Pentingnya Kriteria Dan Syarat Kebersihan Alat Makan

Pentingnya Kriteria Dan Syarat Kebersihan Alat Makan – Peranan peralatan makan dan masak dalam higiene sanitasi makanan sangat penting karena merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari prinsip-prinsip hygiene sanitasi makanan. Peralatan makan dan masak perlu dijaga kebersihannya setiap saat dipergunakan.

Dengan membersihkan peralatan secara baik, akan menghasilkan alat pengolahan makanan yang bersih dan sehat. Peralatan makan meliputi piring, gelas, mangkuk, cangkir, sendok, pisau, dan garpu. Peralatan dapat berupa peralatan kaca, logam atau tembikar. Peralatan masak meliputi kuali, dandang, serokan, pisau, talenan, oven, dan sebagainya.

Perlindungan peralatan makan dimulai dari keadaan bahan. Bahan yang baik adalah bahan yang tidak larut dalam makanan, mudah dicuci, dan aman untuk digunakan. Peralatan utuh,aman,dan kuat, peralatan yang sudah retak, atau pecah selain dapat menimbulkan kecelakaan juga menjadi sumber pengumpulan kotoran karena tidak akan dapat tercuci sempurna.

Kriteria dan Syarat Alat makan

Berdasarkan petunjuk pelaksanaan dalam pengumpulan data alat usap makanan oleh Kepmenkes Nomor.1098/Menkes/SK/VII/2003 yang disajikan dalam persyaratan peralatan makanan bahwa tidak boleh bakteri lebih dari 100 koloni/cm² permukaan alat dan tidak mengandung E.coli.

Menurut Depkes RI, persyaratan peralatan makanan adalah sebagai berikut

  1. Peralatan yang kontak langsung dengan makanan tidak boleh mengeluarkan zat beracun yang melebihi ambang batas sehingga membahayakan kesehatan.
  2. Peralatan tidak  rusak, retak dan tidak menimbulkan pencemaran terhadap makanan.
  3. Permukaan yang kontak langsung dengan makanan harus tidak ada sudut mati, rata halus dan mudah dibersihkan.
  4. Peralatan harus dalan keadaan bersih sebelum digunakan.
  5. Peralatan yang kontak langsung dengan makanan yang siap disajikan tidak boleh mengandung angka kuman yang melebihi ambang batas, dan tidak boleh mengandung E.coli.
  6. Cara pencucian peralatan harus memenuhi ketentuan : 1)    Pencucian peralatan harus menggunakan sabun atau deterjen air dingin, air panas, sampai bersih, 2)    Dibebas hamakan sedikitnya dengan larutan kaporit 50 ppm, air panas  800o C selama 2 menit.
  7. Peralatan yang sudah didesinfeksi harus ditiriskan pada rak-rak anti karat sampai kering sendiri dengan bantuan sinar matahari atau buatan  dan tidak boleh dilap dengan kain.
  8. Semua peralatan yang kontak dengan makanan harus disimpan dalam keadaan kering dan bersih,  ruang penyimpanan peralatan tidak lembab, terlindung dari sumber pengotoran /  kontaminasi dan binatang perusak.

Menurut Depkes RI (2004), peralatan makan yang kita gunakan harus bersih, agar kita terhindar dari kemungkinan penularan penyakit. Oleh karena itu perlu dilakukan uji sanitasi alat makan. Cara sederhana untuk memastikan alat makan kita bersih atau tidak, bisa dilakukan dengan uji kebersihan alat, salah satunya dengan menguji kebersihan secara bakteriologis dilakukan dengan cara:

  • Pengambilan usapan kapas steril (swab) pada peralatan yang disimpan. Nilai kebersihan dihitung dengan angka sebagai berikut: 1)    Angka kuman sebanyak-banyaknya 100/cm dari permukaan alat yang diperiksa, 2)    Angka kuman E.coli harus 0/cm2.
  • Pengambilan usapan kapas steril pada peralatan dilakukan segera setelah pencucian. Hal ini untuk menguji proses pencucian karena semakin lama akan semakin banyak terjadi pencemaran bakteri yang berasal dari udara dan akan memberikan penyimpangan lebih tinggi dari keadaan yang sebenarnya.

Cara yang dapat dilakukan untuk menguji kebersihan alat lainnya adalah secara fisik. Menurut Depkes RI adalah sebagai berikut.

  • Menaburkan tepung pada piring yang sudah dicuci dalam keadaan kering. Bila tepungnya lengket, pertanda pencucian belum bersih.
  • Menaburkan garam pada piring yang kering, pertanda pencucian belum bersih.
  • Penetesan air pada piring yang kering. Bila air jatuh pada piring ternyata menumpuk/atau tidak pecah pertanda pencucian belum bersih.
  • Penetesan dengan alkohol, jika terjadi endapan pertanda pencucian belum bersih.
  • Penciuman aroma, bila tercium bau amis pertanda pencucian belum bersih.
  • Penyiraman. Bila peralatan kelihatannya kusam/tidak cemerlang berarti pencucian belum bersih.

Baca juga ; Hati-hati, alat makan sebagai agen penular penyakit

Demikian artikel singkat berjudul ‘Pentingnya Kriteria Dan Syarat Kebersihan Alat Makan’ semoga bermanfaat.

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !