Praktik REPRODUKSI ASEKSUAL Pada Jamur

Praktik REPRODUKSI ASEKSUAL Pada Jamur

LANDASAN TEORI

Reproduksi merupakan pembentukan individu baru dari individu yang telah ada dan merupakan ciri dari semua organisme hidup untuk kelestarian spesiesnya.  Reproduksi dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu reproduksi seksual dan aseksual. Suatu individu dapat melakukan reproduksi tanpa keterlibatan individu lain dari spesies yang sama bagi organisme yang melakukan reproduksi aseksual, sedangkan reproduksi seksual membutuhkan keterlibatan dua individu. Secara umum, organisme sederhana (uniseluler) melakukan reproduksi aseksual dan organisme yang lebih kompleks melakukan reproduksi seksual. Reproduksi aseksual diantaranya bertunas atau membelah diri untuk menghasilkan dua keturunan atau lebih yang memiliki sifat identik denagn induknya, sedangkan reproduksi seksual masing-masing induk menyumbangkan satu set materi genetiknya untuk bergabung.

Praktikum berikut akan mendeskripsikan cara reproduksi yeast Sacharomyces cereviceae. Yeast adalah salah satu mikroorganisme yang termasuk dalam golongan fungi yang dibedakan bentuknya dari mould (kapang) karena berbentuk uniseluler. Yeast dapat diklasifikasikan berdasarkan pada karakteristik morfologinya namun demikian sifat fisiologi juga dipentingkan bagi para ahli mikrobiologi pangan. Karakteristik morfologi Yeast dideterminasi menggunakan uji mikroskopis. Bentuk khamir dapat sperikal sampai ovoid, kadang dapat membentuk miselium semu. Ukuran juga bervariasi. Struktur yang dapat diamati meliputi dinding sel, sitoplasma, vakuola air, globula lemak dan granula.

III. ALAT DAN BAHAN

1. Gelas kecil

2. Batang pengaduk

3. Pipet tetes

4. Object glass

5. Cover glass

6. Mikroskop

7. Glukosa

8. Yeast

9. Air hangat

IV. CARA KERJA

  1. Seduh setengah sendok teh glukosa dengan air hangat sampai setengah gelas kecil, aduk rata.
  2. Masukan yeast, homogenkan.
  3. Tutup sediaan yeast dalam gelas untuk memberi kesempatan yeast aktif bermetabolisme dan siap memasuki fase reproduksi dengan membiarkannya selama beberapa menit.
  4. Setelah nampak ada gelembung dalam gelas, ambil cairan yeast menggunakan pipet tetes, lalu letakkan di tengah-tenagh object glass, kemudian tutup dengan cover glass.
  5. Amati populasi yeast yang sedang membelah menggunakan mikroskop.
  6. Catat waktu pengamatan saat yeast melakukan pembelahan dan gambar hasil pengamatannya.

VI. PEMBAHASAN

Khamir (yeast), yaitu jamur yang bersel satu, ukuranya mikorskopik (renik), umumnya hanya dapat diamati menggunakan mikroskop, misalnya Saccharomyces cerevisiae. Saccharomyces sp. Merupakan salah satu contoh yeast yang banyak digunakan sebagai pengembang roti karena sifatnya sebagai organisme oksidatif. Yeast dapat hidup pada media pekat seperti glukosa dan asam lemak. Yeast roti akan aktif setelah diberi stimulus suhu seperti diberi air hangat. Sediaan yeast ditutup agar lebih aktif karena Saccharomyces sp, bersifat anaerob. Berdasarkan hasil praktikum, yeast membelah setelah 2 menit.

Praktik REPRODUKSI ASEKSUAL Pada Jamur

Yeast dapat dibedakan atas dua kelompok berdasarkan sifat metabolismenya yaitu bersifat fermentatif, oksidatif ataupun keduanya. Yeast yang oksidatif dapat tumbuh dengan membentuk lapisan film pada permukaan medium cair sedangkan yang fermentatif biasanya tumbuh dalam cairan medium. Jenis fermentatif dapat melakukan fermentasi alkohol yaitu memecah gula (glukosa) menjadi alkohol dan gas contohnya pada produk roti. Sedangkan oksidatif (respirasi) maka akan menghasilkan carbon dioksida dan air. Keduanya bagi yeast adalah dipergunakan untuk energi walaupun energi yang dihasilkan melalui respirasi lebih tinggi dari yang melalui fermentasi. Kebanyakan yeast melakukan reproduksi secara aseksual melalui pembentukan tunas secra multilateral ataupun polar. Reproduksi secara seksual menghasilkan askospora memalui konjugasi dua sel atau konjugasi dua askospora yang menghasilkan sel anakan kecil. Jumlah spora dalam askus bervariasi tergantung macam yeastnya.

VII. KESIMPULAN
Yeast melakukan reproduksi aseksual melalui pemebentukan tunas.
Category: Ilmiah Tag:

About tohir

Ingin Belajar Sampai Dunia Alien, Bahwa berhenti belajar adalah kemunduran pemikiran. Tertarik pada hal baru yang mengundang penasaran.

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !