9 Nilai Positif dalam Pemberdayaan Masyarakat yang Ideal

9 Nilai Positif dalam Pemberdayaan Masyarakat Ideal – Masyarakat adalah setiap kelompok yang telah cukup lama hidup dan bekerja sama sehingga mereka ini dapat mengorganisasikan dalam kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu. Atau masyarakat(sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas.

Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang.

Pengertian Pemberdayaan Masyarakat

Pembangunan masyarakat pada hakekatnya adalah merupakan suatu proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik lagi bagi masyarakat, dengan mengkondisikan serta menaruh kepercayaan kepada masyarakat itu sendiri untuk membangunb dirinya sesuai dengan kemampuan yang ada padanya.

Pengertian baku mengenai pembangunan masyarakat telah ditetapkan oleh PBB, dalam Konkon Subrata ( 1991 : 4 ) bahwa : “Pembangunan masyarakat adalah suatu proses yang ditumbuhkan untuk menciptakan kondisi kondisi bagi kemajuan ekonomi secara social masyarakat seluruhnya kepada inisiatif masyarakat” .

Menurut Hayden ( 1979 : 175 ) Community Development adalah suatu proses yang merupakan usaha masyarakat sendiri yang di integrasikan dengan otoritas pemerintah guna memperbaiki kondisi social ekonomi dan kultural komunitas, meintegrasikan komunitas ke dalam kehidupan nasional dan mendorong kontribusi komunitas yang lebih optimal bagi kemajuan nasional.

Sebagai perbandingan Christenson dan Robinson ( 1989 : 14 ) mendefinisikan Community Development  adalah sebagai suatu proses dimana masyarakat tinggal pada lokasi tertentu mengembangkan prakarsa untuk melaksanakan suatu tindakan social ( dengan atau tanpa intervensi ) untuk mengubah situasi ekonomi, social, kultural dan lingkungan mereka.

Pada awal pemikiran tentang pembangunan sering ditemukan adanya pemikiran yang mengidentikan pembangunan dengan perkembangan, pembangunan enganmodernisasi dan industrialisasi, bahkan pembangunan dengan westernisasi.

Seluruh pemikiran tersebut didasarkan kepada aspek perubahan, dimana aspek pembangunan, perkembangan, dan modernisasi serta industrialisasi, secara keseluruhan mengandung unsur perubahan. Namun begitu, keempat hal tersebut mempunyai latar belakang, azas dan hakikat yang berbeda serta prinsip kontinuitas yang berbeda pula, meskipun semuanya merupakan bentuk yang merefleksikan.

Pandangan lain yang dikemukanan oleh Harlan Cleveland dan Mochtar Lubis dalam Masa Depan “Pembangunan” (1990, 1) menyatakan bahwa pembangunan merupakan peningkatan pertumbuhan ekonomi disertai keadilan sosial secara sadar. Pada dasarnya setiap masyarakat yang ada di muka bumi ini dalam hidupnya dapat dipastikan akan mengalami apa yang dinamakan dengan perubahan-perubahan.

Adanya perubahan-perubahan tersebut akan dapat diketahui bila kita melakukan sutu perbandingan dengan menelaah suatu masyarakat pada masa tertentu yang kemudian dibandingkan dengan keadaan masyarakat pada masa lampau. Namun demikian, dalam prakteknya di lapangan kedua jenis perubahan tersebut sangat sulit untuk dipisahkan.

Dalam setiap prakteknya di lapangan, perubahan sosial dapat terjadi sangat lambat maupun sangat cepat. Hal ini tergantung pada faktor-faktor yang menunjang perubahan sosial dalam masyarakat tersebut. Pada konsep-konsep yang ada, faktor-faktor ini dibagi menjadi 2, yakni faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor-faktor ini lah yang menentukan bagaimana laju perubahan sosial dalam masyarakat.

9 Nilai Positif dalam Pemberdayaan Masyarakat yang Ideal

#1. Kelompok Primer

#2. Mempunyai wewenang

#3. Memiliki Viabilitas dan Kemampuan Merata (4)

#5. Kesempatan Masyarakat Berpartisipasi, Komunitas Memberi Makna Pada Anggota (6)

#7. Heterogenitas

#8. Dalam komunitas, pelayanan masyarakat ditempatkan ( dilancarkan ) sedekat dan secepat mungkin pada yang berkepentingan

#9. Komunitas harus memiliki managing conflict

Pembangunan sosial sebagai salah satu pendekatan dalam pembangunan, pada awal perkembangannya, seringkali dipertentangkan dengan pembangunan ekonomi.Hal ini terkait dengan pemahaman orang banyak yang menggunakan istilah pembangunan Pembangunan social merupakan suatu proses perubahan di segala bidang kehidupan yang dilakukan secara sengaja berdasarkan suatu rencana tertentu.

Pembangunan nasional di Indonesia, misalnya merupakan suatu proses perubahan yang dilakukan berdasarkan rencana tertentu, dengan sengaja dan memang dikehendaki baik oleh pemerintah yang menjadi pelopor pembangunan maupun oleh masyarakat.

Demikian artikel pilar 9 Nilai Positif dalam Pemberdayaan Masyarakat yang Ideal, semoga bermanfaat

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !