Contoh Proposal Skripsi Kuantitatif PENGARUH MOTIFASI EKSTRINSIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN QUR’AN HADITS

PENGARUH MOTIFASI EKSTRINSIK
TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN QUR’AN HADITS 
KELAS IV DI MI AL-KHOLIDIYAH KABUPATEN CILACAP
TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Latar Belakang Masalah

Mata pelajaran Al-Qur’an Hadits merupakan unsur mata pelajaran agama Islam (PAI) pada madrasah yang memberikan pemahaman kepada peserta didik tentang Al-Qur’an dan hadits sebagai sumber ajaran agama Islam. Mata pelajaran Al-Qur’an Hadits sebagai bagian yang integral dan pendidikan agama di Madrasah, secara substansial memiliki kontribusi dalam memberikan motivasi kepada peserta didik untuk memahami dan mempraktekkan nilai-nilai keyakinan keagamaan yang bersumber pada Al-Qur’an dan Hadits dalam bentuk akhlaqul karimah dalam kehidupan sehari-hari.
Mata pelajaran Al-Qur’an Hadits tidak hanya mengantarkan peserta didik untuk menguasai berbagai macam pengetahuan tentang Al-Qur’an dan Hadits, tetapi yang terpenting bagaimana peserta didik dapat mengamalkan ajaran-ajaran itu dalam kehidupan sehari-hari, maka dalam proses pembelajarannya harus menekankan keutuhan dan keterpaduan antara ranah kognitif, ranah afektif (minat, sikap, moral, nilai-nilai yang terkandung pada Al-Qur’an dan Hadits) dan ranah psikomotorik.
Mengajarkan materi-materi Al-Qur’an dan Hadits kepada anak MI tidaklah mudah. Seperti yang dialami oleh Ahmad Sugiarto, S.Pd.I selaku guru kelas IV MI Al Kholidiyah, kegiatan belajar mengajar yang dilakukan tidak selalu berjalan dengan lancar. Termasuk pada pembelajaran Al-Qur’an Hadits, muncul banyak permasalahan yang menghambat keberhasilan pembelajaran Al-Qur’an Hadits, salah satunya adalah kurangnya kemampuan siswa dalam memahami materi Al-Qur’an Hadits, hal ini dibuktikan dengan adanya beberapa siswa yang nilainya masih saja tidak mencapai KKM.
Berdasarkan wawancara yang dilakukan penulis dengan Bapak Ahmad Sugiarto, S.Pd.I pada hari Senin, 1 April 2013, diperoleh informasi bahwa prestasi belajar peserta didik di kelas IV MI Al Kholidiyah untuk mata pelajaran Al-Qur’an Hadits kurang memuaskan. Hal ini diketahui dari hasil ulangan harian siswa masih ada beberapa siswa yang memperoleh nilai di bawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) di sekolah tersebut, dari siswa kelas IV yang berjumlah 38 anak, baru 27 siswa atau sekitas 70 % yang memperoleh nilai di atas  KKM. Padahal Bapak Ahmad Sugiarto, S.Pd.I sudah melakukan pembelajaran aktif yaitu menggunakan pembelajaran cooperatif learning, tetapi masih saja hasilnya kurang memuaskan. Karena di MI Al Kholidiyah mentargetkan indikator minimal 80 % dengan ketuntasan belajar kelas (jumlah peserta didik yang mencapai ketuntasan belajar). Mencapai 80% dengan KKM yang telah ditetapkan yaitu sebesar 70.
Setelah penulis melakukan analisis, penulis menemukan beberapa faktor yang menentukan pencapaian hasil belajar. Menurut M. Dalyono (2005 : 55-60)  mengungkapkan beberapa faktor yang menentukan pencapaian hasil belajar, diantaranya:
Faktor internal (yang berasal dari dalam diri)
Yakni kesehatan jasmani dan rohani, intelegensi dan bakat, minat dan motivasi serta cara belajar dari siswa.

Faktor eksternal (yang berasal dari luar)
Yakni keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan sekitar.
Dari kedua faktor tersebut saling mempengaruhi, namun dalam penelitian ini, penulis menekankan pada faktor internal khususnya motivasi siswa yang bersifat ekstrinsik. Makin tepat motivasi yang diberikan, maka akan semakin berhasil pula keberhasilan itu. Oleh karena itu, motivasi belajar dapat diartikan sebagai daya penggerak psikis yang ada di dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar dan memberikan arah pada kegiatan belajar demi mencapai suatu tujuan dari pendidikan.
Menurut Hamzah B. Uno (2007: 4) dalam bukunya Teori Motivasi dan Pengukurannya, mengatakan bahwa berdasarkan sumbernya, motivasi dibedakan menjadi dua, yaitu motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Motifasi intrinsik ini timbul tidak memerlukan rangsangan dari luar, karena memang telah ada dalam diri individu sendiri yaitu sesuai dan sejalan dengan kebutuhannya. Sedangkan motivasi ekstrinsik timbul karena adanya rangsangan dari luar individu.
Dalam kaitannya dengan belajar. Motivasi intrinsik timbul karena tujuan yang ingin dicapai terletak dalam belajar itu sendiri (menambah pengetahuan, ketrampilan dan sebagainya). Sedangkan motifasi ekstrinsik anak belajar bukan karena belajar itu berarti baginya, melainkan mengharap sesuatu dibalik kegiatan belajar mengajar itu (misalnya nilai yang baik, hadiah, penghargaan atau menghindari hukuman, sehingga tujuan yang dicapai terletak diluar kegiatan belajar itu).
Dari latar belakang yang disebutkan diatas, penulis tertarik untuk mengetahui tentang pengaruh dari motivasi ekstrinsik terhadap prestasi belajar mata pelajaran Al-Qur’an Hadits kelas IV di MI Al Kholidiyah Kabupaten Cilacap tahun pelajaran 2012/2013.

Definisi Operasional

Untuk menghindari salah pengertian dan supaya dapat lebih dipahami maksud judul skripsi ini, maka penulis merasa perlu memberikan penjelasan terhadap kata-kata dalam judul skripsi ini, antara lain :
Pengaruh
Pengaruh adalah daya yang ada dan timbul dari suatu (orang, benda dsb) yang ikut membentuk watak kepercayaan atau perbuatan seseorang (poerwadarminta, 1984 : 664). Jadi yang dimaksud daya disini adalah kelabihan yang ada atau timbul dari motivasi ekstrinsik yang ikut mempengaruhi prestasi belajar. 
Motivasi Ekstrinsik
Motifasi adalah dorongan yang timbul dari seseorang secara sadar atau tidak untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu (Depdiknas, 2007 : 756).
Motivasi ekstrinsik adalah motif-motif yang aktif dan berfungsi karena adanya perangsang dari luar (Syaiful Bahri Djamarah, 2002 : 117).
Maksud dari pengaruh motivasi ekstrinsik dalam belajar yaitu daya yang timbul karena adanya rangsangan dari luar diri siswa. Seperti dari guru, orang tua, sekolah dan teman-teman, sebagai contoh siswa belajar karena ingin mendapat nilai yang baik, menghindari hukuman dari guru, ingin memperoleh hadiah yang diberikan guru, ingin mendapat pujian dari orang lain, menghindari ejekan dari teman-teman, siswa belajar karena itu merupakan tata tertib sekolah, menghindari ancaman tidak naik kelas, ingin lebih baik dari teman-temannya.
Prestasi Belajar
Prestasi adalah hasil yang telah dicapai (poerwadarminta, 1984: 768). Belajar adalah suatu proses yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu pembahasan tingkah laku yang baru secara keseluruhan sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya (Slameto, 1995:2).
Dari definisi diatas maka dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar adalah hasil yang dicapai setelah menjalankan proses untuk memperoleh suatu pembahasan tingkah laku yang baru.
Al-Qur’an Hadits
Zakiyah Daradja (2002 : 86) menjelaskan yang dimaksud dengan mata pelajaran Al-Qur’an Hadits adalah pendidikan dengan memalui ajaran Al-Qur’an Hadits, yang berupa bimbingan dan asuhan terhadap anak didik, agar nantinya setelah selesai pendidikan ini ia dapat memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an Hadits yang telah diyakininya secara menyeluruh serta menjadikan Al-Qur’an  Hadits itu sebagai pandangan hidup (Way of Life) di dunia dan akhirat.
Sedang yang dimaksud dalam skripsi ini Al-Qur’an Hadits adalah salah satu mata pelajaran yang diajarkan di MI Al-Kholidiyah.
Siswa MI Al-Kholidiyah
MI Al-Kholidiyah adalah Madrasah Ibtidaiyah Swasta yang bernaung dalam lingkup Kementrian Agama yang beralamat Jalan Jendral Gatot Subroto Nomor 32 Widarapayung wetan, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap.
Dalam skripsi ini, yang dimaksud siswa MI Al-Kholidiyah adalah semua siswa MI Al-Kholidiyah yang duduk di kelas IV pada tahun pelajaran 2013/2014.

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, maka yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah “Adakah pengaruh motivasi ekstrinsik terhadap prestasi belajar mata pelajaran Al-Qur’an Hadits kelas IV di MI Al-Kholidiyah Kabupaten Cilacap Tahun Pelajaran 2012/2013?”

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh motivasi ekstrinsik terhadap prestasi belajar mata pelajaran Al-Qur’an Hadits kelas IV di MI Al-Kholidiyah Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap Tahun Pelajaran 2012/2013.

Untuk mengetahui sejauh mana pengaruh motivasi ekstrinsik terhadap prestasi belajar mata pelajaran Al-Qur’an Hadits kelas IV di MI Al-Kholidiyah Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap tahun pelajaran 2012/2013.

Manfaat Penelitian
Untuk memberikan informasi sebagai bahan pertimbangan bagi MI Al-Kholidiyah pada umumnya dan bidang studi al-Qur’an Hadits pada khususnya.
Sebagai masukan tambahan pustaka STAIN Purwokerto berupa hasil penelitian.

Telaah Pustaka

Penelitian tentang pengaruh hafalan ayat Al-Qur’an dan Hadits pilihan dan tentang Al-Qur’an Hadits sudah banyak dilakukan. Dari hasil penelusuran yang dilakukan oleh peneliti terhadap kajian-kajian yang telah ada, ada beberapa skripsi yang meneliti tentang pengaruh hafalan ayat Al-Qur’an dan Hadits pilihan dan tentang Al-Qur’an Hadits.
Pertama, penelitian yang dilakukan oleh saudari Lu’luil Ma’nunah (STAIN Purwokerto 2009) dengan judul “Studi Korelasi kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an dengan prestasi belajar Al-Qur’an Hadits siswa kelas IX semester I MTs Ma’arif NU 2 Cilongok tahun pelajaran 2008/2009”. Dalam penelitian tersebut diungkapkan bahwa kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an ada korelasinya dengan prestasi belajar Al-Qur’an Hadits.
Kedua, penelitian yang dilakukan oleh saudari Emi Puji putranti (STAIN Purwokerto 2006) dengan judul “ Pengaruh Hafalan Juz Amma dan Hadist Pilihan Terhadap Prestasi Belajar al-Qur’an Hadits Siswa Kelas III MTs NU 1 Sumbang.”Dalam penelitian tersebut diungkapkan bahwa hafalan Juz Amma dan Hadits pilihan berpengaruh terhadap prestasi belajar Al-Qur’an Hadits.
Dari pustaka yang peneliti telaah terdapat kesamaan dan perbedaan dengan skripsi peneliti. Persamaannya adalah sama-sama mengkaji tentang prestasi belajar Al-Qur’an Hadits. Adapun perbedaannya adalah yang mempengaruhi prestasi belajar Al-Qur’an Hadits, lokasi, dan waktu penelitian.

Hipotesis

Hipotesis adalah suatu dugaan jawaban yang paling memungkinkan walaupun masih harus dibuktikan dengan penelitian. (Pratiwi, 2009 : 50-51)
Hipotesis dalam penelitian terbagi menjadi dua jenis hipotesis :
Hipotesis Nol, yaitu hipotesis yang menyatakan ketidakadanya hubungan antar variabel.
Hipotesis alternatif atau kerja, yaitu hipotesis yang menyatakan adanya hubungan antar variabel. (Suharsimi Arikunto, 2005 : 47)
Hipotesis nol menyatakan tidak ada pengaruh motivasi ekstrinsik terhadap prestasi belajar Al-Qur’an Hadits MI Al-KholidiyahKabupaten Cilacap Tahun Pelajaran 2012/2013.Sedangkan hipotesis kerja menyatakan ada pengaruh motivasi ekstrinsik terhadap prestasi belajar Al-Qur’an Hadits MI Al-KholidiyahKabupaten Cilacap Tahun Pelajaran 2012/2013.

Metode Penelitian

Dalam penelitian ini peneliti menggunakan beberapa metode yang disesuaikan dengan macam-macam data yang akan dikumpulkan. Adapun metode-metode tersebut adalah sebagai berikut :

Jenis Penelitian

Jenis penelitian ini adalah field research (lapangan) dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dalam melaksanakan langkah-langkah penelitiannya untuk mendapatkan data secara lebih lengkap, tepat dan terarah dalam waktu yang efisien.
Metode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang ditetapkan (Sugiyono, 2008 : 14).

Lokasi Penelitian

Penelitian ini berlokasi di MI Al-Kholidiyah yangberalamat Jalan Jendral Gatot Subroto Nomor 32 Widarapayung wetan, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap, dengan pertimbangan bahwa sekolah tersebut secara kuantitas merupakan MI tervaforit dan terbesar dari tiga MI yang berada di kecamatan Binangun, sehingga penulis ingin mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi proses pembelajarannya dilihat dari faktor motivasi ekstrinsik apakah ada pengaruhnya terhadap prestasi belajar yang dicapai oleh siswa khususnya dalam mata pelajaran Al-Qur’an Hadits.

Variabel Penelitian

Dalam penelitian ini, variabel dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu :
Variabel bebas atau variabel x(independent variabel), merupakan variabel yang mempengaruhi variabel lain atau menghasilkan akibat pada variabel lain, yang pada umumnya berada dalam urutan tata waktu yang terjadi lebih dulu.
Variabel terikat atau variabel y (dependent variable), merupakan variabel yang diakibatkan atau dipengaruhi oleh variabel bebas. (Nanang Martono. 2011 :57)
Yang menjadi variabel bebas dalam penelitian ini adalah motivasi ekstrinsik. Dan yang menjadi variabel terikat adalah prestasi belajar mata pelajaran Al-Qur’an Hadits.

Subjek Penelitian

Subjek penelitian adalah benda, hal, atau orang tempat variabel penelitian melekat. (Suharsimi Arikunto, 2005 : 99)

Populasi

Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek/subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2008 : 117).
Adapun subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV MI Al-Kholidiyah tahun pelajaran 2012/2013. Jumlah keseluruhannya adalah 42 siswa.

Sampel

Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi (Sugiyono, 2008 : 118). Apabila subjek kurang dari 100, lebih baik diambil semua, dan jika subjeknya besar dapat diambil antara 10-15% atau 20-25% atau lebih. (Arikunto, 1998 : 120). Berdasarkan pendapat tersebut penulis menggunakan penelitian populasi. Karena jumlah siswa kelas IV MI Al-Kholidiyah kurang dari 100 siswa. Dari sejumlah 42 siswa maka penulis membagi kedalam dua kelompok, yaitu 21 siswa sebagai kelompok kontrol dan 21 siswa untuk kelompok eksperimen.

Objek Penelitian

Objek dalam penelitian ini adalah pengaruh motivasi ekstrinsik terhadap prestasi mata pelajaran Al-Qur’an Hadits di MI Al-Kholidiyah.

Metode Pengumpulan Data

Untuk mengumpulkan data yang valid, maka peneliti menggunakan metode pengumpulan data sebagai berikut :
Metode Observasi
Observasi adalah cara menghimpun bahan-bahan keterangan (data) yang dilakukan dengan mengadakan pengamatan dan pencatatan secara sistematis terhadap fenomena-fenomena yang sedang dijadikan sasaran pengamatan. (Anas Sudijono, 2011 : 76)
Metode ini digunakan untuk mengamati proses pembelajaran mata pelajaran Al-Qur’an Hadits di MI Al-Kholidiyah. Dalam kegiatan ini penulis terlibat langsung dalam pembelajaran mata pelajaran Al-Qur’an Hadits di MI Al-Kholidiyah agar dapat memperoleh data yang benar-benar valid.
 
Metode Angket
Angket adalah daftar pertanyaan yang diberikan kepada orang lain yang dimaksudkan agar orang yang diberi tersebut bersedia memberikan respons sesuai dengan permintaan pengguna. (Suharsimi Arikunto, 2005 : 102-103)

Metode ini digunakan untuk memperoleh data dari responden tentang motivasi ekstrinsiknya (mencari hasil variabel X).

Metode Dokumentasi
Metode atau teknik dokumentasi adalah cara mengumpulkan data melalui peninggalan tertulis, seperti arsip, termasuk juga buku tentang teori, pendapat, dalil, atau hukum, dan lain-lain yang berhubungan dengan masalah penelitian. (Nurul Zuriah, 2009 : 191)

Metode ini dilakukan untuk mencari data tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan gambaran umum dari MI Al-Kholidiyah, yaitu tentang sejarah berdirinya, letak geografisnya, struktur organisasi, profil, jumlah siswa,nilai rapot, keadaan guru dan karyawan, serta sarana dan prasarana kegiatan belajar mengajar di MI Al-Kholidiyah.

Metode Interview
Interview atau wawancara adalah cara menghimpun bahan-bahan keterangan yang dilaksanakan dengan melakukan tanya jawab lisan secara sepihak, berhadapan muka, dan dengan arah serta tujuan yang telah ditentukan. (Anas Sudijono, 2011 : 82)

Metode ini digunakan untuk mencari informasi tentang perkembangan MI Al-Kholidiyah, kondisi dan pelaksanaan pembelajaran, bagaimana daya serap siswa terhadap proses pembelajaran, faktor apa saja yang mempengaruhi prestasi belajar siswa, tindak lanjut pembelajaran dan pengembangan pembelajaran.
Analisis Data
Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik, yaitu metode yang digunakan untuk menganalisa data yang bersifat kuantitatif yang berupa angka-angka yang kemudian untuk menganalisa  hipotesa dan selanjutnya untuk menarik kesimpulan ada atau tidaknya perbedaan yang signifikan antara variabel-variabel yang diteliti.

Untuk mengetahui dan menyimpulkan dari data yang telah diperoleh dalam penelitian maka perlu di analisa terlebih dahulu. Dalam menganalisa ada dua rumus yang digunakan, antara lain :
Data yang berupa angka (prestasi belajar) akan dianalisa dengan (t – tes, adapun rumus mencari t – tes adalah :

Loading...
t = (Mk-Me)/√((∑▒h^2 )/(N(N-1)))
Mk-Me    = masing-masing adalah mean dari kelompok kontrol dan mean dari kelompok eksperimen.
∑▒h^2 = jumlah deviasi dari mean perbedaan
N = Jumlah Subjek, (Hadi, 2004 : 226)

Apabila t – tes yang diperoleh lebih kecil dari pada nilai t dalem tabel, baik dalam taraf signifikan 5% maupun dalam taraf signifikan 1% maka tidak ada perbedaan prestasi belajar mata pelajaran Al-Qur’an Hadits antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen.

Data yang berupa frekuensi (pertanyaan atau sikap)
Adapun data yang diperoleh melalui angket yang mungkin dapat mempengaruhi prestasi belajar, akan penulis analisa dengan menggunakan analisa statistik yaitu Chi kuadrat.
x^2=∑▒(f_0-f_h)/f_h
Keterangan : x^2=  Chi kuadrat
f_0=  Frekuensi yang diperoleh dari sampel
f_h=  Frekuensi yang diharapkan dalam sampel sebagai pencerminan dari frekuensi yang diharapkan dalam populasi. (Hadi, 2004 : 259)

Sistematika Penulisan

Untuk memudahkan dalam memahami isi yang terkandung dalam skripsi ini, maka peneliti membagi menjadi tiga bagian, yaitu : bagian awal, bagian utama, dan bagian akhir, penjabarannya adalah sebagai berikut :

Dalam bagian awal terdiri dari halaman judul, halaman nota pembimbing, halaman pernyataan, halaman pengesahan, halaman motto, halaman persembahan, kata pengantar, abstrak, daftar isi, daftar tabel, dan daftar gambar.

Pada bagian utama, peneliti membagi menjadi lima bab, yaitu :
Bab I   : Pendahuluan, yang berisi latar belakang masalah, rumusan masalah, definisi operasional, tujuan dan manfaat penelitian, hipotesis, telaah pustaka, metode penelitian dan sistematika penulisan.
Bab II   :  merupakan landasan teori yang berisi motivasi ekstrinsik serta prestasi belajar Al-Qur’an Hadits yang meliputi tiga sub bab, yaitu:

Sub bab pertama adalah mata pelajaran Al-Qur’an Hadits yang meliputi pengertian Al-Qur’an Hadits, tujuan dan fungsi mata pelajaran Al-Qur’an Hadits, ruang lingkup mata pelajaran Al-Qur’an Hadits, materi mata pelajaran Al-Qur’an Hadits, pendekatan pembelajaran Al-Qur’an Hadits, dan penilaian hasil belajar Al-Qur’an Hadits.

Sub bab kedua adalah motivasi ekstrinsik, meliputi pengertian motivasi ekstrinsik, teori-teori motivasi, macam-macam motivasi, kegunaan motivasi, bentuk-bentuk motifasi belajar dan indikator siswa bermotivasi.

Sub bab ketiga adalah prestasi belajar, meliputi pengertian prestasi belajar, faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar.

Bab III  :  Gambaran umum MI Al-Kholidiyah, meliputi letak geografis, sejarah berdirinya, keadaan siswa dan guru, srana dan prasarana, struktur organisasi, prestasi yang diraih serta wilayah penelitian.
Bab IV  :  Bab ini merupakan hasil penelitian, yaitu berupa penyajian dan analisis data yang meliputi : Pertama, pelaksanaan penelitian meliputi metode penelitian, perlakuan atau eksperimen. Kedua, penyajian data terdiri dari data primer dan data sekunder. Ketiga, analisis data dengan rumus t-tes dan chi kuadrat.

Bab V  :  Penutup, meliputi kesimpulan, saran, dan kata penutup.
Sedang pada bagian akhir skripsi ini berisi tentang daftar pustaka, lampiran-lampiran dan daftar riwayat hidup.
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi. 1993. Manajemen Penelitian, Cet 2. Jakarta : Rineka Cipta
Arikunto, Suharsimi. 2005. Manajemen Penelitian. Jakarta : Rineka Cipta
Bahri Djamarah, Syaiful. 2002. Psikologi Belajar. Jakarta : PT Rineka Cipta
Darajat,Zakiyah.2002.Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta : Bumi Aksara
Depdiknas. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta :Balai Pusaka
Hamzah B. Uno. 2007. Teori Motivasi dan Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta : Bumi Aksara
M, Dalyono. 2005. Psikologi Pendidikan. Jakarta : PT. Rineka Cipta
Martono, Nanang. 2011. Metode Penelitian kuantitatif : Analisis isi dan Analisis Data sekunder. Jakarta : Raja Grafindo Persada
Pratiwi. 2009. Panduan Penulisan Skripsi. Yogyakarta : Tugu Publisher
Puji Putranti, Emi. 2006. Pengaruh Hafalan Juz Amma dan Hadist Pilihan Terhadap Prestasi Belajar al-Qur’an Hadits Siswa Kelas III MTs NU 1 Sumbang. Skripsi STAIN Purwokerto
Slameto. 1995.Belajar Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta : Rineka Cipta
Sudijono, Anas. 2011. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.Ma’nunah, Lu’luil. 2009. Studi Korelasi kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an dengan prestasi belajar Al-Qur’an Hadits siswa kelas IX semester I MTs Ma’arif NU 2 Cilongok tahun pelajaran 2008/2009. Skripsi STAIN Purwokerto
Sutrisno, Hadi. 2004. Statistik, jilid 2. Yogyakarta : Andi Ofset
Zuhriah, Nurul. 2009. Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan Teori dan Aplikasi. Jakarta : Bumi Aksara

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.