“Mari ngomongin orang dulu”

“Mari ngomongin orang dulu” – Tua muda, laki perempuan enak banget kalau lagi omongin orang, di jalan di sawah di kantor bahkan di tempat ibadah masih saja ngomongin orang, emang udah hoby kali ya, orang ngomongin orang, mudah-mudahan cuma aku saja yang rasain, apa jangan-jangan kita sama? Wah wah dunia ini panggung sandiwara nah loh!

Masyarakat kita memang terbiasa ngobrol mungkin, dan obrolan pasti nda penting banget, apa lagi emak-emak lebih nda penting lagi, masa ngobrol kok soal panci dan perabotan rumah tangga yang lain, ihh nda penting banget, mbok ya ngobrol yang berkelas gitu, soal sinetron yang lagi ngetren sekarang, Boy anak jalan-jalan, uhuk.

Sepasang kakak-adik sedang ngomongin orang

Sepasang kakak-adik sedang ngomongin orang

Di tempat manapun pasti kita ngobrol, lebih tepatnya ngobrolin orang (mempergunjingkan), kita seolah-olah kok tidak rela akan keberhasilan orang, misal tetangga beli kasur baru, kita malah ngomong halah itu paling kasur kredit, dan harganya tidak seberapa, halloo mau kredit murah-mahal urusan dia loh kok kamu ikut pusing. Haduh bergitulah manusia.

Kesannya orang selain diri sendiri nda ada yang bener, ahh cape, orang yang katanya beragama sekalipun jaman sekarang sama saja, agama hanya sekedar jubah dan jidad hitam, perilakunya sama saja, malah cenderung seram sama ini orang, loh bagaimana tidak, sesama muslim pun rajin mengkafirkan, pokoknya di luar dari kelompoknya salah, surga hanya untuk kelompoknya. Dancuk tenan, aku sebagai kaum awam jadi merasa tak berharap surga sama sekali. Eh lupa aku malah ngomongin orang juga. maaf hilaf.

Udah lah lupakan soal-soal di atas menyebalkan semua, kita bahas ini aja apa yang sering dibicarakan laki-laki, udah bisa ditebak kan, apa yang laki-laki bicarakan ketika bertemu dengan teman-temannya? Yaps bener banget “Perempuan” tidak ada bahan yang lebih menarik dari kaum laki-laki selain ngobrolin soal itu, sampai pagi tuh kalau lagi ngobrolin perempuan beserta warna-warninya, dimulai dari ukuran sepatu, celana, dada, paha, atas paha. Tit (sensor). dan lain sebagainya. Semuanya dikupas secara tajam setajam silet.

Ini kurang-lebih penyebab orang ngomongin orang  berdasarkan versiku:

  • Iri Hati

Biasanya orang yang ngomongin orang adalah orang yang iri, iri tidak bisa melakukan apa yang orang lain raih, mereka mengungkapkan kekecewaan terhadap dirinya dengan cara seperti itu, ya udah lah kasian nda papa, kasian juga dia, cara mengekspresikan kekecewaannya memang seperti itu mungkin.

  • SDM

Tidak bisa dipungkiri bahwa sumber daya manusia mempengaruhi seseorang untuk bersikap, pernah dengar peribahasa ini kan? “air beriak kita renang di dalamnya eh maksud aku air beriak tanda tak dalam”. Orang yang banyak bicara selain tak dalam cara berpikirnya juga dangkal dalam perilakunya. Iuhh

  • Fanatik

Tidak mau menerima perbedaan juga bisa jadi sebab pergunjingan yang hebat, merasa ada orang yang beda dengan dia, langsung deh jadi bahan omongan, bahkan hanya sekedar beda warna baju, ciahh kok bisa ya, iya lah dalam dunia sehari-hari juga kita sering menjumpai kenyataan seperti itu bukan?

  • Latah

Orang endonesian termasuk orang yang latah bro, jadi kalau hidup disini kudu ati-ati, kudu siap-siap tahan panas tuh kuping, ada kebijakan baru ngomong, ada teknologi baru ngomong, ada istri baru juga ngomong. Haduh

Kalau kalian tanya aku sih simple saja cara menghadapi orang yang suka ngomong gitu, pokoknya kalau kita tidak merugikan orang lain ya sudah terus jalan, tak peduli orang mau ngomong apa? Aku juga sering kok dikatain orang, katanya aku pendek, item, dekil, suka kentut, aku biasa aja. Aku sih tak peduli ya anggap aja, anjing menggongong kafilah berlalu. Aku mah gitu orangnya sob. (sambil ngerapiin rambut).

Walaupun sambil guyon moga ada manfaatnya, dan ingat sudahkah ngomongin orang hari ini? Kalau belum yuk mari.

Baca Juga : Jangan Paksa Aku Menulis 

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !