Deskipsi Spesies Panulirus longipes A

Deskipsi Spesies Panulirus longipes A. Milne-Edwards,
1868 (Decapoda : Palinuridae)
Deskripsi umum :
Panulirus longipes atau biasa disebut “Longlegged spiny lobster” adalah hewan
nocturnal dan hidup pada daerah terumbu karang yang airnya masih jernih (Myers,
2008). Lobster jenis ini terdapat didaerah Indo-Barat Pasifik. P. longipes termasuk kedalam ordo Decapoda,
yang kebanyakan dari ordo ini sangat terkenal dengan nilai-nilai ekonominya.
Jenis lobster ini juga banyak ditangkap untuk dijual atau dikonsumsi
(Anonimous, 2008).
Systematic Account:
Berdasarkan Holthuis (1991) taksonomi dari P. longipes adalah sebagai berikut :
Class : Malacostraca
    Orde : Decapoda
        Super Famili :
Palinuroidea
            Famili :
Palinuridae
               Sub Famili :
                  Genus : Panulirus
                      Species : Panulirus longipes A. Milne-Edwards 1868

Diagnosis
Lapisan antennular dengan 2 macam yang dipisahkan
duri-duri besar, dengan dipisahkan spinule-spinule kecil dibelakangnya. Kaki
luar dari maxilliped-ketiga . Tidak ada daerah pubescent pada somit abdominal dibelakang celah melintang. Sisi
anterior dari pleura somit abdominal
dua tanpa gigi yang berbeda. Celah melintang pada somit abdominal 2 sampai 4
mengikuti celah sepanjang sisi anterior dari penyesuaian pleuron. Tubuh
berwarna terutama cangkang abdominal dengan sangat banyak titik-titik yang
berbeda. Kaki dengan garis longitudinal yang cerah, yang terkadang hanya
berakhir sebelum sebuah titik pucat. Antennula dengan garis longitudinal (Edwards,
1868).
Deskripsi Morfologi

Total maksimal panjang tubuh P. longipes adalah 30 cm, dengan panjang rata-rata 20 sampai 25 cm.
Panjang maksimum carapace adalah 12
cm, dengan panjang rata-rata carapace
8 sampai 10 cm. Betina yang terkecil panjangnya mencapai 14 cm. P. longipes termasuk hewan nocturnal yaitu
hewan yang aktif mencari makan pada malam hari. Hewan ini dapat hidup pada
kedalaman laut 1-18 m di daerah bebatuan atau daerah coral reef (Edwards, 1868; Anonimous, 2008). Namun menurut Minami
(2001) P. longipes ditemukan pada
kedalaman 10, 20, 50, 80, 130, 200 dan 400 meter.
Panulirus longipes A
Panulirus longipes A
Habitat dan Distribusi
P. longipes
biasanya ditemukan di daerah terumbu karang pada kedalaman 1-18 m dan pada air
yang jernih, namun biasanya juga ditemukan pada daerah pantai seperti yang
ditemukan di Pulau Kuroshima, kepulauan Ryukyu bagian selatan Jepang (Inoue,
2002). Distribusi P. longipes
terdapat di Afrika Timur, Jepang, Thailand, Taiwan, Philipina, Indonesia, New
Guinea, sebelah Timur Australia, Moluccas, Tahiti, French Polynesia dan New
Caledonia (Holthuis, 1991).
Profil vertikal didasari atas suhu air dan salinitas,
ketinggian air diatas 60-70 meter akan bercampur baik dengan suhu air dan
salinitas dengan masing-masing 26 sampai 280C dan 34.7 psu. Dibawah
lapisan campuran suhu air menurun ditandai dengan bentuk permanen thermocline sekurang-kurangnya pada
kedalaman 500 meter, salinitas meningkat cepat ke maksimum pada kedalaman 150
meter. Kita disini sepakat dengan penyebaran secara vertikal dari phylum larva Panulirus longipes dan Scyllarus cultifer karena dua spesies
ini sangat berlimpah diantara larva yang telah dikoleksi dalam studi kasus ini.
Untuk P. longipes, total ada 25
spesimen diambil pada siang hari dan 15 pada malam hari. Banyak dari larva P. longipes (21 spesimen) diambil pada
kedalaman 80 meter sepanjang hari, tetapi tidak diambil pada kedalaman diatas
50 meter yang mana diambil pada kedalaman 10, 20, 50, 130 dan 400 meter saat
malam hari. Untuk melihat distribusinya dapat dilihat pada gambar dan table dibawah
ini (Minami, 2001). Untuk lebih jelas mengenai distribusi vertikal dari larva
phyllosoma dapat dilihat pada tabel dibawah ini.
Tabel 1. Distribusi Vertikal dari larva Phyllosoma
Depth (m)                                Day                                                         Night
10                                                
–                                                   4
(P. longipes)
                                                                                                  1
(P. ornatus)
                                                                                                  3
(P. cultrifer)
20                                               
–                                               
    4 (P. longipes)
                                                                                                  1 (P. penicillatus)
                                                                                                  1 (J. japonica)
50                                             –                                                 4 (P. longipes)
                                                                                                  5 (S. cultrifer)
                                                                                                  1 (Scyllarides sp.)
80                                 21 (P. longipes)                                                  –
                                                  2 (P. penicillatus)
                                                  3 (P. ornatus)                                           
                                                  3 (P. versicolor)
                                     44 (P. cultrifer)
                                      2 (P. martensii)
                                      1 (P. japonica)
130                                              
–                                               
    2 (P. longipes)
200                                
1 (P. longipes)                                          tidak ada data
                                     
1 (S. cultrifer)
                                      2 (Scyllarus sp.)
400                                   3 (P. longipes)                                                 1 (P. longipes)
                                      4 (S. cultrifer)
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa P. longipes yang banyak terdapat pada kedalaman
80 meter yaitu 21 spesimen, pada kedalaman 200 meter ditemukan 1 spesimen dan 1
spesimen pada kedalaman 400 meter. Sedangkan sample yang diambil pada malam
hari didapat 4 spesimen P. longipes
pada kedalaman 10 meter, 4 spesimen pada kedalaman 20 meter, 4 spesimen pada
kedalaman 50 meter, 2 spesimen pada kedalaman 130 meter dan 1 spesimen pada
kedalaman 400 meter (Minami, 2001).
Referensi
Anonimous. 2002. Taxonomy
and Nomenclature Panulirus longipes
. http://www.google.com [7
September 2008]
Anonimous. 2008. Systematic
Catalogue Of Species: Panulirus longipes
. http://www.google.com
[2 Desember 2008]
Anonimous. 2008. Udang
Karang
. http://www.tasikmalayakab.go.id
[7 September 2008]
Edwards. 1868. Marine
Lobster of the World Species: Panulirus longipes (longlegged spiny lobster)
.
http://www.google.com [7 September 2008]
Holthuis, L. B. 1991. Marine Lobsters of the World: An Annotated and Illustrated Catalogue of
Species of  Interest to Fisheries Known
to Date Vol. 13 No. 125
. Food ang Agriculture Organization of the United
Nations, Roma.
Inoue, N., Hideo Sekiguchi, dan Hiroshi Misaki. 2002.
Pueruli of Panulirus longipes bispinosus
(Crustacea, Decapoda, Palinuridae) Stranded on the Beach
of Kuroshima Island, Ryukyu Archipelago, Southern
Japan Vol. 68
No. 2; page 332-340.
Japan
Science and Technology Agency,
Japan.
Martin, Joel W. and George E. Davis. 2001. An Update Classification of the Recent
Crustacea
. Natural History Museum
of Los Angeles County, United States of America.
Minami, Hideki, Nariaki Inoue and Hideo Sekiguchi.
2001. Vertical Distributions of
Phyllosoma Larvae of Palinurid and Scyllarid Lobsters in the Western North Pasific
Journal of Ocenography Vol. 57 pp. 743 to 748
. Faculty of Bioresources Mie University, Japan.
Myers, P., R. Espinosa, C. S. Parr, T. Jones, G. S.
Hammond, and T. A. Dewey. 2008. The
Animal Diversity Web (online)
. Accessed at http://animaldiversity.org [7 September
2008]

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !