Don't Klik ! Employees OnlyKiat Menjadi Karyawan Sukses

Sembungan, Desa Tertinggi di Pulau Jawa

Sembungan, Desa Tertinggi di Pulau Jawa – Mungkin kalian sudah pernah berkunjung ke ratusan desa, namun apakah kalian sudah pernah mendengar desa tertinggi di dunia?. Desa tertinggi di dunia berada di desa La Rinconada, Peru.

Nah bagi kita yang tinggal di pulau Jawa kita juga punya loh desa tertinggi di pulau Jawa.

Desa ini selain unik juga menyimpan keindahan alam yang luar biasa. Namanya desa Sembungan, berada di wilayah Dataran Tinggi Dieng dengan ketinggian 2. 306 mdpl. Wow.

Secara administratif desa Sembungan terletak dikecamatan Kejajar, kabupaten Wonosobo. Desa yang terletak digugusan pegunungan Kendil, Pakuwaja dan Sikunir.

Sembungan, Desa Tertinggi di Pulau Jawa
Desa Tertinggi di Pulau Jawa

Objek wisata yang paling dekat dengan desa ini adalah bukit Sikunir. Jika kalian berkunjung ke bukit Sikunir maka kalian akan melewati desa ini.

Akses jalan ke desa Sembungan sangat mudah hanya sekitar 7 km dari pusat objek wisata Dataran Tinggi Dieng. Cuma ada beberapa titik jalan yang aspalnya sudah rusak. Namun masih nyaman dilalui oleh kendaraan bermotor roda dua.

Sembungan tidak hanya menawarkan bukit Sikunir saja, melainkan banyak keindahan alam yang ditawarkan di desa ini.

Selain cuacanya yang dingin tentunya. Perkebunan Carica yang terhampar hampir disetiap sudut desa, begitu banyak tempat wisata yang menjadi buruan para traveler.

Sebut saja sunrise bukit Sikunir yang sudah populer diseantero Indonesia. Yang konon merupakan sunrise terbaik di Asia Tenggara sehingga dijuluki golden sunrise.

Di sini juga menjadi tempat jalur pendakian gunung Kendil, gunung Pakuwaja, telaga Cebong dan pesona tersembunyi curug Sikarim.

Sementara itu masyarakat desa Sembungan juga dikenal kreatif dan inovatif dalam mengembangkan dan mempopulerkan desanya.

Sehingga tercatat desa ini sudah dua kali meraih gelar juara tingkat propinsi Jawa Tengah dan DIY sebagai desa tujuan wisata terfavorit.

Selain itu di desa Sembungan juga terdapat lokasi wisata religi makam Kyai Adam Sari (Joko Sembung) yang banyak dikunjungi peziarah dari berbagai daerah di Jawa tengah.

Keberadaan situs makam tua ini diperkirakan sudah berumur ratusan tahun. Menurut masyarakat setempat, “Mbah Kyai Adam Sari adalah nama lain dari Joko Sembung, Beliau merupakan putra Mpu Supo, saudara kandung Sunan Kalijaga”.

Yang juga tak kalah menarik konon, di kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng, desa inilah yang pertama kali dihuni penduduk. Masyarakat yang datang dari daerah Wonosobo tinggal di desa ini, lalu menyebar ke daerah-daerah yang ada di sekitarnya.

Baca juga : Wisata alam dan buatan di Kabupaten Banjarnegara

Mata pencarian penduduk desa Cebongan kebanyakan berprofesi sebagai petani. Kentang, berbagai sayuran, serta carica menjadi jenis tanaman yang menjadi komoditi utama desa ini.

Bagi pengunjung yang mau menginap, tidak perlu khawatir. Pasalnya penginapan di desa ini sudah tersedia. Walau fasilitas penginapan di sini masih minim, pengunjung akan diterima dengan hangat di rumah-rumah warga.

Memang banyak rumah warga di sini yang disediakan untuk menginap, mereka menyebutnya home stay. Ini sangat cocok untuk kalian yang bepergian dengan rombongan banyak.

Selain harganya terbilang murah, disekitaran 150 ribu rupiah per malam, menginap di rumah warga juga memberikan pengalaman menarik tersendiri.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *