3 Faktor Kepemimpinan Efektif

Sebuah instansi, organisasi, ataupun kelompok akan berjalan/berfungsi efektif jika terdapat kepemimpina yang efektif pula. Kepemimpinan tampak begitu mudah dilakukan bagi orang yang telah menguasainya, tapi jelas akan terasa amat sulit dilakukan bagi orang-orang tidak mampu mengusai faktor-faktor yang menentukan dinamika kepemimpinan. Berikut adalah faktor yang akan membuat anda mempunyai kepemimpinan efektif :

Jadilah Seperti Yang Akan Anda Katakan

Kepemimpinan yang baik adalah kepemimpinan yang mampu memotivasi para bawahannya. Tapi sebelum anda memotivasi mereka, ingatlah bahwa orang tidak akan peduli terhadap apa yang akan anda katakan sebelum mereka melihat apa yang anda lakukan. Percuma menasehati baik seseorang jika anda belum melakukan kebaikan itu. Jika anda mampu menjadi teladan maka mereka akan mempercayai anda, kunci suatu kepemimpinan adalah kepercayaan.

Kerendahan Hati

Pemimpin besar bukanlah orang yang menempatkan dirinya lebih tinggi dari posisi orang-orang yang dipimpin. Tak cukup juga menyejajarkan dirinya dengan orang-orang, tapi harus lebih dari itu. Pemimpin sejati adalah menjadi bagian dari mereka rakyat-nya. Dengan begitu anda tidak akan pernah berlawanan dengan keinginan dan kehendak mereka, perasaan anda dan mereka adala perasaan yang satu. Kalau sudah seperti itu, mustahil bagi mereka akan meninggalkan anda. Pemimpin yang memimpin dengan egonya, mereka akan diikuti hanya selama saat berkuasa, pengaruhnya akan hilang dan sirna bersamaan dengan lengsernya jabatannya.
Gaya

Hal penting yang bisa digunakan untuk memimpin dan memikat hati adalah kesederhanaan. Hal ini sudah dibuktikan oleh Joko Widodo, dengan kesederhanaanya, beliau berhasil memikat banyak rakyat sehingga menjatuhkan pilihan terhadap beliau pada pemilihan presiden yang lalu, padahal beliau hanyalah “anak baru” dalam kancah perpolitikan Tanah Air.

Faktor Kepemimpinan Efektif
 

Orang akan lebih menyuakai pemimpin yang sederhana, baik itu penampilan, sikap dan implementasi gagasannya. Orang banyak menilai kepribadian anda dilihat dari penampilan dan sikap anda. Penampilan anda yang terlalu wah akan membuat mereka mempersepsikanmu sebagai orang yang sok. Sikap yang berlebihan juga anda akan dipandang sebagai orang yang egois, sombong dan bodoh. Dalam penyampaian dan penerapan gagasan, orang tidak akan respek kepada pemimpin yang menerapkan aturan yang ribet, njimet dan ruwet. Perjelas dan rapikanlah rencana anda, dengan begitu mereka akan mengikuti anda. Sebaliknya jika gagasan anda rumit, multi persepsi dan tak jelas, maka orang akan meninggalkan anda.

Kepribadian

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan seorang pemimpin yang bertanggung jawab dan terpercaya, hal itu mencakup hubungan antara sebagai pribadi dan sebagai pemimpin.

Pertama jangan mencampuradukan antara ambisi pribadi dan otoritas. Dengan mencampur adukan kedua hal tersebut anda akan cenderung memperbesar diri, bukan memperbesar organisasi atau kelompok yang anda pimpin. Dengan ambisi pribadi, tentu saja emosi anda akan sangat anda gunakan. Emosi tentu saja adalah hal buruk dari seorang pemimpin. Dengan menggunakan ambisi, bisa saja anda akan memeperoleh kepercayaan dan penguasaan, tapi jangan harap anda akan memperoleh pengikut yang setia.

Kedua, jangan meninggikan nada suara anda pada siapapun. Itu akan membuat wibawa anda hancur. Ketika anda tidak lagi memiliki wibawa, berarti anda akan kehilangan jimat yang sangat berharga, dan akan sangat sulit mendapatkan kembali jimat itu. Anda harus bisa menguasai dan mengontrol diri sendiri. Jika anda tidak bisa menguasai dan mengontrol diri sendiri, mana mungkin anda akan menguasai orang lain. Jika orang lain tak bisa dikuasai, mana mungkin ucapan anda akan mereka dengarkan.

Ketiga, Hormatilah orang lain, ketika anda menghormati orang lain berarti anda sedang meninggikan derajar anda. Dengan menghormati orang lain, berarti anda sedang membangun bangunan bernama karisma! Orang yang berkarisma akan menunjukan kepada orang lain betapa hebat dan besarnya orang lain tersebut, bukan betapa hebat dirinya sendiri. Pemimpin yang hebat, tidak akan menyuruh orang lain mempercayai ucapannya, melainkan membuat orang lain mempercayai dirinya sendiri. Jangan pernah meremehkan orang lain, seakan itu membuatmu lebih besar, tapi kenyataannya itu justru hal yang akan mengerdilkanmu.

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !