Kelompok Primer dalam Masyarakat Ideal

Kelompok Primer dalam Masyarakat Ideal

Kelompok Primer – Charles Horton Cooley pada tahun 1909, mengatakn bahwa kelompok primer atau  primary group  adalah suatu kelompok yang anggota anggotanya berhubungan akrab, personal, dan menyetuh hati dalam asosiasi dan kerja sama. Sedangkan kelompok sekunder adalah kelompok yang anggota anggotanya berhubungan tidak akrab, tidak personal, dan tidak menyentuh hati.

Kelompok ini berdasarkan karakteristik komunikasinya,

sebagai berikut :

  • Kualitas komunikasi pada kelompok primer bersifat dalam dan meluas.
  • Komuikasi pada kelompok primer bersifat personal
  • Komunikasi kelompok primer lebih menekankan aspek hubungan dari pada aspek isi, sedangkan pada kelompok sekunder adalah sebaliknya
  • Komunikasi kelompok primer cenderung ekspresif, dan kelompok sekunder instrumental
  • Komunikasi kelompok primer cenderung informal, sedangkan kelompok sekunder formal

Menurut George Homan dalam Myazinda (2008) kelompok primer merupakan sejumlah orang yang terdiri dari beberapa orang yang acapkali berkomunikasi dengan lainnya sehingga setiap orang mampu berkomunikasi secara langsung (bertatap muka) tanpa melalui perantara.

Misalnya, keluarga, RT, kawan sepermainan, kelompok agama, dan lain-lain. Dalam kelompok primer terdapat interaksi sosial yang lebih intensif dan lebih erat diantara mereka dari pada kelompok sekunder. Dalam kelompok primer terjadi hubungan yang face to face group, yaitu kelompok sosial yang anggotanya sering berhadapan muka antara satu dengan yang lainnya dan saling mengenal dari dekat, sehingga saling berhubungan lebih erat.

Peranan kelompok primer dalam kehidupan individu besar sekali karena di dalam kelompok inilah individu berkembang dan dididik sebagai mahluk sosial. Di dalam kelompok inilah individu mengembangkan sifat-sifat sosial seperti mengindahkan norma-norma, melepaskan kepentingan dirinya demi kepentingan kelompok, belajar bekerjasama dengan individu lain,dan mengembangkan kecakapannya guna kepentingan kelompoknya.

Contoh kelompok primer adalah, keluarga, rukun tetangga,kelompok kawan sepermainan, kelompok belajar dsb. Sifat interaksi dalam kelompok primer ini bercorak kekeluargaan dan lebih berdasarkan simpati.Kelompok primer seperti keluarga memainkan peran kunci dalam pengembangan diri. Sebagai suatu kelompok kecil, keluarga pun berperan sebagai suatu pelindung terhadap ancaman kelompok lebih besar yang disebut masyarakat. Keluarga mempunyai arti penting primer dalam pembentukan orientasi dasar pasangan latin ini, sebagaimana yang nanti akan berlaku di kemudian hari bagi anak-anaknya.

Caplov ( dalam Sarwono, 2005 ) membagi kelompok kecil menjadi dua jenis berdasarkan ukurannya antara lain, kelompok primer dan bukan primer. Kelompok primer adalah kelompok yang jumlah anggotanya 2 -20 orang dan tiap anggota berinteraksi dengan setiap anggota lainnya dalam kelompok. Sedangkan, kelompok Yang jumlahnya anggotanya 3-30 orang dan interaksi antar anggotanya tidak seintensif pada kelompok primer ( teman sekelas, kelompok arisan, panitia kecil ). Oleh karenanya termasuk kedalam kelompok kecil yang tergolong mudah untuk diperlajari.

Demikian artikel Kelompok Primer dalam Masyarakat, semoga bermanfaat

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !