Kesempatan Masyarakat Berpartisipasi dan Memberi Makna

#1. Kesempatan Masyarakat Berpartisipasi

Menurut Ach.Wazir Ws., et al ( 1999 : 29 ) Partisipasi bias di artikan sebagai keterlibatan seseorang secara sadar ke dalam interaksi social dalam situasi tertentu. Dengan pengertian ini, seseorang bias berpartisipasi bila ia menemukan dirinya dengan atau dengan kelompok, melalui berbagai proses berbagi dengan orang lain dalam hal nilai tradisi, perasaan, kesetiaan, kepatuhan dan tanggung jawab bersama.

Partisipasi masyarakat menurut Isbandi ( 2007 : 27 ) adalah keikutsertaan masyarakat dalam proses peng-identifikasian masalah dan potensi yang ada di masyarakat, pemilihan dan pengambilan keputusan tentang alternative solusi untuk menangani masalah. Pelaksanaan upaya mengatasi masalah, dan keterlibatan masyarakat dalam proses mengevaluasi perubahan yang terjadi.

Faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam suatu program juga dapat berasal dari unsur luar atau lingkungan. Menurut Holil ( 1980 : 10 ) ada 4 poin yang dapat mempengaruhi partisipasi masyarakat yang berasal dari luar atau lingkungan yaitu :

  • Komunikasi yang intensif antara sesame warga masyarakat, antar warga masyarakat dengan pimpinannya serta antara system social di masyarakat dengan system luarnya.
  • Iklim social, ekonomi, politik dan budaya, baik dalam kehidupan keluarga, pergaulan, permainan, sekolah maupun masyarakat dan bangsa yang menguntungkan bagi serta mendorong tumbuh dan berkembangnya partisipasi masyarakat.
  • Kesempatan untuk berpartisipasi. Keadaan lingkungan serta proses dan struktur social, system nilai dan norma norma yang memungkinkan dan mendorong terjadinya partisipasi social.
  • Kebebasan untuk berprakarsa dan berkreasi. Lingkungan di dalam keluarga masyarakat atau lingkungan politik, social, budaya yang memungkinkan dan mendorong timbul dan berkembangnya prakarsa,gagasan, perseorangan atau kelompok

Menurut Tjokroamidjojo (dalam Safi’i, 2007:104) partisipasi masyarakat dalam pembangunan dibagi atas tiga tahapan, yaitu:

  • Partisipasi atau keterlibatan dalam proses penentuan arah, startegi dan kebijakan pembangunan yang dilakukan pemerintah
  • Keterlibatan dalam memikul beban dan tanggung jawab dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan
  • Keterlibatan dalam memetik dan memanfaatkan pembangunan secara berkeadilan

#1. Komunitas Memberi Makna Pada Anggota

Dalam perjalanan suatu komunitas atau organisasi ada banyak hal yang dilakukan dan diterapkan.Hal i\hal yang dilakukan dan diterapkan itulah yang terkadang selalu memberikan dampak atau efek tersendiri bagi setiapanggota dalam suatu komunitas atau kelompok masyarakat.Makna dari itu alangkah baiknya setiap komunitas memberikan sesuatu yang bermanfaat kepada anggotanya agar tercapainya makna yang ingin di capai dan dapat di jalankan oleh setiap anggotanya.

Memberi makna kepada anggotanya dapat dilakukan dengan sebuah komunikasi, dimana komunikasi adalah proses penyampaian pikiran atau perasaan oleh seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambang-lambang yang bermakna bagi kedua pihak, dalam situasi yang tertentu komunikasi menggunakan media tertentu untuk merubah sikap atau tingkah laku seorang atau sejumlah orang sehingga ada efek tertentu yang diharapkan (Effendy, 2000 : 13).

Komunikasi adalah proses pemindahan pengertian dalam bentuk gagasan, informasi dari seseorang ke orang lain (Handoko, 2002 : 30).Tidak ada kelompok yang dapat eksis tanpa komunikasi : pentransferan makna di antara anggota-anggotanya. Hanya lewat pentransferan makna dari satu orang ke orang lain informasi dan gagasan dapat dihantarkan. Tetapi komunikasi itu lebih dari sekedar menanamkan makna tetapi harus juga dipahami (Robbins, 2002 : 310).

Fungsi komunikasi adalah :

  • Kendali : komunikasi bertindak untuk mengendalikan prilaku anggota dalam beberapa cara, setiap organisasi mempunyai wewenang dan garis panduan formal yang harus dipatuhi oleh karyawan.
  • Motivasi : komunikasi membantu perkembangan motivasi dengan menjelaskan kepada para karyawan apa yang harus dilakukan bagaimana mereka bekerja baik dan apa yang dapat dikerjakan untuk memperbaiki kinerja jika itu di bawah standar.
  • Pengungkapan emosional : bagi banyak karyawan kelompok kerja mereka merupakan sumber utama untuk interaksi sosial, komunikasi yang terjadi di dalam kelompok itu merupakan mekanisme fundamental dengan mana anggota-anggota menunjukkan kekecewaan dan rasa puas mereka oleh karena itu komunikasi menyiarkan ungkapan emosional dari perasaan dan pemenuhan kebutuhan sosial.
  • Informasi : komunikasi memberikan informasi yang diperlukan individu dan kelompok untuk mengambil keputusan dengan meneruskan data guna mengenai dan menilai pilihan-pilihan alternatif (Robbins, 2002 : 310-311).

Manusia adalah mahluk social yang tergantung satu sama lain dan mandiri serta saling terkait dengan orang lain di lingkungannya. Komunikasi merupakan keterampilan yang sangat pointing dalam kehidupan manusia, dimana kita dapat lihat komunikasi dapat terjadi pada setiap langkah manusia.

Satu satunya alat untuk kita dapat berhubungan baik dengan orang lain di lingkungannya adalah dengan komunikasi baik secara verbal maupun non verbal, karena pada dasarnya komunikasi digunakan untuk menciptakan atau meningkatkan aktifitas hubungan antar manusia atau kelompok.

Berikut beberapa penjelasan tentang jenis jenis komunikasi :

  • Komunikasi intrapribadi

Komunikasi intrapribadi addalah proses pertukaran informasi diantara seseorang dengan paling kurang seorang lainnya atau biasanya di antara dua orang yang dapat langsung diketahui balikannya ( Muhammad : 2005 ). Menurut Devito ( 1989 ), komunikasi intrapribadi adalah penyampaian pesan oleh satu orang dan penerimaan pesan oleh orang lain atau kelompok kecil orang, dengan berbagai dampaknya dan peluang untuk memberikan umpan balik segera.

  • Komunikasi antarpribadi

Komunikasi antarpribadi adalah komunikasi antara orang orang secara tatap muka, yang meungkinkan respon verbal maupun non verbal berlangsung secara langsung.Bentuk khusus komunikasi antarpribadi ini adalah komunikasi diadik yang hanya melibatkan dua individu, misalnya suami istri, dua sejawat, guru murid.Ciri ciri komunikasi diadik adalah pihak pihak yang berkomunikasi berada pada jarak yang dekat. Aktivitas dari komunikasi intrapribadi yang kita lakukan sehari hari dalam upaya memahami diri sendiri diantaranya adalah berdoa, bersyukur, introspeksi diri dengan meninjau perbuatan kita dan reaksi hati nurani kita, mendayagunakan kehendak bebas, dan berimajinasi secara kreatif. Kesadaran diri memiliki beberapa elemen yang mengacu pada identitas spesifik dari individu ( Fisher : 1987 )

  • Komunikasi kelompok kecil

Komunikasi kelompok merujuk pada komunikasi yang dilakukan sekelompok kecil orang. Kelompok sendiri merupakan sekumpulan orang yang mempunyai tujuan bersama, yang berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama saling mengenal satu sama lain,dan memandang mereka sebagai bagian dari kelompok tersebut. Komunikasi antarpribadi berlaku dalam komunikasi kielompok.

  • Komunikasi public

Komuikasi public adalah komunikasi anatara seorang pembicara dengan sejumplah orang, yang tidak bisa dikenali satu persatu. Komunikasi public meliputi ceramah, pidato, kuliah, tabligh, dan lain lain. Ciri ciri komunikasi public adlah belangsung lebih formal.

  • Komunikasi organisasi

Komunikasi organisasi terjadi dalam suatu organisasi, bersifat formal dan informal dan berlangsung dalam jaringan yang lebih besar dari komunikasi kelompok.Komunikasi organisasi juga melibatkan komunikasi diadik, komuniksi antarpribadi, dan komunikasi public tergantung kebutuhan.

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !