Kelapa, Tanaman Kaya Manfaat

Kelapa, Tanaman Kaya Manfaat – Dalam taksonomi tumbuh-tumbuhan, tanaman kelapa dimasukan ke dalam klasifikasi sebagai berikut

Spesies : Cocos nucifera L

Genus : Cocos

Familia : Palmae

Ordo : Palmales

Kelas : Monocotyledonae (biji berkeping satu)

Sub-Divisi : Angiospermae (biji tertutup)

Divisi : Spermathophyta (tumbuhan berbiji)

Kingdom : (Plantae)

Kelapa adalah jenis tanaman yang mempunyai buah cukup besar dan banyak. Mempunyai batang yang berdiri tegak dan tidak bercabang dengan ketinggian mencapai 15 meter. Daun yang berpelepah dengan sirip-sirip lidi yang berada ditiap helainya. Mempunyai buah yang terbungkus serabut dan batok yang cukup kuat.

Kelapa, Tanaman Kaya Manfaat
pohon kelapa

Kelapa merupakan tanaman tropis yang sudah lama dikenal di Indonesia. Bisa dilihat dari penyebaran tanaman kelapa yang ada dihampir seluruh Indonesia.

Selain itu hasil dari pohon kelapa berupa minyak kelapa mulai diperdagangkan ke Eropa sejak abad ke-19. Tahun 1880 dari daerah Minahasa juga mengekspor kopra ke Eropa. Itu bisa menjadi contoh dan alasan bahwa kelapa sudah menjadi komoditi komersial sejak lama.

Alasan kelapa menjadi komoditi komersial adalah karena semua bagian dari tanaman kelapa dapat dimanfaatkan, sehingga pohon ini ada yang menyebutnya pohon kehidupan. Akar dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan minuman atau bahan baku pembuatan zat warna.

Batang kelapa dapat digunakan sebagai bahan bangunan, bahan perabot, hingga digunakan sebagai jembatan darurat. Daun dapat digunakan sebgai pembungkus kupat, bahan baku obat tradisional, dan sebagai atap alami. Lidi dari daun tersebut dapat digunakan untuk membuat sapu.

Buah kelapa yang terdiri dari serabut, tempurung (batok), daging, dan air. Berikut penjelasan mengenai potensi dan manfaat dari bagian tanaman kelapa:

Serabut

Serabut kelapa kadang dianggap sebagai sisa dari dri kelapa yang tidak memiliki nilai apa-apa kecuali untuk bahan bakar tungku saja. Namun serabut sesungguhnya mempunyai potensi komersial yang cukup tinggi. Melaui tangan dan jiwa yang kratif sabut kelapa dapat diolah menjadi berbagai bentuk kerajinan seperti kesed, tas, topi, sandal, pot, hingga kasur dari serabut kelapa. Tentu saja diera modern dan pasar bebas sekarang ini produk-produk diatas dapat dipasarkan hingga ke luar negeri yang selanjutnya akan menjadi omset bernilai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Tempurung (Batok)

Secara tradisional dapat digunakan sebagai gayung, mangkuk, dan alat dapur lainnya. Batok kelapa yang bersifat keras dan tahan lama cocok sekali dijadikan berbagai kerajianan kratif. Bahkan hanya dengan membuat kerajinan dari batok kelapa, seorang pria di Bantul, Jogjakarta, mendapatkan penghasilan hingga miliaran rupiah.

Kelapa, Tanaman Kaya Manfaat
kerajinan batok kelapa

Selain digunakan untuk kerajinan, batok kelapa dapat dibakar untuk dimanfaatkan arangnya. Arang batok kelapa ini adalah bahan baku untuk kosmetik sehingga dicari oleh pabrik-pabrik. Kemudian dicari juga oleh para pelaku bisnis kuliner sebagai bahan bakar alternative.

Arang batok kelapa juga dapat diolah menjadi briket, yang sangat potensial menjadi bahan bakar pengganti minyak tanah dan elpiji. Briket arang batok kelapa ini sekitar sepuluh ribu per kilogram.

Daging

Jelas! Ini adalah bagian paling utama yang dimanfaatkan dari pohon kelapa. Banyak sekali manfaat yang bisa diambil dari daging kelapa ini, khususnya adalah untuk konsumsi, baik konsumsi secara langsung ataupun diolah kembali.

Secara umum memang pemanfaatan daging kelapa ini menjadi daua produk yang sangat familiar bagi kita, yaitu minyak kelapa dan kopra.

Air kelapa

Air kelapa dijadikan konsumsi yang banyak mengandung manfaat bagi tubuh.

Kandungan nutrisi dari air kelapa antara lain:

  1. Vitamin C
  2. Asam nikotonat
  3. Asam pantotenat
  4. Bioton
  5. Riboflavin
  6. Asam folat
  7. Protein
  8. Mineral
  9. Karbohidrat

Sedangkan manfaat adari air kelapa diantaranya dalah:

  1. Mencegah dehidrasi
  2. Memperbaiki sistem imunitas
  3. Menetralisir racun
  4. Menurunkan demam
  5. Mengobati pentakit usus, kolera, cacar, dan campak
  6. Kemudian untuk kebutuhan indutri, air kelapa digunakan sebagai bahan nata de coco dan minuman elektrolit.

Cairan nira

Cairan kelapa atau nira pada umumnya diproses menjadi gula kelapa. Nira adalah cairan bening yang didapat dari mayang kelapa yang secara alami masih tertutup (dibuka oleh manusia untuk diiris mayang tersebut).

Untuk memperoleh nira dilakukan dengan cara yang disebut dengan penyadapan atau penderesan nira, yang dilakukan oleh petani dengan cara yang masih tradisional. Satu mayang dapat menghasilkan sekitar setengah liter setiap harinya.

Kemudaian nira itu dikumpulkan dalam wajan besar dan dimasak terus sampai menjadi gula lalu dijual. Gula hasil pengolahan nira biasanya digunakan sebagai bahan baku utama pembuatan kecap.

Baca Juga : Penderes Gula Kelapa, Pekerjaan Penuh Resiko

Kandungan gizi yang terdapat dalam nira antara lain adalah karbohidrat, kalium, protein, lemak, kalsium, zat besi, fosfor, vitamin B kompleks, sodium, riboflavin dan nutrisi lainnya.

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !