Nasib Pendaftar Adsense Baru Indonesia?

Nasib Pendaftar Adsense Baru Indonesia? – Begini, cerita waktu pertama kali saya mendaftar adsense jaman dulu banget. Dulu itu adsense tidak mengenal yang namanya hosted atau non hosted, sekitar pertengahan tahun 2012 adsense sudah menerima blog berbahasa Indonesia. Dengan kata lain blog berbahasa Indonesia  sudah bisa diterima adsense. Dan adsense juga mulai mengenal sistem pengkastaan berupa akun hosted dan non hosted.

Pada awal-awal tersebut, penerimaan adsense masih terbilang mudah, tidak sesulit sekarang. Dan yang lebih mengejutkan lagi, kabarnya pendaftaran akun adsense baru di Indonesia kini sudah ditutup (perlu konfirmasi lebih lanjut), entah karena regulasi baru dari pihak adsense dimana google akan menerima publisher dengan satu kali review atau karena alasan lain dari google, entahlah.

Informasi yang saya dapat dari halaman adsense sendiri, dimana tidak menyertakan list negara Indonesia dalam daftar negara dengan proses permohonan baru. Bisa di baca di :

https://support.google.com/adsense/answer/6299463?hl=id.

Eitzz..tenang bro…mari lanjutkan membaca.

Berikut screnshotnya :

Lalu apa maksud dari kata tersebut “Negara yang tersedia proses permohonan AdSense baru”.

Dari pemahaman saya sementara, maksud dari pendaftaran baru adsense memiliki 2 kemungkinan.

  • Kemungkinan pertama google memang benar-benar menutup aplikan adsense baru di Indonesia. Namun tidak mempengaruhi publisher yang sudah diterima sebelumnya.
  • Kemungkinan kedua adsense Indonesia masih menggunakan metode pendaftaran versi lama, dimana membutuhkan 2 kali review. Jika ini yang terjadi, kita cukup mendaftar seperti biasa. Ada beberapa aplikan/pendaftar yang di php bahkan sampai 2 bulan tidak mendapat respon. Dimungkinkan karena sedang terjadinya perpindahan regulasi baru terkait pendaftaran dengan sekali review di Indonesia.

Sementara negara-negara yang ada pada daftar di atas adalah Negara-negara dengan metode pendaftaran adsense baru, dimana hanya membutuhkan satu kali review. Pengertian BARU disini adalah tentang metode pendaftarannya, dan Indonesia belum masuk dalam daftar Negara dengan metode pendaftaran baru tersebut.

Lalu dari kemungkinan pertama dan kemungkinan kedua, mana yang memiliki prosentase kebenaran lebih banyak?

Saya sendiri memiliki argumen bahwa peluang keduanya adalah 40 : 60.  Dimana 40% untuk kemungkinan pertama dan 60 % untuk kemungkinan kedua. Kenapa 40 : 60? Hehe, ini hanya analisis saya saja, silahkan Anda menganalisis sendiri. Jika ingin tahu dasar pertimbangan saya, mari kita simak pada paragraph di bawah ini.

Seberapa Besar Kebenaran Kemungkinan Pertama

Kemungkinan pertama bernilai benar 40% karena banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh publisher Indonesia yang saya nilai 30 %.

Dari 100 % publisher, ada 30 % publisher yang melanggar TOS adsense. Dari mana data ini?, jika saya mengunjungi 10 blog dengan iklan adsense, maka saya mendapatkan 3 blog yang melanggar, apa pelanggarannya? dari berlaku curang, tidak mengikuti aturan sampai situs yang tidak berkualitas namun di monetize.

Baru 30% yah, padahal ada 40% untuk kemungkinan pertama, lalu apa yang 10 persen bro? 10 persen adalah dari terlalu banyaknya pemohon adsense tidak berkualitas yang masuk. Artinya apa? Kita ibaratkan adsense adalah sebuah sekolahan di sebuah Negara, ada 100 pendaftar, sementara yang diterima hanya 10 siswa. Ini menggambarkan belum berkualitasnya sebuah negara dalam segi intelektual.

Artinya kita harus introspeksi diri, terus menerus belajar, setelah pintar baru bicara profit uang. Belajar menulis dan belajar menjadi publisher yang baik. Hehe.

Seberapa Besar Kebenaran Kemungkinan Kedua

Saya memberi nilai 60%, angka ini saya dapat dari potensi Indonesia itu sendiri di mata Google. Bayangkan, Indonesia masuk dalam 5 negara dengan penduduk terbesar di kolong bumi, Indonesia masuk ke 10 besar pertumbuhan terbesar pengguna internet di dunia. Indonesia masuk menjadi 10 besar negara konsumtif dan prospek bisnis terbesar di Dunia.

Pertanyaannya? Jika Anda jadi google, apa Anda akan melepaskan prospek bisnis yang luar biasa ini. Pasti tidak, 60 % menjadi nilai plus sendiri Indonesia dimata google. Kita bersabar saja dan terus mencoba mendaftar dengan metode lama, kalupun di tolak, itu adalah proses pembelajaran. Sambil menunggu metode pendaftaran baru berlaku di Indonesia seperti yang sudah di terapkan google di negara-negara lain.

Akhirnya, kita tunggu saja google bekerja, apakah kemungkinan pertama atau kemungkinan kedua yang terjadi. Pihak googlepun belum secara resmi memberikan keterangan. Semoga yang terbaik yang akan terjadi.

Salam.

Category: Berita Tag:

About tohir

Ingin Belajar Sampai Dunia Alien, Bahwa berhenti belajar adalah kemunduran pemikiran. Tertarik pada hal baru yang mengundang penasaran.

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !