Artikel

CONTOH PROKER DEFINITIF KKN

I.              PENDAHULUAN
A.     Analisis Situasi Desa dan Dusun
1.      Kondisi Geografis
Penduduk Indonesia sebagian besar berada di wilayah pedesaan sesuai dengan kondisi Indonesia yang bersifat agraris. Kehidupan di pedesaan dapat dikatakan jauh berbeda dengan kehidupan di perkotaan. Perbedaan ini menyangkut berbagai tatanan kehidupan yang kontras. Desa Patutrejo berada di kecamatan Grabag, kabupaten Purworejo yang terletak di kawasan pesisir selatan kabupaten Purworejo. Desa Patutrejo terdiri dari 9 RT dan 4 Dusun dengan 2 RW, yaitu meliputi:
a.       Dusun I terdiri dari RW 1 dengan tiga RT
b.      Dusun II terdiri dari RW 1 dengan tiga RT
c.       Dusun III trediri dari dua wilayah RW yaitu RW III dengan satu RT dan RW IV dengan satu RT
d.      Dusun IV terdiri dari RW 1 dengan satu RT.
Desa Patutrejo memiliki batas-batas desa yaitu:
a.       Sebelah barat     : Desa Ketawangrejo
b.      Sebelah timur     : Desa Harjobinangun
c.       Sebelah utara     : Desa Aglik
d.      Sebelah selatan  : Samudera Hindia
Desa Patutrejo memiliki luas wilayah sebesar 340.148 ha dengan topografi datar yaitu sekitar 0-3%. Berikut adalah tabel luas lahan dan penggunaan lahan, yaitu:
  Tabel 1. Luas Lahan dan Penggunaan Lahan
No.
Luas Lahan (ha)
Penggunaan Lahan
1.       
64.3
Pertanian/ sawah
2.       
142.398
Pertanian/ ladang
3.       
11
Perhutani
4.       
0.3
Irigasi
5.       
127.43
Perumahan
6.       
1
Lapangan olahraga
7.       
9
Pemakaman
8.       
0.050
Tempat ibadah
9.       
0.008
Industri
10.   
0.5
Pendidikan
Organisasi kemasyarakatan desa terdiri dari pertanian 1 (Sedyo Rahayu), P3A1 (Warih Sedyo Rahayu), sosial masyarakat yaitu 5 karang taruna. Objek wisata yang terdapat di Desa Patutrejo yaitu Pantai Jetis.
2.      Kondisi Penduduk
Desa Patutrejo memiliki jumlah kepala keluarga (KK) anatar 500-1.000 dengan jumlah penduduk antara 2000-3000 jiwa yang terdiri atas 1.274 laki-laki dan 1.270 perempuan. Berikut adalah tabel data kependudukan desa Patutrejo.
a.      Tingkat Pendidikan Penduduk Desa Patutrejo
No.
Tingkat Pendidikan
Jumlah (Orang)
1.
Tamat SD
1.069
2.
Tamat SLTP
836
3.
Tamat SLTA
617
4.
Tamat Akademi (D1-D3)
9
5.
Sarjana (S1)
13
a.      Jenis Mata Pencaharian Penduduk Desa Patutrejo
No.
Pekerjaan
Jumlah
1.
Petani
1.256
2.
Buruh tani
636
3.
Karyawan Swasta
127
4.
ABRI/POLRI
4
5.
PNS
16
6.
Pedagang
256
7.
Pensiunan
4
8.
Tukang
25
9.
Lain-lain
223
3.      Potensi Desa
Potensi umum yang dimiliki Desa Patutrejo antara lain dibidang ekonomi  dan kewirausahaan yaitu industri rumahtangga dalam memproduksi makanan dan minuman terdapat 5 buah, untuk pengolahan makanan yaitu dalam produksi emping melinjo, dodol terong, dan gula merah. Bidang budidaya lingkungan yaitu terdapat banyak pemanfaatan lahan pekarangan yang ditanami banyak sayuran dan buah-buahan serta potensi ternak yaitu unggas (ayam, bebek dll), kambing, dan sapi. Bidang pendidikan di desa Patutrejon didukung dengan adanya fasilitas seperti jumlah sekolah dasar (SD)/MI ada 2, taman kanak-kanak ada 1, PAUD ada 1, TPQ ada 2, majelis taklim ada 5. Bidang kesehatan yaitu adanya posyandu balita dan lansia.
B.            Profil Posdaya
Pos Pemberdayaan Keluarga Bina Mandiri, disingkat dengan POSDAYA Bina Mandiri didirikan pada bulan Januari 2012. Posdaya Bina Mandiri terletak di Dusun 1 desa Patutrejo, kecamatan Grabag, kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Nama posdaya tersebut yaitu Bina Mandiri yang memiliki susunan pengurus terdiri atas:
a.       Ketua                                 : Turino Junaidi
b.      Sekretaris                           : Mulyono
c.       Bendahara                          : Sudarningsih
d.      Bidang pendidikan  : Ngaminah (Koordinator)
  Rosiyanti Desi (Staff)
e.       Bidang kesehatan                : Dwi Karyati (Koordinator)
  Sunarti Rubinganti (Staff)
f.        Bidang ekonomi                  : Tumijo (Koordinator)
   Supriyono Dadi (Staff)
g.       Bidang lingkungan   : Puji Sutarjo (Koordinator)
  Marsodo Mujiono (Staff)
Cakupan wilayah posdaya Bina Mandiri yaitu jumlah RT ada satu, RW ada dua, dukuh ada 3, dusun ada 4, banjar ada lima, kelurahan/desa ada enam.
            Posdaya Bina Mandiri adalah forum komunikasi yang terbuka untuk seluruh warga Dusun Desa Bantar tanpa membedakan suku, keturunan, agama, kedudukan sosial, dan gender serta berwatak kebangsaan Indonesia, kerakyatan dan keadilan sosial yang berlandaskan Pancasila. Tujuan umum Posdaya adalah sebagai wadah sosial bersama untuk membantu memberdayakan keluarga yang tidak mampu agar dapat menjadi keluarga yang sejahtera.
Fungsi Posdaya Bina Mandiri adalah menghimpun, merumuskan, dan memperjuangkan aspirasi anggota Posdaya secara nyata dalam hal pemberdayaan keluarga dan masyarakat, memberdayakan dan menggerakan anggota Posdaya untuk berperan aktif dalam pelaksanaan pembangunan, berpartisipasi dalam penyelenggaraan Posdaya dan atau melakukan kontrol sosial secara kritis, korektif, konstruktif, dan konsepsional, serta melaksanakan kaderisasi kepemimpinan yang demokratis dalam rangka peningkatan kualitas pengabdian organisasi yang berwibawa.

II.           PERMASALAHAN POSDAYA DAN STRATEGI PEMECAHANNYA
Permasalahan posdaya dan strategi pemecahannya pada masing-masing bidang yaitu:
A.     Bidang Kesehatan
No.
Permasalahan Posdaya
Strategi Pemecahannya
1. 
Masih tingginya angka kematian ibu dan bayi
Penyuluhan “Persiapan sebelum dan setelah melahirkan sehat.”
2. 
Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan   selama dan setelah kehamilan.
3. 
Tingginya angka terjadinya penyakit hipertensi dan diabetes melitus
Penyuluhan “Hipertensi dan Kencing Manis pada Lansia”
4. 
Hipertensi dan diabetes merupakan suatu penyakit yang dapat
5. 
Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai gaya hidup yang ternyata sangat mempengaruhi kekambuhan diabetes dan hipertensi.
6. 
Banyaknya penyakit yang timbul karena kesalahan gaya hidup
Penyuluhan “Kesehatan remaja”
7. 
Tingginya angka kenakalan remaja yang memberikan dampak besar dalam kehidupan terutama dalam bidang kesehatan
8. 
Kurangnya pengetahuan tentang pencegahan penyakit menular seksual
9. 
Kurangnya pengetahuan tentang dampak pemakaian obat – obatan terlarang dan minuman keras.
10.   
Tingginya angka gizi buruk di Indonesia
Penyuluhan “Pemilihan, Pengolahan, dan Penyediaan Makanan Sehat”
11.   
Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pemilihan, pengolahan, hingga penyediaan makanan sehat
12.   
Persepsi keliru masyarakat yang mengatakan bahwa makanan sehat cenderung mahal
13.   
Banyaknya penyakit yang muncul karena kesalahan pola makan
14.   
Kecuekan masyarakat tentang makanan sehat dan tidak karena hanya berprinsip “asal kenyang”
15.   
Kurangnya pengetahuan anak tentang pentingnya mencuci tangan
Demo Mencuci Tangan
16.   
kurangnya pengetahuan anak mengenai cara mencuci tangan yang benar
17.   
Banyaknya penyakit yang sering mengenai anak dikarenakan kebiasaan mencuci tangan yang jarang dilaksanakan
18.   
Kurangnya pengetahuan dan rendahnya kebiasaan para ibu dan lansia dalam berolahraga
Senam Ibu dan Lansia
19.   
Olahraga merupakan cara menjaga kesehatan yang paling mudah dan murah untuk dilakukan sekaligus
20.   
Banyaknya materi penyuluhan yang diberikan serta penting untuk daat diingat oleh para peserta
Penyebaran pamflet
21.   
Keterbatasan ingatan manusia dalam menyimpan memori tentang materi penyuluhan
B.     Bidang Pendidikan
No.
Permasalahan Posdaya
Strategi Pemecahannya
1. 
Rendahnya minat membaca masyarakat
Sosialisasi “Gemar Membaca”
2. 
Jarang ditemukannya toko buku maupun penjual surat kabar
3. 
Kurangnya antusias masyarakat desa terhadap pentingnya pendidikan anak usia dini yang ditandai dengan jumlah siswa PAUD yang rendah
Penyuluhan “Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini”
4. 
Belum adanya lembaga atau kelompok belajar di desa
Kegiatan kelompok belajar
5. 
Sedikitnya jumlah pengajar TPQ
TPQ
6. 
Belum adanya penerapan sains dalam bentuk eksperimen kecil-kecilan untuk siswa SD
Sains experiment
C.     Bidang Ekonomi
No.
Permasalahan Posdaya
Strategi Pemecahan
1.       
Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya memiliki label untuk hasil produksi
Penyuluhan “Labeling dan Perijinan”
2.       
Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya perijinan
3.       
Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya strategi dalam memasarkan produk
Sosialisasi “Strategi Pemasaran”
4.       
Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya strategi pemasaran yang baik
5.       
Usaha yang dilakukan masyarakat masih bersifat individualis
Pembentukkan kelompok usaha
6.       
Tidak adanya wadah yang menaungi jika bentuk usaha masih bersifat perseorangan
7.       
Sulitnya terbangun kerjasama dengan instansi atau dinas apabila bentuk usaha bersifat perseorangan
8.       
Komoditas pepaya yang melimpah
Pembuatan Manisan Pepaya dan Sari Buah Pepaya
9.       
Belum adanya pengolahan buah pepaya menjadi produk lain yang lebih menarik dan awet
10.   
Melimpahnya jumlah melinjo
Pembuatan emping melinjo aneka rasa
11.   
Sudah terbentuknya kelompok usaha emping dan hanya tersedia satu rasa
12.   
Penyuluhan saja dirasa kurang cukup untuk memmastikan bahwa masyarakat sudah membentuk kelompok kerja
Pendampingan labeling dan perijinan
13.   
Penyuluhan saja dirasa kurang cukup untuk memmastikan bahwa masyarakat sudah mendapat perijinan
D.     Bidang Lingkungan
No.
Permasalahan Posdaya
Strategi Pemecahan
1.       
Adanya sampah plastik
Penyuluhan “Kebersihan Lingkungan dan Manfaat penghijauan”
2.       
Kondisi lingkungan yang panas
3.       
Kuranganya kemauan dalam pemanfaatan lahan pekarangan yang luas
Penyuluhan “Pemanfaatan Lahan Pekarangan”
4.       
Kurangnya kebersihan lingkugan
Gerakan Kerja Bakti
5.       
Belum adanya usaha dalam pengembangan kolam ikan
Pembuatan  Kolam Ikan Percontohan

III.        TUJUAN DAN MANFAAT
          Tujuan dan manfaat program kerja pada masing-masing bidang, yaitu:
A.     Bidang Kesehatan
No.
Program Kerja
Tujuan dan Manfaat
1.       
Penyuluhan “Persiapan Sebelum dan Setelah Melahirkan yang Sehat”
Untuk memberikan penyuluhan dengan tujuan kedua orangtua semakin dapat memaksimalisasikan apa yang harus dipersiapkan baik dari segi psikologi, gizi, maupun faktor lain yang mempengaruhi kelahiran anak. Besar harapan kami untuk dapat membuat para orangtua agar tidak sedemikian sederhana atau bahkan tanpa persiapan dalam mempersiapkan calon bayi yang sehat.
2.       
Penyuluhan Hipertensi dan Kencing Manis pada Lansia
a.       Meningkatkan pengetahuan tentang pengontrolan penyakit hipertensi dan diabetes melitus
b.      Membantu masyarakat untuk mengurangi terjadi komplikasi penyakit diabetes melitus dan hipertensi dengan mengelola gaya hidup menjadi lebih sehat
3.       
Penyuluhan Kesehatan Remaja
a.       Memberikan wawasan mengenai penyakit menular seksual terutama AIDS
b.      Memberikan wawasan tentang bahaya penggunaan obat – obatan terlarang, alkohol, dan rokok
4.       
Penyuluhan Pemilihan, Pengolahan, dan Penyediaan Makanan Sehat
a.      Memberikan wawasan mengenai arti dasar dari makanan sehat
b.      Masyarakat dapat membedakan yang mana yang termasuk dalam makanan sehat dan mana yang bukan
c.       Menambah pengetahuan masyarakat tentang cara memilih, mengolah, hingga menyediakan makanan sehat
d.      Meluruskan persepsi masyarakat bahwa makanan sehat bisa pula didapatkan dengan harga ekonomis
5.       
Demo Mencuci Tangan
a.      Menambah pengetahuan anak mengenai pentingnya mencuci tangan
b.      Menambah pengetahuan anak mengenai cara mencuci tangan yang benar dengan langsung mempraktikkan
c.       Mengurangi angka kejadian penyakit pencernaan dikarenakan kebiasaan mencuci tangan yang kurang benar
6.       
Senam Ibu dan Lansia
a.      Menambah pengetahuan, minat, dan niat para ibu dan lansia untuk dapat meluangkan   waktunya dengan berolahraga bersama
b.      Memberikan pengertian akan pentingnya olahraga bagi kesehatan
7.       
Penyebaran Pamflet
a.      Pamflet dapat digunakan untuk me-review materi penyuluhan
b.      Pamflet dapat disebarkan kepada para warga yang berhalangan datang sehingga ilmu dapat menyebar semakin luas
B.     Bidang Pendidikan
No.
Program Kerja
Tujuan dan Manfaat
1.       
Sosialisasi Gemar Membaca
a.       memberikan informasi kepada masyarakat tentang pentingnya membaca untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan.
b.      masyarakat dapat mengetahui pentingnya membaca dan dapat memberikan motivasi, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun sesama masyarakat.
2.       
Penyuluhan Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
a.       untuk memotivasi masyarakat Desa Patutrejo yang memiliki anak-anak berusia antara 2-6 tahun agar mau mendaftarkan anak-anaknya ke dalam PAUD.
b.      bertambahnya jumlah peserta atau murid yang terdaftar di PAUD Desa Patutrejo.
3.       
Kelompok Belajar
a.       melatih dan mengembangkan kemampuan akademis anak SD di Desa Patutrejo.
b.      mengembangkan potensi anak-anak desa Patutrejo melalui bidang pendidikan.
4.       
TPQ
a.       melatih dan mengembangkan kemampuan anak-anak dalam beribadah.
b.      untuk menambah keimanan dan ketakwaan siswa atau anak-anak selama bulan Ramadhan
5.       
Sains Experiment
a.       Memberikan informasi ilmiah dalam suatu experiment
b.      Menambah dan mengembangkan wawasan ilmiah
C.     Bidang Ekonomi
No.
Program Kerja
Tujuan dan Manfaat
1.       
Penyuluhan Labeling dan Perijinan
a.        pengetahuan dan informasi masyarakat mengenai pentingnya labeling untuk hasil produksi
b.      Menambah pengetahuan dan informasi masyarakat mengenai pentingnya perijinan untuk hasil produksi
2.       
Sosialisasi Strategi Pemasaran
a.       Menambah pengetahuan dan informasi tentang strategi pemasaran produk
b.      Agar masyarakat dapat meningkatkan jumlah pemasaran produksi
3.       
Pembentukkan kelompok usaha
a.       Terdapat wadah yang bisa menaungi usaha para warga
b.      Kerjasama dengan instansi / diinas dapat lebih mudah terjalin
4.       
Pembuatan manisan pepaya dan sari buah pepaya
a.       Mengurangi jumlah pepaya yang busuk sebelum di konsumsi
b.      Menghasilkan produk olahan lain dari buah pepaya
5.       
Pembuatan emping aneka rasa
a.       Menghasilkan emping dengan beraneka rasa agar dapat lebih menarik konsumen
b.      Menghasilkan emping dengan beraneka rasa agar dapat meningkatkan jumlah produksi dan keuntungan
6.       
Pendampingan labeling dan perijinan
a.      agar produk memiliki kemasan yang menarik
b.      Agar dapat terdistribusikan secara luas karena sudah mendapat ijin resmi
c.      Masyarakat dapat mengenal produk karena sudah memiliki nama / merk (label)
D.     Bidang Lingkungan
No.
Program Kerja
Tujuan dan Manfaat
1.       
Penyuluhan Kebersihan Lingkungan dan Manfaat Penghijauan
a.       membangkitkan kembali semangat warga untuk mengadakan hari bersih desa (kerja bakti).
b.      diharapkan agar masyarakat sadar akan kebersihan lingkungan dan manfaat penghijauan.
2.       
Penyuluhan Pemanfaatan Lahan Pekarangan
a.       Masyarakat mampu memanfaatkan lahan pekarangan dengan optimal
b.      Dapat memperoleh penghasilan tambahan bagi dirinya dan keluarganya.
3.       
Kerja bakti
a.       Agar lingkungan menjadi bersih dan hijau
b.      Keadaan lingkugan yang bersih dapat mencermikan kesehatan diri
4.       
Pembuatan kolam percontohan dan pendampingan kelompok usaha petani ikan
a.       Memberikan pelatihan pembuatan kolam di lahan sempit dan teknik budidaya ikan.
b.      Warga desa dapat membudidayakan ikan di kolam

IV.              PROGRAM KERJA DAN JADWAL KEGIATAN
No.
Jenis Kegiatan
Volume
Sasaran
Waktu Pelaksanaan (Hari Ke)
Anggaran
Penanggung Jawab
A.      
BIDANG KESEHATAN
1.)     
PROGRAM NON FISIK
·        Penyuluhan persiapan sebelum dan sesudah melahirkan yang sehat
1 X
Ibu-ibu PKK
9
Rp. 20.000
Dina (FKIK) dan Uwais (FISIP)
·        Penyuluhan kesehatan remaja
1 X
Remaja
7
Rp. 20.000
·        Penyuluhan hipertensi dan kencing manis serta penimbangan lansia
1 X
Masyarakat lansia
8
Rp. 20.000
·        Penyuluhan pemilihan, pengelolaan hingga penyediaan makanan sehat
1 X
Ibu-ibu PKK
27
Rp. 20.000
2.)     
PROGRAM FISIK
·        Gerakan mencuci tangan
2 X
Siswa SD
18-19
Rp. 20.000
Tim KKN
·        Senam ibu-ibu dan lansia
4 X
Ibu-ibu dan lansia
13, 20, 27, dan 34
Rp. 10.000
Tim KKN
·        Pembagian pamflet
4 X
Peserta penyuluhan
9, 7, 8, dan 27
Rp. 50.000
Tim KKN
B.      
BIDANG PENDIDIKAN
1.)     
PROGRAM NON FISIK
·  Penyuluhan pentingnya   Pendidikan Anak Usia Dini
1 X
Masyarakat
9
Rp. 20.000
Rico (Pertanian) dan Romi (Sains dan Teknik)
·  Sosialisasi Gemar Membaca
1 X
Masyarakat
27
Rp. 20.000
2.)
PROGRAM FISIK
·  Kegiatan kelompok belajar
8 X
Siswa SD kelas 5 dan 6
14, 16, 18, 21, 23, 25, 28, dan 30
Rp. 50.000
Dwi Meilana (Sains dan Teknik “Matematika”)
·  Kegiatan TPQ
8 X
Anak-anak
10, 13, 17, 20, 24, 27, 31, dan 34
Rp. 100.000
Tochirun (Biologi)
·    Sains experiment
1 X
Siswa  SD
19
Rp. 105.000
Tia (Biologi)
·    Kuliah tujuh menit (Kultum)
23 X
Jama’ah Salat Taraweh
12-34
Mu’min (Sains dan Teknik)
C.      
BIDANG EKONOMI
1.)     
PROGRAM NON FISIK
·  Penyuluhan labeling dan perijinan
1 X
Kelompok Usaha
15
Rp. 20.000
Rinna (Ekonomi) dan Mu’min (Perikanan)
·  Sosialisasi strategi pemasaran
1 X
Masyarakat
26
Rp. 20.000
2.)     
PROGRAM FISIK
·  Pembentukkan   kelompok usaha
1 X
Masyarakat
15
Rp. 20.000
Tim KKN
·  Pembuatan manisan pepaya dan sari buah pepaya
1 X
Masyarakat
21
Rp. 150.000
Tim KKN
·  Pembuatan emping aneka rasa
1 X
Masyarakat
22
Rp. 150.000
Tim KKN
·  Pendampingan   labeling dan perijinan
1 X
Masyarakat
28
Rp. 100.000
Tim KKN
D.     
BIDANG LINGKUNGAN
1.)     
PROGRAM NON FISIK
·  Penyuluhan kebersihan lingkungan dan manfaat penghijauan
1 X
Masyarakat
10
Rp. 25.000
Wildan (Biologi) dan Dhanu (Pertanian)
·  Penyuluhan pemanfaatan lahan pekarangan
1 X
Masyarakat
11
Rp. 25.000
2.)     
PROGRAM FISIK
·  Gerakan kerja bakti
1 X
Masyarakat
6
Tim KKN
·  Pembuatan percontohan kolam ikan dan pendampingan
1 X
Masyarakat
14
Rp. 500.000
Tim KKN

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !