Pengusaha Tiga Juta Sehari, Karyawan?

Pengusaha tiga juta sehari, karyawan? – Esensi dari hidup adalah kebahagiaan, jadi capailah kebahagiaan mu itu apapun caranya. Salah satu unsur pendukung kebahagiaan adalah materi. Materi akan di peroleh jika memiliki uang, uang akan di peroleh jika memiliki pekerjaan, tentunya pekerjaan yang memberikan imbalan atas apa yang sudah Anda kerjakan.

Jika dilogikakan sederhana, Uang merupakan salah satu potensi kebahagiaan dalam hidup, karyawan dan pengusaha mendapatkan uang, maka karyawan dan pengusaha memiki salah satu potensi kebahagiaan dalam hidup mereka.

Pertanyaanya, seberapa besar potensi mereka untuk bahagia jika diukur dalam nominal uang? Dan, Apakah Anda memiliki pekerjaan sebagai potensi pendukung kebahagiaan tersebut?

Pengusaha Tiga Juta Sehari, Karyawan?

Baik pengusaha atau karyawan, mereka memiliki penghasilan. Nominal penghasilan yang didapatkan tentunya menyesuaikan jenis pekerjaan. Misalnya penjual baju di mall akan memiliki penghasilan yang berbeda dibanding penjual makanan dipasar, karyawan BUMN memiliki penghasilan berbeda dibanding pelayan toko buku.

Pengusaha 3 juta Sehari, Karyawan Sebulan hanya sebagai ungkapan khiasan dan menggambarkan perbedaan seorang pengusaha dan karyawan sukses pada level masing-masing yang sepadan.

Maksudnya, Anda seorang sarjana, teman Anda sama. Anda memilih menjadi karyawan, sementara taman Anda memilih menjadi penjual bakso. Level Anda dan teman Anda  sepadan (sama-sama sarjana dan sama sama ingin mencari uang), namun Anda berdua memiliki pilihan pekerjaan yang berbeda. Teman Anda sukses berjualan bakso dan menggunakan otak sarjananya untuk jualan, sementara Anda lebih memilih menggunakan otak Anda untuk bekerja menjadi karyawan dan mendapat gaji bulanan.

Jika membahas potensi,  Menurut Anda, Mana yang memiliki peluang lebih besar dalam kesuksesan?. Saya yakin seorang tukang bakso pemenangnya. Omset 5 juta sehari dengan keuntungan bersih tiga juta, sementara karyawan jika dihitung gaji perhari paling banter 500 ribu, itu juga kalau gaji Anda di perusahaan Anda bekerja senilai lima belas juta rupiah sebulan. Sementara penjual bakso dengan laba bersih tiga juta sehari, maka satu bulan akan mendapat 90 juta rupiah.
Mau cerita sedikit, dalam setiap keputusan yang kita ambil kadangkala melupakan untuk mempertimbangkan peluang kedepan. Saya sendiri sering menitik beratkan hanya pada kenyamanan, sementara peluang dikesampingkan. Kita bisa melihat, setiap tahun puluhan ribu sarjana lulus, hanya berapa persen saja yang ingin mandiri dan bekerja untuk dirinya sendiri, sebagian besar mereka bercita-cita menjadi karyawan.

Padahal jika kita analisa lebih dalam, peluang menjadi pengusaha lebih besar di banding peluang menjadi karyawan. Baik dari kesempatan bersaing ataupun kesempatan mendapat penghasilan yang lebih besar.

Apakah ini karena mental masyarakatnya, termasuk saya, yang dikejar hanya kenyamanan, bukan potensi. Biasanya setelah mendapat pekerjaan kita akan silent, menikmati menjalani hidup, datar dan tanpa tantangan.

Tidak semua memang, ada beberapa yang merasa jenuh lalu memutuskan berhenti bekerja untuk orang lain dan memulai bekerja untuk dirinya sendiri. Mereka memulai bisnis dan kembali membuka potensi untuk lebih sukses dari hanya sekedar menjadi karyawan biasa.

Semuanya kembali pada karakter Anda, kembali pada perhitungan dan pertimbangan kita semua. Karena toh kebahagiaan bukan hanya di ukur dari materi, bisa juga Anda menikmati pekerjaan Anda sebagai karyawan lantaran pekerjaan itu membuat Anda bahagia. Seperti misalnya menjadi guru, menjadi karyawan perusahaan yang bergerak pada bidang jasa dan bermanfaat untuk banyak orang.

Artikel ini adalah sebuah analisis logika, Semoga bermanfaat

Baca : Bisnis itu Jualan

One thought on “Pengusaha Tiga Juta Sehari, Karyawan?

  1. Pingback: 7 Alasan Karyawan Keluar Dari Pekerjaan - Chyrun.com

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !