Artikel

Fenomena Alam, Embun Racun atau Embun Beku

Fenomena Alam, Embun Racun atau Embun Beku – Istilah embun racun didapat dari penyebutan masyarakat sekitar dataran tinggi dieng. Embun upas ini dapat merusak daerah pertanian sehingga masyarakat menamainya embun upas. Di Indonesia hanya ada beberapa tempat yang mampu menghadirkan fenomena ini, yaitu daerah dataran tinggi dieng dan pegunungan Jayawijaya. Namun di daerah yang dekat dengan kutub, hal ini merupakan kejadian biasa.

Apa itu embun upas dan kenapa bisa terjadi ??

Embun upas adalah embun yang muncul di pagi hari dan muncul seperti embun biasa namun berbentuk es. Pada malam hari uap air di udara akan mengalami kondensasi dan kemudian mengembun untuk menempel jatuh di tanah, dedaunan  atau rumput.

Air embun yang menempel dipucuk daun atau rumput akan segera membeku. Ini disebabkan karena suhu udara
yang sangat dingin, ketika mencapai minus nol derajat.

Embun Racun/ upas/ beku

Lalu kenapa embun tidak membeku diudara, tapi malah membeku di pucuk-pucuk rumput??

Saat pagi hari embun yang terbentuk dari uap air akan turun dari tempat yang lebih tinggi ketempat yang lebih rendah. Ini sesuai dengan hokum fisika bahwa udara akan bergerak dari suhu yang lebih panas ke suhu yang lebih rendah.

Dipagi hari kabut akan mendekati permukaan tanah, dimana semakin mendekat ketanah suhu akan semakin turun, pada jarak tertentu kabut akan berubah menjadi tetes air (embun) ketika suhu sangat dingin kabut tidah berubah menjadi air melainkan langsung berkondensasi menjadi beku dan menempel pada pucuk-pucuk tanaman. Karena hokum pergerakan udara inilah embun tebal di udara tetap berada sebagai kabut, namun yang menempel di rerumputan atau di dedaunan dapat merubah menjadi es.

Kenapa embun Beku dapat merusak tanaman??

Setelah bercerita tentang apa, bagaimana embun beku/upas terjadi, sekarang saya akan mencoba menjelaskan kenapa embun tersebut dapat merusak dan membunuh tanaman. Terutama tanaman pertanian.

Pada umumnya tanaman pertanian merupakan tanaman semak yang tidak terlalu tinggi. Perlu kembali diingat bahwa suhu udara di pagi hari sedang dalam proses tranformasi. Suhu yang berada dekat dengan permukaan bumi pasti lebih dingin dibandingkan suhu di udara.

Dalam kondisi ini, embun beku yang menempel pada daun-daun akan membuat kacau system fisiologis tanaman. Sel-sel tanaman yang tertempel embun beku tidak dapat melakukan fungi fisiologisnya. Regulasi akan terganggu karena cairan sel membeku. Proses fotosintesis tanaman juga akan terhambat. Dampaknya, setelah embun itu mencair tanaman akan layu dan mengalami kematian. Apalagi jika embun beku ini dapat bertahan berjam-jam. Dapat dipastikan seluruh tanaman pertanian akan mengalami kematian.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !