Ilmiah

Penghancur Lapisan Ozon Bernama Klorin

Penghancur lapisan ozon bernama klorin – Pencemaran udara ialah jika udara di atmosfer dicampuri dengan zat atau radiasi yang berpengaruh jelek terhadap organisme hidup.  Jumlah pengotoran ini cukup banyak sehingga tidak dapat diabsorbsi atau dihilangkan.  Umumnya pengotoran ini bersifat alamiah, misalnya gas pembusukan, debu akibat erosi dan tepung  sari yang terbawa angin.  Kemudian ditambah oleh manusia karena ulah hidupnya dan jumlah serta kadar bahayanya makin meningkat.  Tanpa gangguan ini alam biasanya menyediakan unsur-unsur dasar yang diperlukan makhluk hidup dalam jumlah cukup dan berkelanjutan.  Tetapi karena tambahan pengotoran manusia itu maka udara tidak dapat bersih lagi.  Pencemar udara ini dapat tersebar ke mana-mana, kepekatannya, kemudian masuk ke dalam air atau tanah dan menambah polusi air ataupun polusi tanah.

Penyebab polusi udara pada dasarnya serupa dengan polusi air, yaitu jika udara di atmosfer dicampuri dengan zat atau radiasi yang berpengaruh jelek terhadap organisme hidup. Jumlah pengotoran ini cukup banyak sehingga tidak dapat di absorbsi atau dihilangkan. Umumnya pengotoran ini bersifat alamiah, misalnya gas pembusukan, debu akibat erosi., dan serbuk tepung sari yang terbawa angin. Kemudian ditambah oleh manusia karena ulah hidupnya, jumlah dan kadar bahayanya makin meningkat. Adanya  pengotoran tersebut maka udara akan  mengalami pencemaran dari zat atau bahan tersebut tergantung frekuensi dan konsentrasinya.

Gas perusak lapisan ozon bernama gas klorin

Gas-gas asam hydrochloride (HCl) dan chloride (Cl2) berasal dari pabrik-pabrik yang menggunakan bahan bakar fosil, pupuk, plastik, dan industri kaca. Gas-gas asam hydrochloride tidak dibawa oleh udara sejauh gas SO2. Proses penguapan air akan membentuk kabut tebal yang berkondensasi ke tanah dengan cepat. Dampak yang ditimbulkan oleh gas asam HCl hamper sama dengan dampak yang ditimbulkan SO2.

CFC (kloroflourokarbon) adalah senyawa yang banyak digunakan dalam proses pendinginan, misalnya air conditioner (AC) dan refrigator (kulkas). CFC yang terbebas di udara akan bergerak ke lapisan stratosfer. Dalam lapisan stratosfer di bawah pengaruh radiasi sinar ultraviolet berenergi tinggi, bahan tersebut terurai dan membebaskan atom klor.

Gas chlofluorocarbons (CFCs) disebut juga sebagai gas yang menyebabkan  terjadinya penipisan lapisan ozon ini. Selain CFCs, ada pula hydrochlorofluorocarbons (HCFCs), halons, methyl bromide, carbon tetra chloride, dan methylchloform. Ozon tercipta jika radiasi yang berasal dari matahari bertemu dengan oksigen di dalam atmosfer.

Lapisan ozon berada di seluruh bagian stratosfer, tetapi lebih rapat pada jarak antara 20 dan 30 km di atas tanah. Lapisan ini menyerap sebagian besar dari radiasi ultraviolet dari matahari yang mencapai bumi. Sinar ultraviolet yang mencapai permukaan bumi mempunyai pengaruh yang penting. Radiasi ini memberikan warna kulit yang alami pada manusia. Akan tetapi, radiasi ultraviolet yang terlalu banyak dapat memberikan pengaruh yang berbahaya bagi tumbuhan dan hewan, termasuk juga manusia.

Lapisan ozon adalah lapisan di atmosfer pada ketinggian 19 – 48 km (12 – 30 mil) di atas permukaan bumi yang mengandung molekul-molekul ozon. Konsentrasi ozon di lapisan ini mencapai 10 ppm dan terbentuk akibat pengaruh sinar ultraviolet matahari terhadap molekul-molekul oksigen. Peristiwa ini telah terjadi sejak berjuta-juta tahun yang lalu, tetapi campuran molekul-molekul nitrogen yang muncul di atmosfer menjaga konsentrasi ozon relatif stabil. Kenaikan polutan yang berfungsi sebagai prekursor ozon permukaan akan menyebabkan konsentrasi ozon naik. Kenaikan ini akan mempengaruhi polutan lain.

Ozon adalah gas beracun sehingga bila berada dekat permukaan tanah akan berbahaya bila terhisap dan dapat merusak paru-paru. Sebaliknya, lapisan ozon di atmosfer melindungi kehidupan di bumi karena melindungi dari radiasi sinar ultraviolet yang dapat menyebabkan kanker. Oleh karena itu, para ilmuan sangat khawatir ketika mereka menemukan bahwa bahan kimia kloro fluoro karbon (CFC) yang biasa digunakan sebagai media pendingin dan gas pendorong spray aerosol, memberikan ancaman terhadap lapisan ini.

Bila dilepas ke atmosfer, zat yang mengandung klorin ini akan dipecah oleh sinar matahari yang menyebabkan klorin dapat bereaksi dan menghancurkan molekul-molekul ozon. Setiap satu molekul CFC mampu menghancurkan hingga 100.000 molekul ozon. Oleh karena itu, penggunaan CFC dalam aerosol dilarang di Amerika Serikat dan negara-negara lain di dunia. Bahan-bahan kimia lain seperti bromin halokarbon, dan juga nitrogen oksida dari pupuk, juga dapat menyerang lapisan ozon.

One Comment

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !