Artikel, Motivasi

Menikah siapa takut !

Menikah siapa takut ! – Ayoo jangan takut untuk menikah? Ini nih artikel khusus untuk kalian yang belum menikah, menikah bagi sebagian orang harus dipersiapakan dengan matang, tidak hanya matang namun juga harus mempunyai bekal materi yang berlimpah

Hay kalian mau menikah apa mau buka usaha sih? Banyak alasan yang muncul ketika bertanya kepada orang yang belum menikah dan alasan yang paling klasik yang sering kali saya dengar adalah “belum mapan”

Mapan itu diukur dari banyak hal salah satunya masalah pekerjaan, memang menset orang kita adalah menset pekerja, bukan yang bisa menciptakan sebuah usaha

Ilustrasi via dakwahjomblo.com
Ilustrasi via dakwahjomblo.com

Ini yang kadang kala menjadi dinamika sosial yang menggangu pikiran, orang yang belum bekerja atau tidak mempunyai pekerjaan dianggap belum layak untuk menikah. Kalau kata ibu saya “Koe arep mbojo mengko bojomu arep diempani apa” (kamu mau menikah nanti istrimu akan diberi makan apa)

Baca: Malam Minggu Bagi Para Jomblo

Apalagi bagi orang yang belum mempunyai pekerjaan, wah semakin susahlah kita untuk menikah, menjadi wirausahawan masih kalah prestis dibanding menjadi seorang  pekerja, ntah kita hidup di negeri apa ini? Haha

Pandangan masyarakat atau orang tua kita sendiri pada jaman sekarang ini memang seperti itu, mungkin lantaran untuk hanya sekedar bertahan hidup di negeri ini sekarang susah, dan pastinya orang tua menginginkan yang terbaik bagi anaknya

Namun mereka juga lupa bahwa dulu sewaktu mereka menikah, mereka juga belum mempunyai apa-apa, tapi nyatanya mereka bisa bertahan hidup sampai sekarang?

Di dunia ini tidak ada jejaka atau perawan yang mapan, saya jamin itu, kalau pun ada mereka keturunan raja atau saudagar yang kaya raya, yang tak perlu berjuang keras untuk mencari nafkah, hanya meneruskan bisnis keluarga

Untuk masyarakat pinggiran seperti saya, semuanya harus dimulai dari nol, nunggu sukses, nunggu mapan, terus kapan kita harus menikah?

Bukankah menjalani proses menjadi sukses dengan pasangan hidup itu menyenangkan, ada banyak cerita yang bisa kita ceritakan kepada anak cucu kelak, dan yang paling penting kita menjadi tahu betul karakter pasangan hidup kita, tangguh atau tidak, setia atau tidak dalam suka maupun duka. Cieh romatis abis

Iya memang benar kalau kita sudah mapan akan sangat mudah mencari pasangan hidup, tapi apakah kita mau calon ibu buat anak-anak kita menilah kita hanya dengan kemapanan kita, cari pasangan seperti itu mah banyak, di pasar juga banyak. Haha

Iya saya sepakat orang hidup itu butuh makan, butuh sandang, asal mau berusaha saya yakin soal tadi bisa diselesaikan, yang penting terus berjalan, burung saja yang tak dibekali akal, asal mau keluar dari sarangnya tetap masih bisa makan

Perlu diingat manusia itu ada masanya, ada masa produktifnya apalagi bagi perempuan ada tanggal kadaluarsanya (menopos), jadi mau nunggu apa lagi sekiranya sudah menumukan orang yang diyakini sesegerlah menikah

Yang penting bagi kaum laki-laki kuncinya bertanggung jawab, masalah rejeki tinggal diserahkan kepada Dzat yang maha kaya, tugas kita hanya berusaha

Juga jangan kelewat idealis untuk mencari pasangan, bahwa di dunia ini tidak ada manusia yang sempurna juga calon pasangan kita, semakin idealis, semakin banyak pertimbangan kita akan semakin sulit menemukan jodoh kita

Ya memang kita harus memilih, tapi tadi jangan kelewat memilih pasangan yang nyaris sempurna, sebab itu hanya ada di dongeng-dongeng belaka, kembalikan itu semua dengan kemantapan hati dan keyakinan dengan pasangan, sekiranya mau diajak brayan (saling membantu) ya sudah menikahlah.

Baca Juga: Cinta Pertama Anak Manusia

Semoga bermanfaat !

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !