Pembenihan Ikan Lele Organik

Melanjutkan postingan sebelumnya berjudul Lele Organik, sesuai janji pada artikel kali ini akan dibahas pembenihan ikan lele organik. Pembenihan Ikan pada dasarnya dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan cara alami dan dengan cara buatan. Perbedaannya hanya pada cara pembenihan, namun pada esensinya sama-sama ingin menghasilkan benih ikan. Begitu juga dengan pembenihan ikan khususnya ikan lele, berlaku juga dua cara
tersebut.
  • Cara Pembenihan Ikan Lele secara Alami : pembenihan lele secara alami dilakukan tanpa melibatkan manusia untuk memanipulasinya.
Pembenihan Ikan Lele Organik
Benih lele

Hal pertama memilih dan menyiapkan indukan: Pembenihan adalah fase untuk menghasilkan telur, induk yang digunakan harus memiliki syarat dan kualitas yang baik sehingga benih yang dihasilkan berkualitas.

  1. Pilih induk jantan dan betina yang berkualitas, (kami menyarankan jika tujuan benih untuk pembesaran maka gunakan spesies ikan lele sangkuriang atau dumbo). Memilih induk yang berkualitas dapat dilakukan dengan melihat seluruh tubuh, apakah proposianal atau tidak, apakah berpenyakit atau tidak. Untuk membedakan mana jantan dan mana betina sangat mudah, lele jantan lebih panjang dan lebih besar dibandingkan dengan lele betina. Sungut jantan lebih panjang daripada lele betina.
  2. Induk lele yang dipilih adalah induk yang sudah matang gonad. Untuk mengetahui apakah ikan sudah matang gonad adalah dengan melakukan streping di bagian perut. Striping yaitu mengurut perlahan bagian perut dari arah kepala sampai ke dubur. Jika sudah keluar cairan berwarna putih/kuning maka ikan lele sudah dalam kondisi matang gonad.

Baca Juga Artikel Panduan Lengkap Budidaya Lele Sangkuriang

Hal kedua adalah persiapan teknis Pemijahan :

  1. Siapkan kolam pemijahan berukuran 25 meter persegi, dengan kedalaman air 50-70 cm. Dapat menggunakan kolam cor, kolam tanah. Atau kolam terpal.
  2. Masukan 1 ikan jantan yang sudah matang gonad dengan 2 ikan lele betina yang juga sudah matang gonad. Masukan kedalam kolam yang sudah dipersiapkan tadi.
  3. Kondisi air pada saat pemijahan hendaknya ada aerasi agar kandungan oksigen tetap setabil. Aerator dapat dibeli di toko-toko ikan dengan harga yang terjangkau. Beri rumput air untuk tempat bersembunyi ikan lele. Fungsi rumput juga untuk melekat telur-telur yang sudah dibuahi oleh pejantan pada saat pemijahan.
  4. Tunggu paling lama dua minggu, namun jika sudah terdapat telur-telur dalam kolam secepatnya indukan di ambil dari kolam. Karena sifat ikan lele condong untuk kanibal memakan telurnya sendiri. Pemberian pakan induk pada saat pemijahan lebih baik dengan pakan organik seperti ampas tahu, cacing, atau sayuran. Karena kita tujuan kita adalah mendapatkan benih ikan lele untuk dibudidaya secara organik. Pengalaman “jika ikan memang sudah matang gonad maka dalam waktu 24 jam ikan sudah memijah”.
  5. Proses selanjutnya adalah melakukan pemeliharaan dan pendedaran benih ikan lele. Proses ini akan menentukan berapa jumlah benih ikan lele yang akan bertahan hidup sehingga sampai pada tahap pembesaran. Untuk lebih jelasnya silahkan simak artikel Pemeliharaan dan Pendederan benih Lele organik.
  • Cara Pembenihan ikan lele dengan cara Buatan : Pada dasarnya prosesnya hampir sama namun bedanya sebelum induk ikan lele dimasukan ke dalam kolam disuntik terlebih dahulu dengan hormon agar mempercepat proses pemijahan. Hormon ini dapat berupa hormon sintesis dan hormon yang didapat dari kelenjar hipofisa ikan lain. Contoh hormon sintesis adalah Ovaprin, untuk dosisnya setiap merek akan berbeda. Silahkan baca pada petunjuk yang ada di kemasan merek masing masing.
Semoga artikel ini dapat bermanfaat, artikel ini akan berlanjut sampai pembahasan  prospek penjualan ikan lele organik di pasaran. Tunggu artikel berikutnya dengan berlangganan artikel ini. Caranya silahkan masukan alamat email pada tempat yang sudah disediakan sehingga kami dapat mengirim artikel terbaru lewat email. 

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !