Meaning : Cerita yang Melekat pada Diri Seseorang

Meaning : Cerita yang Melekat pada Diri Seseorang – (Tulisan ini terpaksa saya terbitkan dengan nama saya, karena penulis aslinya Tochirun sedang berhalangan). Begini tulisan dan pesan beliau:

Tepat satu hari yang lalu, saya tertarik dengan share teman saya di WA, tentang sebuah essay singkat yang di tulis oleh tokoh ternama. Intinya menceritakan bahwasanya, kehidupan merupakan hukum relativitas einstein yang sesungguhnya. Sepemahaman saya, tulisan tersebut mengerucut pada dua bahasan utama yaitu, mengenai minat seseorang dan cara pandang tentang objek kebahagiaan.

Meaning mengandung arti filosofi, yaitu cerita yang melekat pada diri seseorang, menciptakan kepercayaan, menciptakan reputasi yang akhirnya disebut dengan branding. Unsur ini dibangun melalui kerja keras dan menuntut kesempurnaan yang mendalam.

Untuk belajar hal tersebut, dan memenuhi setiap unsur yang tercantum di atas, seseorang harus melakukan hal besar yang revolusioner dengan mencipta cara dan trobosan-trobosan baru dalam bidangnya. Dengan tidak mengesampingkan pembuktian.

Meaning : Cerita yang Melekat pada Diri Seseorang

 

Refleksi !

Dibangun bukan dari pencitraan, imajinasi atau melalui manipulasi dan pemalsuan. Justru dia tercipta dari idealisme dan tata kehidupan yang didukung oleh seleksi alam.

Totalitas terbentuk karena rasa suka dan minat. Minat menjadikan kita sebagai manusia yang hidup bahagia. Seorang Christiano Ronaldo, Steve Job atau tokoh lain membangun meaning dari idealisme dan trobosan-trobosan fenomenal mereka. Bukan dari bagaimana kita mengikuti branding orang lain.

Potensi diri !

Jiwa enterprener terbentuk setelah kita menghasilkan karya. Meskipun tidak jarang, uang menjadi alasan abstraknya. Sang pencipta seperti Steve Job mencintai profesinya, sehingga muncul produk apple. Penjualan dilakukan setelah temuan tersebut terjadi. Branding mengantarkan Steve menjadi fenomenal.

Bermula dari para pencari kerja, berebut dan berkompetisi mendapatkan pekerjaan. Lalu para pekerja yang diterima menghabiskan waktu untuk bekerja dengan loyalitas tinggi, uang dan jabatan tentunya. Seperti layaknya pingsan dari mabuk, para pekerja lalu tersadar setelah kulit keriput dan mata berkaca mata.

Tersadar dari kebahagiaan yang telah direnggut, diganti dengan kebahagiaan sesaat. Beberapa dari mereka setelah pensiun meminjam uang hanya sekedar untuk makan.

Mengikuti branding, lupa mencipta. Akhir yang mengenaskan jika penilaianya adalah unsur kebahagiaan. Daya cipta yang di sia-siakan, potensi yang belum sempat kepermukaan sudah terbunuh karena keadaan.Keadaan yang sebenarnya disadari namun diabaikan.

Mengejar meaning seperti menjalankan apa yang dicintai dan menimbulkan kebahagiaan. Lihat, setelah menikah arah kehidupan lambat laun menjadi berubah, jika bukan karena merubahnya sendiri, maka orang tua berperan dan kita masuk pada pusaran yang mengesampingkan kebahagiaan sejati, yang ada hanya target dan iming-iming kenyamanan, seolah bahagia diukur dari uang dan kedudukan.

Bahagia adalah benih menuju keberhasilan. Mendefinisikan bahagia seperti mendefinisikan teori relativitas enstein. Akan mendekati kebenaran, namun pada suatu ketika timbul pertanyaan tentang kebenaran itu sendiri. Pembuktian dengan praktik nyata seiring perjalanan hidup, lambat laun kebenaran membuktikan kebenarannya sendiri.

Meaning terbentuk melalui proses panjang, tidak serta merta karena kekayaan, popularitas atau kedudukan. Kaya dan kedudukan bisa saja dipalsukan. Tapi kebahagian adalah kejujuran perasaan, kepasrahan jiwa dan senyum keikhlsan hati sanubari. Kebahagiaan tidak bisa dinilai orang lain, hanya kita yang dapat menilai apakah kita sudah benar-benar bahagia. Orang lain hanya memprediksi lalu diimplementsikan melalui penilaian bahwa mereka bahagia.

Salam Kebahagiaan !

2 thoughts on “Meaning : Cerita yang Melekat pada Diri Seseorang

  1. Djangkaru Bumi

    Cerita melekat pada diri seseorang. Sebuah proses yang panjang, tempaan hidup yang kuat. Demi arti sebuah kebahagiaan, nilai sosial dan kekayaan. Biasanya orang-orang semacam ini akan dianggap aneh selama hidupnya, tapi jika kematian telah tiba orang akan mengagguminya.

    Reply
    1. Tohir

      Betul sekali mas…pengalaman dan kemauan ya mas..

      Reply

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !