Memetik Senja di Wisata Guci

Memetik Senja di Wisata Guci – Penikmat senja memang tidak bisa dibohongi. Dia akan mencari dimana-pun berada. Di horizon laut lepas, di antara bukit-bukit, di pematang sawah, atau-pun di kedua bola mata manusia. Dia rela menunggu demi sebuah maha karya. Tidak terkecuali di wisata guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal. Lalu, apakah kamu adalah penikmat senja?

Salah satu titik yang menjadi rujukan adalah bukit yang berada di wisata pemandian air panas Guci. Di salah satu sisi bukit itu tertulis “taman wisata pemandian air panas Guci”. Letaknya yang berada di kaki Gunung Slamet, membuat wisata guci berhawa sejuk nan damai. Konon, nama Guci diambil dari tempat air (Guci) yang digunakan oleh wali. Guci itu menjadi salah satu saksi penyebaran agama Islam di daerah yang kini menjadi tempat wisata.

Perjalanan ke wisata guci layaknya kehidupan yang sering berliku-liku. Wisata guci Berada kurang lebih 30 KM ke arah selatan dari Kota Slawi. Seorang pengendara motor dituntut harus lihai, apalagi seorang supir mobil yang harus sering memainkan gigi dan rem. Hal itu tidak berlebihan karena supir yang tidak handal justru membahayakan penumpang selama perjalanan ke guci. Iring-iringan kabut tipis sudah terasa saat di tanjakan gerbang selamat datang wisata Guci. Trek jalan lekuk S selama perjalanan di daerah Danawarih juga tidak kalah dengan kelok 9-nya Payakumbuh, Sumatera Barat. Kanan-kiri terhampar hijauan tumbuhan yang menyegarkan mata. Aduhai, cantik nian.

Senja wisata guci

Kamu, iya kamu yang katanya penikmat senja. Cobalah sesekali kamu mencari nya di wisata Guci. Agar kamu menikmati segala kemewahan alam, datanglah pagi-pagi saat udara lembut pegunungan terhampar gratis. Ditambah embun pagi yang menetes dari pucuk daun. Dan sekelumit kabut yang turun ke lembah-lembah kasih.

Pertama, hangatkan badan kamu di tempat pemandian air panas Guci selagi masih pagi. Banyak kolam air panas yang tersedia. Mulai dari kolam gratis (pancuran 13) yang sesaknya minta ampun. Ada juga kolam berbayar yang dilengkapi beberapa fasilitas layaknya kolam renang. Air panas yang bersumber dari Gunung Slamet ini dipercaya dapat menyembuhkan beberapa penyakit karena mengandung belerang. Tidak lengkap rasanya kalau ke Guci tidak mandi di pemandian air panasnya.

Baca juga : Cerita Singkat dari Tegal (Ki Gede Sebayu)

Setelah puas mandi, jangan lupa bebersih diri untuk bersiap mengitari wisata Guci. Di banyak titik tersebar lokasi-lokasi lapak sayuran segar, sate kelinci, rujak kangkung, atau manisan pepaya, dll. Kamu, iya kamu yang punya hobi berwisata kuliner bisa mencicipi segala sajian lokal masyarakat sekitar. Rujak kangkung+lontong ditambah sate kelinci dan ditemani teh poci adalah perpaduan cita rasa yang maknyus. Setelah puas makan, beralihlah ke manisan pepaya yang punya tampilan berwarna-warni. Dibuat dari pepaya muda dengan takaran manis yang pas, menjadikan manisan pepaya cocok sebagai oleh-oleh selain sayuran segar yang langsung dipetik dari kebun. Berwisata kuliner memang tidak ada habisnya.

Selanjutnya, kamu bisa mencari penginapan yang sesuai dengan selera. Ada yang berlokasi dipucuk bukit yang berasa seperti menginap di atas awan. Ya, karena kabut selalu saja turun. Selain itu, lokasi lain berada di tengah keramaian wisata Guci. Tarif yang dikenakan bervariasi tergantung fasilitas yang disediakan. Bisa juga membuka tenda layaknya camping di bawah hamparan pohon karet dan pinus di sekitar wisata Guci. Sensasi yang dirasakan tentu berbeda dengan menginap di vila, hotel, atau pun homestay. Setelah mendapatkan penginapan yang diinginkan. Naiklah ke atas bukit.

Baca juga : Teh hangat dari Tegal, Moci

Sembari menunggu senja datang, kamu bisa menikmati kopi atau teh poci+tempe mendoan di warung-warung bergubuk yang tersebar di atas bukit. Atau menikmati apa saja. Semoga kabut tidak menghalangai pemandangan ke arah senja berada. Atau kalau memang kabut tidak bisa diajak kompromi. Petiklah senja, taruh di kantong baju kamu, dan tempatkan di langit-langit kamar. Biarkan berpendar dan kamu bisa melihatnya dengan jelas tanpa halangan apapun. Wisata Guci memberikan kamu banyak pilihan. Ya, alam memang selalu jujur. Dia menampakkan diri dengan apa adanya.

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !