Memahami Gejala Stres Dan Emosi

Memahami Gejala Stres Dan Emosi – Stres adalah suatu kondisi yang dinamis saat seseorang individu dihadapkan pada peluang, tuntutan, atau sumber daya yang terkait dengan apa yang dihasratkan oleh individu itu dan yang hasilnya dipandang tidak pasti dan penting. Stres adalah beban rohani yang melebihi kemampuan maksimum rohani itu sendiri, sehingga perbuatan kurang terkontrol secara sehat.

Stres tidak selalu buruk, walaupun biasanya pembahasan stres dalam konteks negatif, karena stres memiliki nilai positif ketika menjadi peluang saat menawarkan potensi hasil. Sebagai contoh, banyak profesional memandang tekanan berupa beban kerja yang berat dan tenggat waktu yang mepet sebagai tantangan positif yang menaikan mutu pekerjaan mereka dan kepuasan yang mereka dapatkan dari pekerjaan mereka.

Sekali lagi, stres bisa positif dan bisa negatif. Para peneliti berpendapat bahwa stres yang menyertai tantangan di lingkungan kerja, beroprasi sangat berbeda dari stres hambatan, atau stres yang menghalangi dalam mencapai tujuan. Meskipun riset mengenai stres tantangan dan stres hambatan baru tahap permulaan, bukti awal menunjukan bahwa stres tantangan memiliki banyak implikasi yang lebih sedikit negatifnya dibanding stres hambatan.

Pengertian Apa Itu Emosi ?

 

Memahami Gejala Stres Dan Emosi

Ilustrasi

Emosi adalah perasaan intens yang ditunjukan kepada seseorang atau sesuatu. Emosi adalah reaksi terhadap seseorang atau kejadian. Emosi dapat ditunjukan ketika merasa senang mengenai sesuatu, marah kepada seseorang, ataupun takut pada sesuatu. Kata “emosi” diturunkan dari kata bahasa Prancis, emotion, dari emouvoir, ‘kegembiraan’ dari bahasa latin ‘emovere’.e=luar, movere=bergerak.

Kebanyakan ahli yakin bahwa emosi lebih cepat berlalu daripada suasana hati. Sebagai contoh, bila seseorang bersikap kasar, manusia akan merasa marah. Perasaan intens kemarahan tersebut mungkin datang dan pergi dengan cukup cepat tetapi ketika dalam suasana hati yang buruk, seseorang dapat merasa tidak enak untuk beberapa jam.

Kekuatan emosional adalah kemampuan untuk kuat ‘menekan’ perasaan, mengakibatkan intoleransi emosi dan perasaan dalam diri kita dan orang lain. Tingkat kekuatan emosi diukur dengan seberapa banyak atau seberapa sering kita bertindak. Semakin banyak tindakan atau ekspresi fisik, maka emosi akan menjadi semakin kuat. Contoh, ketika seseorang merasa bahagia karena memenangkan lotre atau uang undian, lantas dia bernyanyi-nyanyi dan menari tanpa mempedulikan orang di sekelilingnya. Maka, tingkat kekuatan emosinya dikatakan kuat dibandingkan orang yang hanya diam padahal dia sedang merasa senang.

Gejala-Gejala Stres

Gejala Fisik

Gejalanya termasuk sakit kepala, dada sakit, jantung berdetak kencang, tekanan darah tinggi, s3ks bermasalah, masalah berat badan, tidur bermasalah, banyak berkeringat, kulit bermasalah, masalah lambung, gigi, rahang, sakit punggung, nyeri otot, sesak nafas dll. Jika tanda-tanda fisiknya berwujud sepertisakit kepala dan sakit punggung, maka anda harus waspada. Meminum obat mungkin tidak akan manjur dalam jangka waktu panjang dan Anda harus menemukan akar permasalahanya.

Gejala Pada Perasaan dan Pikiran

Ana akan menemui gejala-gejala seperti berpikir negatif, susah berkonsentrasi, merasa bersalah, marah, lalai, bingung, perasaan tidak aman, ketidak puasan bekerja, gairah menurun, sedih, depresi, mudah terluka, khawatir, gelisah, dsb. Emosi adalah tempat memulai memulai yang tepat ketika berurusan dengan stres, karena emosi mempengaruhi bagaimana kita merasakan sesuatu.

Jika Anda mengisi pikiran Anda dengan hal positif, anda kan dapat mengatur stres anda tidak peduli apa penyebab stres. Untuk menurunkan kesedihan anda dapat melibatkan diri dalam suatu aktifitas sosial dan lupakan masalah anda. Melayani orang lain sudah terbukti sangat bermanfaat untuk emosi.

Gejala Pada Perilaku

Akhirnya, gejala stres dalam perilaku dapat kita temukan seperti makan terlalu banyak, tidak cukup makan, marah sambil berteriak, memakai obat terlarang, mabuk, mer0kok, menarik diri dari lingkungan, menanggis tanpa sebab, menyalahkan yang lain, penurunan produktivitas, masalah dengan pasangan dan lainya.

Perilaku kita adalah hasil dari stres, tetapi kita dapat mengambil tindakan untuk melawan gejala stres. Hindari aksi seperti memakai obot terlarang dan menyalahkan orang lain. Menagngis mungkin  membantu anda mengatasi kesedihan. Semua yang anda perlukan adalah  mendapat akar masalah dan lihat bagaimana cara terbaik untuk mengatasinya. Jika anda dapat menghapus penyebab stres, maka anda akan merasa jauh lebih baik. Jika anda dapat beradaptasi dengan masalah, efek dari stres dapat pergi menjauh.

Gejala-Gejala gangguan Emosi

Depresi, Kecemasan, Takut dan kemarahan

Seseorang mengalami emosi tertentu, seperti depresi, kecemasan, dan kemarahan yang terlalu sering atau terlalu kuat.

Sulit Menunjukan rasa Sayang

Seseorang mengalami emosi tertentu terlalu jarang atau terlalu lemah. Mereka merasa tidak mampu menunjukan rasa sayang, kepercayaan, marah atau penolakan.

Sulit Berhubungan Dengan Orang Lain

Misalnya pacar membuat merasa bersalah, teman-teman mengecewakan, pasangan menimbulkan rasa takut, dan lainya.

Komplikasi Konflik Emosi

Seseorang merasa mengalami beberapa konflik karena dua atau lebih emosi. Misalnya antara marah dan takut, antara benci dan cinta, dan lainya.

Baca juga ; Arti sebuah kebahagiaan

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !