Penyebab Dan Akibat Kebakaran Hutan Indonesia

Penyebab Dan Akibat Kebakaran Hutan Indonesia – Indonesia dengan iklim tropis memiliki dua musim, yaitu musim penghujan dan musim kemarau. Musim penghujan terjadi biasanya mulai bulan februari, sedangkan musim kemarau mencapai puncak di musim agustus, september dan oktober.

Pada kesempatan ini chyrun blog akan mencoba menguraikan penyebab dan akibat kebakaran hutan dari sisi ilmiah. Perlu digaris bawahi bahwa kebakaran hutan adalah sebuah siklus wajar di alam jika kebakaran tersebut terjadi secara alami. Namun menjadi tidak wajar karena campur tangan manusia di dalam prosesnya. Apa maksudnya, mari kita ulas pada paragraf-paragraf berikut.

Prolog :

Bumi memiliki siklus yang unik, jika kita pelajari lebih dalam terkait hutan, maka kita akan menemukan betapa uniknya hutan-hutan di bumi ini. Hutan selalu melakukan pembaruan secara alami jika telah mencapai klimaknya. Jika kepadatan pohon, tanaman telah mencapai ambang normal, hutan akan dengan sendirinya mengikuti siklus alam.

Ada beberapa cara alami. Salah satunya dengan terjadinya kebakaran hutan, atau terjadinya kematian beberapa tanaman yang kalah dalam bersaing dengan tanaman lain dalam mendapatkan sumberdaya seperti cahaya, hara, air dan sumberdaya lain.

Pada pembahasan ini, kami ingin mengulas fenomena kebakaran hutan yang terjadi secara almi dan yang terjadi akibat ulah manusia.

Penyebab Umum Kebakaran Hutan

Seperti sudah di singgung, penyebab kebakaraan hutan secara garis besar dikarenakan oleh dua hal, yaitu kebakaran yang terjadi karena alam itu sendiri, atau kebakaran yang terjadi akibat ulah manusia.

Kebakaran yang terjadi akibat alam misalnya, karena petir, karena kemarau yang panjang, sehingga matahari akan membakar tanaman yang kering melalui hal sederhana seperti adanya percikan api karena pembiasan cahaya dari kaca/kaleng yang mengkilap. Sedangkan kebakaran oleh manusia misalnya hutan sengaja di bakar karena ingin membuka lahan.

Penyebab Dan Akibat Kebakaran Hutan

Berikut penyebab kebakaran hutan jika kami rangkumkan untuk Anda Baik secara alami atau karena ulah manusia :

  1. Akibat Letusan Gunung berapi, lahar yang mengalir dari puncak akan menyapu dan membakar setiap materi yang dilewati, jika gunung tersebut memiliki lereng dengan hutan lebat, maka hutan akan terbakar.
  2. Akibat petir yang menyambar. Petir biasanya terjadi di akhir musim kemarau, dimana hujan mulai turun. Namun petir yang menyambar area hutan yang sudah kering akan menyebabkan kebakaran hutan. Biasanya kebakaran jenis ini akan cepat padam, karena bersifat alami dan selalu di akhiri dengan hujan.
  3. Kebakaran gambut yang terjadi akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Kebakaran ini terjadi di lahan atau tanah gambut. Biasanya terjadi di lapisan bawah tanah dengan jenis tanah gambut. Kebakaran ini yang paling bandel dan susah untuk di tanggulangi, kenapa karena kebakaran terjadi di lapisan gambut. Kebakaran jenis ini paling banyak terjadi di indonesia, khususnya di daerah Kalimantan dan Sumatera.
  4. Kebakaran yang di sebabkan oleh aktifitas manusia seperti pembakaran yang dilakukan untuk membuka lahan. Namun secara tidak terkontrol merembet dan meluas ke hutan dengan cakupan diluar perkiraan awal.

Permasalahan kebakaran karena manusia sangat komplek, bukan hanya disebabkan oleh human eror tapi banyak kepentingan yang terlibat di dalamnya, politik, ekonomi, konflik, budaya. Semuanya tercampur menjadi satu, sehingga kebakaran hutan jenis ini sangat sulit untuk dicegah dan di tanggulangi.

Butuh upaya serius bagi negara yang mengalami kebakaran hutan yang disebabkan oleh ulah manusia ini. Peran pemerintah dalam menegakan hukum, mejamin dari sisi kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar hutan agar tidak melakukan pembakaran serta peningkatan pengetahuan tentang pentingnya fungsi hutan untuk kehidupan.

Dampak atau Akibat Kebakaran Hutan

Dampak kebakaran hutan yang paling terasa adalah terganggunya ekologis. Ini sangat mempengaruhi keseimbangan alam yang ada di hutan tersebut. Tidak menjadi masalah jika kebakaran terjadi secara almi dan menjadi siklus yang mengontrol populasi dalam sebuah komunitas. Namun jika terjadi karena di sengaja akan berdampak negatif.

Dampak kebakaran hutan meninggalkan banyak akibat, berikut dampak/akibat kebakaran hutan.

a. Dampak langsung

Kebakaran hutan menyebabkan kerusakan. Kematian flora dan fauna, asap yang menggangu pernafasan dan kesehatan serta terhentinya siklus aktivitas yang biasa terjadi, baik manusia itu sendiri atau fungsi hutan secara lebih luas.

b. Dampak ekologis

Kebakaran hutan merupakan bencana besar bagi keanekaragaman hayati. Banyak spesies tumbuhan dan plasma nutfah yang hilang. Rusaknya vegetasi menyebabkan hutan tidak bisa menjalankan fungsi ekologisnya secara maksimal. Seperti terputusnya rantai makanan karena kemusnahan masal.

Disisi lain, kebakaran hutan melepaskan emisi karbon ke atmosfer. Karbon yang semestinya tersimpan dalam biomassa hutan dilepaskan dengan tiba-tiba menjadi asap-asap CO2. Pengaruh pelepasan emisi dalam jumlah banyak akan ikut andil memperburuk perubahan iklim, meningkatkan suhu rata-rata permukaan bumi atau yang sering disebut global warming.

c. Dampak ekonomi

Ada tiga kerugian yang bisa dihitung secara ekonomi yakni, dari deforestasi (Hilangnya sebagian atau seluruh hutan), kehilangan keanekaragaman hayati dan pelepasan emisi karbon. Belum lagi dengan dampak langsung bagi masyarakat yang tinggal di sekitar hutan, seperti langkanya cadangan air tanah serta terganggunya kesehatan karena asap kebakaran hutan.

d. Dampak kesehatan

Asap mengandung gas dan partikel kimia yang menggangu pernapasan seperti sulfur dioksida (SO2), karbon monoksida (CO), formaldehid, akrelein, benzen, nitrogen oksida (NOx) dan ozon (O3). Material tersebut memicu dampak buruk yang nyata pada manusia khususnya manula, bayi dan pengidap penyakit paru. Meskipun tidak dipungkiri dampak tersebut bisa mengenai orang sehat jika kebakaran hutan sudah sedemikian parah.

Inilah sedikit deskripsi terkait penyebab dan akibat kebakaran hutan. Semoga artikel ini menjadikan kita sadar akan pentingnya peran hutan, bukan hanya sebagai penyeimbang ekologis, huta juga ternyata mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, ekonomi, budaya, kesehatan politik dan lain-lain.

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !