tindakan secara berterima yang melibatkan tindak tutur: memberi contoh melakukan sesuatu, memberi aba-aba, dan memberi petunjuk
6.2 Bercakap-cakap untuk meminta/memberi jasa/barang secara berterima yang melibatkan tindak tutur: meminta bantuan, memberi bantuan, meminta barang, dan memberi barang
6.3 Bercakap-cakap untuk meminta/memberi informasi secara berterima yang melibatkan tindak tutur: memberi informasi, memberi pendapat, dan meminta kejelasan
6.4 Mengungkapkan kesantunan secara berterima yang melibatkan ungkapan: do you mind… dan Shall we …
Membaca
7. Memahami tulisan bahasa Inggris sangat sederhana dalam konteks sekolah
7.1 Membaca nyaring dengan ucapan, tekanan, dan
intonasi secara tepat dan berterima yang melibatkan: kata, frasa, kalimat sangat sederhana, dan teks sangat sederhana
7.2 Memahami kalimat, pesan tertulis dan teks deskriptif bergambar sangat sederhana secara tepat dan berterima
Menulis
8. Mengeja dan menyalin
kalimat sangat sederhana
dalam konteks sekolah
8.1 Mengeja kalimat sangat sederhana secara tepat dan berterima
8.2 Menyalin dan menulis kalimat sangat sederhana
secara tepat dan berterima dengan tanda baca yang
tepat seperti: ucapan selamat, ucapan terima kasih,
dan ucapan simpati

Kelas VI, Semester 1
STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR
Mendengarkan
1. Memahami instruksi dan
informasi sangat sederhana
baik secara tindakan
maupun bahasa dalam
konteks sekitar peserta
didik 1.1 Merespon instruksi sangat sederhana dengan
tindakan secara berterima dalam kegiatan di dalam
dan luar kelas
1.2 Merespon instruksi sangat sederhana dengan
tindakan secara berterima dalam berbagai permainan
1.3 Memahami cerita lisan secara berterima dengan
bantuan gambar
Berbicara
2. Mengungkapkan instruksi
dan informasi sangat
sederhana dalam konteks
sekitar peserta didik
2.1 Bercakap-cakap untuk menyertai tindakan secara berterima yang melibatkan tindak tutur: memberi contoh melakukan sesuatu, memberi aba-aba, dan memberi petunjuk
2.2 Bercakap-cakap untuk meminta/memberi jasa/barang secara berterima yang melibatkan tindak tutur: meminta bantuan, memberi bantuan, meminta barang, dan memberi barang
2.3 Bercakap-cakap untuk meminta/memberi informasi secara berterima yang melibatkan tindak tutur: mengingatkan, menyatakan suka / tidak suka,
menanyakan jumlah, menanyakan keadaan, memberi komentar, memberi pendapat, dan mengusulkan 
2.4 Mengungkapkan kesantunan secara berterima yang melibatkan ungkapan:Would you plese… dan May I…
Membaca
3. Memahami teks fungsional pendek dan deskriptif bergambar sangat
sederhana dalam konteks
sekitar peserta didik 3.1 Membaca nyaring teks fungsional pendek sangat sederhana dengan ucapan dan intonasi yang tepat dan berterima
3.2 Memahami teks deskriptif bergambar sangat
sederhana dalam konteks sekitar peserta didik

Menulis
4. Menulis teks fungsional
pendek sangat sederhana
dalam konteks sekitar
peserta didik 4.1 Menulis teks fungsional pendek sangat sederhana secara berterima
4.2 Menulis kartu-kartu ucapan sangat sederhana secara berterima

Kelas VI, Semester 2
STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR
Mendengarkan
5. Memahami instruksi
dan informasi sangat
sederhana baik dengan
tindakan maupun
bahasa dalam konteks
sekitar peserta didik 5.1 Merespon instruksi dan informasi sangat sederhana baik dengan tindakan maupun bahasa secara berterima di dalam dan luar kelas
5.2 Merespon instruksi dan informasi sangat sederhana baik dengan tindakan maupun bahasa secara berterima dalam berbagai permainan
5.3 Memahami cerita lisan sangat sederhana dengan bantuan gambar
Berbicara
6. Mengungkapkan
instruksi dan informasi
sangat sederhana dalam
konteks sekitar peserta
didik
6.1 Bercakap-cakap untuk menyertai tindakan secara berterima yang melibatkan tindak tutu: memberi contoh melakukan sesuatu, memberi aba-aba, dan memberi petunjuk
6.2 Bercakap-cakap untuk meminta/memberi jasa/barang secara berterima yang melibatkan tindak tutu: meminta bantuan, memberi bantuan, meminta barang, dan memberi barang
6.3 Bercakap-cakap untuk meminta/memberi informasi secara berterima yang melibatkan tindak tutur: mengungkapkan perasaan, merespon ungkapan, mengungkapkan keraguan, menanyakan, dan meminta kejelasan
6.4 Mengungkapkan kesantunan secara berterima yang melibatkan ungkapa: Would you please … dan May I….
Membaca
7. Memahami teks
fungsional pendek dan
deskriptif bergambar
sangat sederhana dalam
konteks sekitar peserta
didik 7.1 Membaca nyaring teks fungsional pendek sangat sederhana dengan ucapan dan intonasi yang tepat dan berterima
7.2 Memahami teks deskriptif bergambar sangat sederhana dalam konteks sekitar peserta didik
7.3 Memahami teks naratif bergambar sangat sederhana
Menulis
8. Menulis teks fungsional
pendek sangat sederhana
dalam konteks sekitar
peserta didik 8.1 Menulis teks fungsional pendek sangat sederhana secara berterima dalam konteks sekitar peserta didik
8.2 Menulis kartu-kartu ucapan sederhana secara berterima
E. Arah Pengembangan
Standar kompetensi dan kompetensi dasar menjadi arah dan landasan untuk mengembangkan materi pokok, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompe-tensi untuk penilaian. Dalam merancang kegiatan pembelajaran dan penilaian perlu memperhatikan Standar Proses dan Standar Penilaian. 
F. Langkah-Langkah Analisis Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar
Guru diberi kewenangan untuk mengembangkan indikator yang sesuai dengan konteks dan karakteristik siswa/sekolah. Adapun langkah-langkah analisis kompetensi adalah sebagai berikut.
Pertama: mengambil rumusan kompetensi dasar
Untuk menemukan kompetensi dasar yang akan kita belajarkan kepada siswa-siswi, guru harus membuka SISKO 2006 (Standar Isi dan kompetensi). Di dalam SISKO akan ditemukan rumusan standar kompetensi dan kompetensi dasar untuk tiap mata pelajaran, kelas, dan semester. 
Kedua: menganalisis kompetensi dasar
Sebelum melakukan analisis, harus dipilih terlebih dahulu kompetensi dasar yang akan dijadikan fokus pengembangan indikator, dan disiapkan format untuk mencatat hasil pengembangan
Ketiga: koreksi jabaran kemampuan
Kolom analisis kompetensi yang telah terisi menunjukkan peta kemampuan yang harus dikuasai siswa-siswi sehubungan dengan kompetensi tertentu. Seluruh rincian kemampuan itu secara bersama-sama akan menjadi tanda minimal bahwa siswa-siswi telah menguasai kompetensi. Tanda ini disebut dengan istilah indikator. 
G. Kesumpulan
Dalam kegiatan pembelajaran, baik dari mulai tingkat dasar hingga perguruan tinggi memerlukan suatu rancana pembelajaran. Hal itu ditujukan agar pembelajaran dapat berlangsung secara terarah dan terinci. Demikian pula kaitannya dalam pembelajaran bahasa Inggris, dalam pembelajarannya pun menggunakan panduan dalam pelaksanaannya. Diantaranya yaitu SKL, SK, dan SKD. 
SKL adalah satu dari 8 standar nasional pendidikan (SNP), yang merupakan kompetensi lulusan minimal yang berlaku di wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
SK adalah kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap tingkat dan atau semester, standar kompetensi terdiri atas sejumlah kompetensi dasar sebagai acuan baku yang harus dicapai dan berlaku secara Nasional.
Kompetensi Dasar merupakan sejumlah kemampuan yang harus dimiliki peserta didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan untuk menyusun indikator kompetensi.
Jadi disimpulkan bahwa SKL, SK, dan KD merupakan tatanan desain dan rencana pembelajaran yang disusun dengan tujuan kegiatan pelaksanaan pembelajaran dapat berlancar dan tercapai sesuai dengan tujuan pembelajaran.








DAFTAR PUSTAKA

Badan Standar Nasional Pendidikan. 2006.  Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar SD/MI. Jakarta.
Imron , Ali. 2011.  Supervisi Pembelajaran Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta:  Bumi Aksara.
Majid, Abdul. 2011. Perencanaan Pembelajaran Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.
Muclish, Mansur.2007. KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) Dasar Pemahaman dan Pengembangan. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Yamin, Martinis. 2008. Profesionalisasi Guru dan Implementasi KTSP. Jakarta: Gaung Persada Press.
http://r…‎urip.files.wordpress.com/…/kompetensi-inti-dan-kompetensi-dasar-sd-re…‎rodajaman.blogspot.com (Diunduh hari jum’at, 27 September 2013 pukul 14:00 WIB)
http://fourseasonnews.blogspot.com/2012/11/pengertian-standar-kompetensi.html (Diunduh hari Sabtu, 28 September 2013 pukul 16.15 WIB)
http://lenterakecil.com/standar-kompetensi-lulusan-skl-sdmi/ (Diunduh hari Sabtu, 01 Oktober 2013 pukul 11:10 WIB)
http://mocikuedu.blogspot.com/2012/12/jelaskan-apa-itu-sk-dan-kd.html
http://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=8&cad=rja&ved=0CGkQFjAH&url=http%3A%2F%2F180.247.222.105%2Febook1%2FPendidikan%2FPGMI%2F14.%2520Perencanaan%2520Pembelajaran%2FMateri%2520Perkuliahan%2FPerenc%2520Pembljrn%2520Paket%25205.pdf&ei=IFtbUpSVEMSLrQe00ICwDw&usg=AFQjCNFeWM_WZ4M3FLVWWSxjDBRfg05RUA&bvm=bv.53899372,d.bmk

Loading...
About Tohir 849 Articles
Kalo satu lidi bisa patah dengan mudah, tapi seratus lidi yang bersatu akan sangat susah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*