DISCUS Ikan Hias Aquarium Air Tawar Serta Proses Pemijahannya

Setelah postingan sebelumnya yang membahas ‘Pembuatan Pakan ikan lele menggunakan kotoran sapi’ pada postingan kali ini chyrun blog akan berbagi informasi tentang Ikan DISCUS Ikan Hias Aquarium dan Proses pemijahanya. Sebelumnya mari kita lihat terlebih dahulu pengertian ikan hias yang satu ini.

 

DISCUS Ikan Hias Aquarium Air Tawar Serta Proses Pemijahannya
Ikan discus

Ikan discus sebenarnya bukan ikan asli Indonesia. Discus adalah spesies ikan air tawar yang berasal dari lembah Sungai Amazon, Amerika Selatan. Pada awalnya discus pertamakali dikenalkan di tahun 1840 oleh Dr. Heckel dengan nama Symphysodon Discus. Ada banyak spesies/ jenis dari ikan discus dari mulai warna, corak dan bentuk. Ikan ini kemudian menjadi ikan hias akuarium yang banyak dipelihara dan diminati oleh masyarakat pencinta ikan.

chyrun blog akan membahas dari proses Pemijahan, Pemeliharaan dan Potensi Penjualan ikan discus di Indonesia. Artikel akan di bagi dalam 3 postingan Baik, langsung masuk pada poin pertama terkait topik bahasan pada artikel kali ini yaitu PROSES PEMIJAHAN IKAN DISCUS DAN PEMELIHARAANNYA.

  • PROSES PEMIJAHAN DAN PEMELIHARAANNYA
  1. Agar proses pemijahan dapat berjalan dengan baik, terlebih dahulu persiapkan alat-alat untuk pemijahan seperti : Aquarium berukuran 40 x 50 atau 40 x 40 cm dengan tinggi disesuaikan, aerator, air yang telah didiamkan dalam beberapa hari bersuhu kurang lebih 29 calcius, media PVC/ alas aquarium sebagai tempat menempel telur ikan nantinya dapat juga menggunakan jewawut dari serabut kelapa yang disusun sedemikian rupa.
  2. Pada proses kedua, siapkan indukan ikan discus yang akan dipijahkan. Usahakan umur ikan sudah lebih dari 1 tahun. Pemilihan Induk dengan cara melakukan Streping di bagian venteral/ perut ke arah ekor, lalu lihat cairan apa yang keluar dari kemaluan/dubur ikan. Jika ikan sudah matang dan siap memijah, maka akan keluar cairan berwarna putih untuk induk jantan dan keluar cairan berwarna putih kekuning-kuningan (lebih kental) untuk ikan betina. Indukan dipilih berdasarkan selera/kemauan kita baik dari warna coraknya, namun yang paling penting adalah kondisi ikan tersebut sehat dapat dilihat dari pergerakan lincah dan tubuh ikan yang tidak cacat. # catatan : Cara membedakan jantan dan betina selain di streping yaitu dengan mengujinya. Berikut caranya, Masukan 2 discus yang diduga betina dalam ruang sekat yang lebih besar, lalu masukan 1 lagi discus disamping sekat yang ukurannya sempit. dengan cara ini ikan yang berjodoh dalam tempo 1 hari / 2hari telor akan cepat turun. Berjodoh atau tidak dapat dilihat dari perilaku ikan, apakah agresif atau tidak.
  3. Pada proses ketiga setelah semua siap, masukan 1 induk jantan dan 1 induk betina ke dalam satu aquarium yang sudah berisi air.
  4. Pemijahan biasanya akan terjadi paling cepat 24 jam dan paling lama selama 4 hari. Indikasi apakah pemijahan tersebut berhasil adalah munculnya telur-telur ikan di atas media PVC/ serabut kelapa. Dua hari setelah telur dibuahi, telur ikan akan menetas. Dalam kondisi ini induk akan menjaga telurnya dengan bersikap agresif dan memakan telur yang tidak terbuahi. Induk akan selalu memindahkan telur dengan menggunakan mulut, bukan di makan tapi induk berusaha untuk melindungi telur-telur tersebut.
  5. Dihari ke 4 biasanya larva sudah mulai berenang, pada hari ke empat ini larva belum membutuhkan makanan, karena masih memiliki cadangan makanan dalam perut. Induk pada hari ke 4 masih menjaga anakan dengan baik. # catatan : Pemberian pakan untuk induk sebaiknya setengah dari jumlah biasanya. Selain untuk menjaga air tetap bersih, juga untuk mengurangi resiko larva terkena penyakit dari makanan induk.
  6. Induk dengan warna lebih gelap akan lebih sering menjaga larva telur. Ini disebabkan pada habitat sebenarnya ikan discus merupakan mangsa dari ikan-ikan pemangsa. Larva yang di lindungi oleh induk dengan warna yang lebih gelap akan menyamarkan induk dan larva dari pemangsa. Itulah alasan induk yang mempunyai warna lebih gelap lebih intensif dalam menjaga telur dan larva.
  7. Setelah 6-7 hari, ambil salah satu induk. Ingat, ambil 1 induk dari 2 induk tersebut yang warnanya lebih terang. Kenapa? Penjelasanya sudah ada di poin sebelumnya.
  8. Jika sudah 10 hari  larva ikan discus sudah siap untuk diberi makanan tambahan seperti kutu air, ikan surta dll. # catatan : selama masa pemeliharaan oleh induk, larva akan senantiasa dilindungi oleh indukan. Saran saja, pisahkan indukan setelah dirasa anakan sudah agak besar dan siap lepas dari indukan.

Semoga Artikel ini Bermanfaat

One thought on “DISCUS Ikan Hias Aquarium Air Tawar Serta Proses Pemijahannya

  1. Pingback: Tips Memilih Ikan Hias Discus untuk Aquarium Dan cara Pemeliharaan - Chyrun.com

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !