Kemajuan Teknologi Komunikasi dan Penurunan Nilai Silaturahmi

Komunikasi dan teknologi – Pengetian komunikasi menurut KBBI adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami. Komunikasi mutlak harus ada dalam interaksi manusia sebagai makhluk sosial.

Ayah kepada anak-anaknya, guru kepada murid, manager kepada karyawannya, pemberitaan di media massa, hingga pemimpin negara kepada rakyatnya. Itu adalah komunikasi yang terbagi dalam masing-masing jenisnya.

Pola komunikasi yang digunakan pada zaman dahulu adalah pola komunikasi langsung, dimana seseorang akan bertatap muka langsung tanpa melalui media kepada pihak yang lain. Pola ini contohnya adalah transaksi jual beli dipasar.

Seiring perkembangan zaman, komunikasi tak bisa terhindar dari sentuhan teknologi. Kini tercipta dan hadir secara masiv ditengah-tengah kita alat-alat dan media-media komunikasi yang tentunya memudahkan kita dalam berkomunikasi. Saya ambil contoh ketika seseorang ingin mengetahui kabar dari kerabat yang jauh, dahulu orang harus mengunjungi langsung kerabatnya tersebut. Sekarang cukup dengan telephone atau handphon, maka akan mengetahui kabar kerabat tersebut. Pertama tidak usah menghabiskan banyak biaya transportasi untuk bepergian, kedua waktu yang dihabiskan juga sangat sedikit.

Media-media komunikasi yang telah ditemukan seperti facebook, twitter, instagram dan sebagainya juga menjadi sarana penting dalam berkomunikasi dengan dunia luar, melewati batas sosial dan batas geografis yang ada. Media tersubut seakan malah sudah menjadi bagian dari organ tubuh kita, yang kita seakan mati bila tidak mengaksesnya.

Kemajuan teknologi komunikasi telah memberi kemudahan yang sangat besar dalam interaksi manusia. Pola-pola komunikasi sudah tercover dalam media-media komunikasi sekarang ini. Entah apalagi kecanggihan yang akan tercipta dimasa depan, yang tentunya akan semakin memanjakan manusia.

Silaturahmi

Silaturahmi berasal dari kata shilah & rahim , shilah berasal dari washala-yashilu-wasl(an)wa shilat(an) artinya hubungan. Sedangkan rahim jamaknya arham, yaitu rahim atau kerabat.

Disimpulkan bahwa silaturahmi adalah hubungan dengan kerabat ataupun orang lain dengan tujuan untuk membangun ataupun menjaga kekerabatan.

Silaturahmi dalam kebiasaan jawa disebutnya kunjungan ataupun sowan kepada yang lebih tua ataupun dituakan.

Kemajuan Teknologi & Nilai Silaturahmi

Suatu hari panitia pengajian berniat mengundang salah seorang kyai untuk mengisi acaranya tersebut melalui handphone,
Panitia    : “Assalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh..”
Kyai        : “ Wa’alaikumusalam warahmatullahi wabarakatuh..”
Panitia    : “ Bapak kyai, kami berniat mengadakan pengajian dan mengundang Bapak-

                    Kyai sebagai   pembicaranya, apakah Bapak bisa?”
Kyai        : “ Bisa, tapi karena anda mengundang saya lewat telephone maka saya-

                     mengisi pengajiannya pun akan melalui telephone”
Panitia    : ?$@%$?!

Apapun itu pasti akan ada sisi positif dan negatifnya, termasuk juga kemajuan teknologi komunikasi. Disisi satu komunikasi akan memudahkan dan menggampangkan manusia itu sendiri, tapi disisi lain justru kemajuan tersebut akan membuat manusia memudahkan, menggampangkan dan menyepelekan suatu hal. Contoh interaksi diatas adalah contoh yang bisa menggambarkan kondisi sekarang ini.

Kemajuan Teknologi Komunikasi dan Penurunan Nilai Silaturahmi
alat komunikasi modern

Manusia tidak bisa lagi membedakan pola komunikasi mana yang sesuai digunakan. Asalkan itu mudah, praktis, hemat, efektif maka itu akan dilakukan. Tak peduli lagi seberapa besar kepantasan dan bobot nilai komunikasi yang dia lakukan. Diakui atau tidak kita pasti sering melakukan itu.

Contoh yang sudah sangat dibiasakan adalah mengirim sms ke banyak ataupun bbm secara broadcast massager yang biasanya berisi ucapan yang bersifat umum tanpa menyebutkan nama dari yang dituju, apa itu sebuah kosopanan?

Misalnya lagi permintaan maaf pada saat lebaran. Permohonan maaf kan hal yang sangat sakral dan hakiki, tapi kadangkala kita mengucapkannya dengan cara mengirim ke banyak, sekali lagi apa itu sesuai porsinya?

Kemajuan teknologi tidak bisa kita hindari, kita harus mengikutinya agar tidak ketinggalan zaman. Namun dalam penggunaannya haruslah dapat memilah dan memilih kapan, dimana dan siapa yang kita ajak berkomunikasi. Jangan sampai berbagai kemudahan mengalahkan nilai dan bobot silaturahmi kita.

-RianNova-

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !