Pembenihan Ikan Gurami Efisien

Pembenihan Ikan Gurami Efisien – Persiapan awal dari usaha budidaya gurami adalah proses pembenihan dengan tujuan memperoleh telur yang akan menjadi larva gurami yang berkualitas. Untuk melakukan pembenihan, terutama pembenihan ikan gurami skala produksi. Perlu diperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan habitat dari ikan gurami. Baiklah, mari kita mulai dengan sedikit penjelasan.

Gurami merupakan ikan yang hidup di dataran rendah dan dapat tumbuh optimal pada ketinggian kurang dari 300 meter di atas permukaan laut. Habitat alaminya berupa sungai, danau, dan rawa. Sedangkan syarat kualitas air adalah optimal pada suhu sekitar 27-30 calcius, pH 7-8, serta kandungan oksigen terlarut dalam air sekitar 4-5 ppm.

 Pembenihan Ikan Gurami Efisien

Gurami menyukai perairan tenang dengan kolam tanah sebagai habitatnya. Akan lebih baik jika dasar kolam tidak terlalu berlumpur. Ikan ini peka terhadap cahaya, terutama pada malam hari. Oleh karena itu perlu diusahakan meminimalisir adanya cahaya pada malam hari. Perubahan kualitas air juga sangat mempengaruhi laju pertumbuhan ikan gurami.

Baca Juga : Persiapan Usaha Budidaya Ikan Gurami

Selain masalah alam dan teknis, perlu diketahui varietas-varietas unggul ikan gurami. Varietas ikan gurami yang umum dan sering digunakan oleh petani adalah sebagai berikut :

  1. Jenis Blusafir, warna ikan agak keunguan, bentuk tubuh lebih pendek.
  2. Jenis Angsa atau Paris, warna agak cerah, bentuk tubuh memanjang.
  3. Jenis Bastar, warna cerah keputihan, bentuk tubuh lebar.
  4. Jenis Batu, warna kehitaman, bentuk tubuh lebih kecil.

Pada umumnya, para pelaku usaha lebih menggunakan varietas di atas, kecuali jenis gurami batu. Gurami batu dianggap memiliki pertumbuhan yang lambat. Itulah sedikit penjelasan, mari kita masuk pada tahapan pembenihan ikan gurami. Ada beberapa tahapan yang akan di ulas di artikel ini. Sediakan kopi dan cemilan untuk menemani anda membaca.

1. Pemilihan Induk

Induk berhubungan dengan genetis ikan, oleh karena itu, gunakan induk yang berkualitas. Karena induk yang berkualitas akan menghasilkan telur dan benih yang berkualitas juga. Untuk dapat membedakan indukan yang berkualitas kita dapat melihat dari sisik yang besar dan lengkap, warna cerah merata, serta memiliki gerakan yang lincah.

Untuk memperoleh indukan ikan gurami yang berkualitas, kita dapat mencarinya di balai-balai pembenihan ikan yang sudah terdaftar secara resmi, atau langsung mencari ke dinas perikanan terdekat. Kita juga dapat memperoleh dari para petani langsung yang sudah kita kenal dan dapat dipertanggungjawabkan kualitasnya.

Membedakan indukan jantan dan betina. Ini penting pada saat kita membeli calon indukan agar tidak salah. Tidak Cuma memilih indukan, kita juga  harus tahu siklus kematangan gonad dari indukan yang akan kita gunakan.

Baca Juga : Pembesaran Gurami Di Kolam Terpal 

Berikut Karakteristik Induk Jantan Dan Induk Betina

Jantan

  • Terdapat tonjolan jelas di dahi
  • Bibir rata tebal
  • Sirip ekor Rata
  • Gerakan Lincah, bentuk tubuh langsing
  • Ekor akan naik jika di letakan di tempat datar
  • Terdapat spot berwarna hitam di bawah sirip dada

Betina

  • Tidak terdapat tonjolan di dahi
  • Bibir tipis
  • Sirip ekor membulat
  • Gerakan lambat, perut buncit
  • Ekor hanya bergerak-gerak jika diletakan di tempat datar
  • tidak terdapat spot hitam

Seperti yang sudah disinggung, syarat pemijahan untuk menghasilkan telur adalah kematangan gonad induk. Untuk mempercepat kematangan gonad gurami salah satunya adalah dengan pemberian pakan.

Menurut Halver (2002), pakan induk memiliki peranan penting bagi pematangan gonag ikan gurami. Jadi berikan pakan dengan baik pada saat proses pemijahan. Secara umum, yang harus diperhatikan pada saat pematangan gonad ikan gurami adalah sebagai berikut :

  • Induk jantan dan betina dipelihara secara terpisah. Usahakan pemeliharaan di kolam tanah. Penebaran indukan dengan kepadatan 4 ekor per 10 meter persegi. Dengan luas lahan minimal 50 meter persegi.
  • Pakan yang digunakan berupa pelet terapung dengan jumlah 2 persen/hari dan dedaunan 3 persen/hari dari bobot badan. Pakan pelet mengandung protein antara 30 persen.
  • Biasanya lama pematangan gonad antara 1-1,5 bulan.

Berikut Syarat Induk Gurami Siap Pijah

Jantan

  • Berat 2-2,5 kg/ekor
  • Umur minimal 2 tahun
  • Tonjolan dahi terlihat jelas
  • Badan kekar dan lincah

Betina

  • Berat 2,5-3 kg/ekor
  • Umur minimal 2 tahun
  • Perut membulat
  • Alat kelamin memerah

2. Pemijahan Induk

Pemijahan ikan gurami dapat dilakukan secara masal. Perbandingan antara jantan dan betina adalah 1:2-3. Pemijahan dapat terjadi 4 sampai 5 kali dalam setahun. Biasanya gurami akan menghasilkan kurang lebih 3.000-10.000 ribu, biasanya terjadi di musim penghujan.

Mempersiapkan Kolam Pemijahan

  1. Luas lahan 25 meter persegi, dengan kedalaman 80 cm.
  2. Kolam di keringkan dan di bersihkan selama 3 hari, taburi dengan kapur 0,75 kg per 50 meter persegi.
  3. Sisi kolam bagian dalam di biarkan ditumbuhi rumput.
  4. Sediakan rumah sarang/sosog tang di tancapkan di setiap sisi pematang kolam.
  5. Sediakan meja dari bambu di tengah kolam, sediakan ijuk di atas meja tersebut, usahakan sebagian ijuk terendam air.
  6. Alran air kolam diusahakan tenang

Nah, ikan sudah siap, kolam sudah siap. Sekarang tinggal proses pemijahan, berikut tahapan-tahapan yang harus dilakukan pada saat pemijahan.

  • Masukan induk pada sore hari,  atur kepadatan induk maksimal 3 pasang induk gurami jantan untuk kolam 25 meter kubik dengan kepadatan betina 6-9 indukan.
  • Berikan pakan pelet terapung sebanyak 1 persen di tambah pakan hijau 2-3 persen perhari dari bobot tubuh total ikan. Frekuensi pemberian pakan dilakukan 2 kali yaitu pagi dan sore hari.
  • Setelah induk dimasukan, kolam pemijahan harus selalu di cek, terutama bagian meja yang berisi ijuk. Karena ijuk yang di letakan di meja yang tergenang akan berkurang. Pengalaman biasanya ikan gurami akan memijah setelah 2 minggu dari waktu pemeliharaan. Selama proses itu gurami akan membuat sarang dengan mengumpulkan ijuk dari meja yang disediakan.

Berikut adalah ciri-ciri sarang yang sudah berisi telur ikan gurami

  1. Terdapat lapisan minyak di atas permukaan air dekat sarang.
  2. Mulut sarang tertutup dan tercium bau amis
  3. induk jantan akan di dekat sarang untuk menjaga sarang
  4. Jika sarang di buka akan terlihat telurkeluar dan mengapung di air.

Baca Juga : Pengendalian Hama Dan Penyakit Ikan Gurami

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !