Kondisi Ekonomi Dan Politik Desa Kalitapen

Kondisi Ekonomi Dan Politik Desa Kalitapen – Selamat datang di media sederhana asal desa kalitapen. Yah web ini di bangun salah satunya oleh warga asal desa Kalitapen.

Karena saya bangga menjadi warga kalitapen, maka kali ini saya ingin mengetengahkan perkembangan ekonomi di desa kalitapen di lihat dari sudut mata saya sendiri.

Bagi waga kalitapen yang membaca web sederhana ini, saya sampaikan terimakasih. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya warga desa Kalitapen.

Oke, mari kita mulai membahas ekonomi desa Kalitapen.

Desa Kalitapen adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Purwojati. Dan Purwojati sendiri masuk dalam kategori IDT ( Inpres Daerah Tertinggal ). Nah lho, kecamatan Purwojati masuk dalam kategori Daerah Tertinggal Di Kabupaten Banyumas.

Kondisi Ekonomi Dan Politik Desa Kalitapen
Ini Nih Logo Sepak Bola Desa Kalitapen

Sebelum masuk membahas Desa Kalitapen, Anda tahu ada berapa Desa di Kecamatan Purwojati?, kalo tidak salah ingat ada 10 Desa kan yah :

  1. Purwojati
  2. Kelapa sawit
  3. Karangmangu
  4. Kaliputih
  5. Karangtalun Lor
  6. Kaliwangi
  7. Kalitapen
  8. Karangtalun Kidul
  9. Kaliurip
  10. Gerduren

Menurut data survey yang di lakukan pemerintah daerah Banyumas pada tahun 2010 melalui badan statistik daerah, Kecamatan Purwojati merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk paling sedikit yaitu sejumlah 31.495 jiwa, terdiri dari 15.678 laki-laki dan 15.817 perempuan di banding dengan kecamatan lain di Kabupaten Banyumas.

Lalu Bagaimana Dengan Desa Kalitapen Itu Sendiri?

Dari Sisi Ekonomi

Desa kalitapen adalah desa yang masyarakatnya mengandalkan ekonomi dari sistem pertanian, perdagangan dan Penderes Gula kelapa (Ngumebna Badeg). Haha…

Saya bersyukur, seiring dengan musim hujan, Perekonomian Desa Kalitapen mulai bergeliat. Yang Tani sudah bisa ngrumat sawah, dan yang berprofesi penderes seperti bapak saya sudah bisa kembali nderes setelah sempat vakum karena musim kemarau panjang.

Kegiatan ekonomi desa kalitapen yang menurut saya paling bergeliat adalah pada sektor perdagangan. Yah, setelah di bangun sebuah pasar baru terlihat aktifitas warga semakin intens melakukan jual beli.

Kondisi Ekonomi Dan Politik Desa Kalitapen
Pasar

Meskipun pasar masih di kuasai oleh golongan-golongan borjuis (Orang Kaya)  desa, namun setidaknya dengan adanya pasar di desa Kalitapen akan membuka peluang kemajuan ekonomi masyarakatnya.

Oh iya, Ada yang terlewatkan, selain tiga sektor ekonomi tersebut, masyarakat desa Kalitapen juga banyak yang merantau ke luar daerah bahkan ke luar negeri bro..wuih..

Kebenyakan si pergi ke Jakarta. Terutama pemuda dan pemudinya. Tentunya ini juga akan mempengaruhi pendapatan perkapita penduduknya. Coba saja, kita dapat merasakanya ketika musim lebaran, uang dari kota yang di bawa oleh penduduk yang merantau akan masuk dan di belanjakan di Desa kalitapen, tentu akan menambah peredaran uang di desa tersebut..

Pemerataan ekonomi warga desa Kalitapen masih sedikit timpang, terutama karena dominasi orang-orang kaya. Yah kan yang namanya mau usaha kan pasti butuh duit, orang yang punya duit pasti menang.

Ada juga masyarakat kalitapen yang berprofesi sebagai PNS / Pegawai Negeri Sipil dan juga Pegawai Honorer. Kalau saya sendiri mungkin bisa di kategorikan sebagai perantauan.

Dari Sisi Budaya dan Pariwisata

Budaya desa kalitapen sudah terjadi Islamisasi, artinya sebagian warganya memeluk agama islam. Namun budaya kejawen masih nampak karena faktor alkulturasi/ percampuran Kejawen dan Islam. Kita masih bisa melihat Selametan, Tumpengan dan juga tahlilan.

Budaya gotong royong seperti kerja bakti dan membangun rumah masih ada, meskipun kini sudah jarang terlihat. Bahasa yang digunakan dominan menggunakan bahasa Banyumasan, dan beberapa menggunakan bahasa kromo jawa, pada momen-momen tertentu saja.

Nah, kalitapen memiliki sebuah kebanggaan, Desa Kalitapen memiliki wisata yang sudah terkenal di kabupaten Banyumas. Yaitu Wisata Gunung Putri. Namun sayang, sempat di coba untuk pembangunan, namun akhirnya mangkrak dan ‘Balo”.

Sayang sekali, ini mungkin butuh perjuangan dari masyarakat Desa kalitapen, terutama pihak pemerintahan desa untuk melihat potensi Ekonomi, jika loka wisata Gunung Putri benar-benar di maksimalkan.

Kondisi Ekonomi Dan Politik Desa Kalitapen
Gn. Putri

Ini mungkin masukan dan kritik untuk pemerintahan desa kalitapen, terlepas dari alasan di belakangnya kenapa pembangunan gunung putri berhenti. Namun kami warga Kalitapen berharap Pemerintah dan Warganya memiliki semangat yang sama untuk memajukan Desa Kalitapen, salah satu caranya dengan membangun tempat wisata Gunung Putri. Karena dari situ kita bisa mengenalkan Desa Kalitapen ke Dunia Luar yaitu dengan Pariwisata.

Kalitapen Dari Segi Politik

Hmm, mungkin ini agak sensitif, namun saya akan berusaha menuliskan dengan bijak. Desa Kalitapen dari segi pemerintahan desa.

Pertanyaan saya sebagai warga desa Kalitapen adalah,

  1. Prestasi apa yang sudah Desa Kalitapen dapat, setidaknya di lingkup Kecamatan?
  2. Apa program pemerintah Desa yang berdampak positif dan nyata kepada masyarakatnya?
  3. Apakah Pelayanan sudah maksimal?

Pertanyaan tersebut saya ajukan untuk pegawai pemerintahan desa, namun siapa saja bisa menilai dan menjawab.

Sebagai masyarakat kalitapen, Saya mengapresiasi pelayanan yang dilakukan pemerintah desa. Meskipun masih banyak kekurangan.

Tulisan ini hanya sebagai gambaran kasar dari kondisi Desa Kalitapen versi saya, semoga perkembangan desa Kalitapen kedepan semakin baik, baik dari ekonomi, politik dan pariwisatanya. Kalitapen memiliki potensi yang luar biasa, tinggal bagaimana kita sebagai warga kalitapen memerankan peranya. Mungkin saya hanya bisa menulis, jadi saya menulis tentang apa saja terutama hal positif yang ada di Desa Kalitapen.

Semoga Artikel Indi dapat Bermanfaat

2 thoughts on “Kondisi Ekonomi Dan Politik Desa Kalitapen

    1. Tohir

      gurih apane ly…haha…pd puasaan ning kalitapen ora?

      Reply

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !