Macam – Macam Sistem Pelumasan Motor Bakar

Macam – Macam Sistem Pelumasan Motor Bakar

  1. Sistem pelumasan percik (celup)

Sistem pelumasan celup ( percik ) menggunakan alat percik atau sendok pemercik yang terpasang pada Big End Stang Zuiger ( stang seher ). System ini bekerja secara otomatis. Jika mesin hidup maka minyak pelumas yang berada pada palung – palung dipercikkan ke seluruh bagian terutama ke dinding silinder dan bagian – bagian yang membutuhkan pelumasan.

Akan tetapi pelumasan percik sekarang sudah tidak lagi digunakan karena kurang memenuhi kebutuhan pelumasan pada motor yang mempunyai putaran tinggi. System ini digunakan pada Honda C – 50 . Perlengkapannya sangat sederhana dan sumbu engkol tidak terdapat lubang untuk pengalir minyak. Pembagian minyak pelumas tidak sama banyaknya pada masing – masing bagian mesin yang memerlukan pelumasan. Sistem pelumasan ini biasanya digunakan pada mesin dengan katup samping (side valve) dan kapasitas kecil.

  1. Sistem pelumasan tekan

Pada sistem pelumasan ini minyak pelumas dialirkan  oleh pompa yang memaksa minyak pelumas tersebut beredar pada waktu mesin hidup. Minyak pelumas mengalir secara teratur ke bagian – bagian yang membutuhkan pelumasan dan dapat diantar dengan baik melalui alur – alur pada metal jalan dan metal duduk. Perlengkapan sistem pelumasan tekan ini lebih rumit dibandingkan dengan sistem pelumasan celup sehingga jika salah satu bantalan rusak maka seluruh pelumasan menjadi kacau dan tekanan pada saluran minyak akan turun. Sedangkan metal jalan maupun metal duduknya dapat menjadi aus. Sistem ini banyak digunakan untuk mesin motor karena mampu mencukupi kebutuhan pelumasan untuk mesin yang mempunyai putaran tinggi ( High Perfomance Engine ).

  1. Sistem pelumasan kombinasi

Sistem ini merupakan perpaduan (kombinasi ) antara sistem percik dan tekan. Hal ini diperlukan karena masing – masing sistem di atas mempunyai kekurangan dan kelebihan. Dengan perpaduan ini diharapkan menghasilkan sistem pelumasan yang lebih sempurna dan mengurangi akibat buruk pada mesin putaran tinggi.

  1. Sistem pelumasan campur

Sistem pelumasan campur adalah salah satu sistem pelumasan mesin dengan cara mencampur langsung minyak pelumas (oli campur/samping) dengan bahan bakar (bensin) sehingga antara minyak pelumas dan bahan bakar bercampur di tangki bahan bakar

  1. Sistem pelumasan autolube

Oli samping/campur masuk kedalam ruang engkol dipompakan oleh pompa oli. Sehingga penggunaan oli samping/campur ini lebih efektif sesuai kebutuhan mesin. Sistem pelumasan ini digunakan pada mesin 2 tak. Oli samping/campur yang masuk ke dalam ruang engkol tergantung dari jumlah putaran dan pembukaan katup masuk (Reet Valve).

Baca juga : Sifat Pelumas Berkualitas

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !