Hama Penggerek Buah Tomat ( Helicoperva asmigera )

Hama Penggerek Buah Tomat ( Helicoperva asmigera ) – Tanaman ini dapat di jumpai atau dapat tumbuh di atas ketinggian 1-1600 m dpl, yang di sukai tanaman ini adalah tanah yang gembur dan subur, dan tanaman ini sangat tidak menyukai air hujan  secara langsung dan tidak menyukai sinar matahari yang terik, tanaman ini memiliki batang yang  bercabang-cabang, dan berbulu halus dengan warna nya yang putih, dan daun yang majemuk,berumpun. Dan akar tanaman ini memiliki akar tunggal dan akar serabut yang tumuh di sekililing akaar tunggal nya, dimana akar serabut nya lah yang mempunyai fungsi untuk menyerap beberapa nutrisi untuk kelangsungan hidup nya.

Klasifikasi Tanaman tomat

 Kerajaan : Plantae

 Ordo     : Solanales

 Famili   : Solanaceae

 Genus : Solanum

 Spesies : S. lycopersicumTomat (Solanum lycopersicum syn.)

Dari pengenalan hama dan gejala serangan bahwa hama penggerek buah tomat pada tanaman tomat ini menimbulkan buah berlubang, biasanya kepala hama muncul di permukaan lubang. Tipe mulut Helicorpeva asmigera ini mempunyai tipe mulut penggigit dan mempunyai metamorfosis tidak sempurna serta pengamatan kami bersumber dari herbarium basah.

Klasifikasi

Kingdom         : Animalia

Divisi               : Arthropoda

Kelas               : Insecta

Ordo                : Lepidoptera

Famili              : Noctuide

Genus              : Helicoverpa

Spesies            : Helicoverpa armigera

Morfologi

Morfologi penggerek buah tomat (Helicoverpa armigera) terdiri atas caput, thorax, abdomen, mulut, mata, tungkai thorax, dan tungkai semu. Penggerek buah tomat (Helicoverpa armigera) merupakan ordo lepidoptera karena larva merupakan pemakan tumbuh-tumbuhan dan menjadi hama-hama yang serius pada tanaman budidaya, bahkan beberapa ada yang bersifat predator serangga lain, dan ada satu family (Epipyropidae) yang hidup sebagai ektoparasitoid pada hemiptera.

Siklus Hidup

Siklus hidup penggerek buah tomat (Helicoverpa armigera) berkisar selama 2 sampai 3 minggu yang dimulai dari telur, larva, imago dan lalat induk (Ngengat) Mula-mula ngengat betina meletakkan telurnya pada permukaan bawah daun atau buah tanaman tomat yang sudah tua kemudian telur berubah menjadi larva instar I, larva instar II, Larva Instar III, (dan pada saat larva inilah hama ini menyerang buah tomat dari dalam dan buah akan mengalami pembusukan) dan setelah kurang lebih 7 hari larva akan menjadi imago, dan kemudian menjadi lalat dewasa. Selanjutnya lalat muda dan lalat dewasa siap bertelur.

Gejala

Gejala serangan yang ditimbulkan larva lalat tomat diperoleh bahwa pada buah tomat yang terserang larva ini tampak buah tomat membusuk sebagian dan kadang pada buah terdapat lubang-lubang kecil dan disekitar lubang tersebut membusuk warna buah pucat tidak normal.

Pengendalian

Pengendalian serangga hama in dapat dilakukan dengan pengambilan larva dibuah tomat dan mematikannya, konservasi musuh alaminya berupa parasitoid telur Trichogramma nana Zehntn.

baca juga :

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !