Sistem Informasi Manajemen Jasa Pengiriman Barang

Struktur organisasi jasa pengiriman barang
Struktur organisasi jasa pengiriman barang

Sistem Informasi Manajemen Jasa Pengiriman Barang. Seiring dengan berkembangnya industri bisnis saat ini mengakibatkan beberapa perusahaan berorientasi pada permintaan pelanggan. Seperti halnya pada industri bidang pelayanan jasa, khususnya perusahaan jasa kurir yang memiliki sejumlah pelanggan dari masyarakat umum dan pelanggan corporate dimana industri bisnis tersebut mampu memudahkan produsen dan konsumen bertransaksi, meminimalisir waktu, serta memperoleh peluang bisnis baru dari kebutuhan-kebutuhan pelanggan yang belum tercapai.

Pola pikir konsumen yang berubah seiring perkembangan zaman menuntut praktisi-praktisi # bisnis untuk mengembangkan industri logistik pada pangsa pasaryang luas. Secara umum ada banyak faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan dalam mempertahankan loyalitas pelanggan pada bidang layanan jasa.

Kepercayaan pelanggan terhadap merek juga mempengaruhi mutu pelayanan yang diberikan oleh perusahaan. Alma (2004: p263) mengatakan : Service Quality sebagai alat persaingan yang ampuh untuk mempertahankan pelanggan serta membangun standar kualitas yang excellence. (Jurnal FMAS Ekonomi,Manajemen dan Bisnis Vol.1 No.1 Oktober 2007)

Contoh perusahaan jasa pengiriman barang di Indonesia

Persaingan dalam bisnis logistik tampak ketat dan semakin terbuka lebar untuk pemain baru yang berkancah di Indonesia. Bertumbuh pesatnya bisnis ONLINE, manufaktur dan retail memicu tumbuhnya perusahaan logistik lokal, beberapa perusahaan yang meramaikan industri logistik yaitu, PT. JNE, TIKI, FedEx, DHL, dan Pos Indonesia. Perusahaan ternama tersebut saat ini berlomba-lomba mengungguli pangsa pasar yang sebagian besar dikuasai oleh perusahaan asing, hal tersebut tidak menutup kemungkinan PT. JNE bersaing untuk menjadi tuan rumah dalam wilayah domestik.

  1. JNE adalah perusahaan jasa kurir pengiriman paket dalam wilayah lokal maupun internasional, pengembangan produk dan layanan yang diberikan antara lain yaitu menyediakan jasa kurir express, logistik, money remittance (transfer uang) trucking, air&sea cargo, escort (Jasa penjemputan bandara), hingga customer clearance (jasa kapabean).
  2. JNE sebagai perusahaan logistik lokal, telah memiliki kantor perwakilan 75unit, kantor cabang 53unit, serta 2.073 agen dan sub-agen di seluruh Indonesia. Pengembangan produk dan layanan inovatif PT. JNE saat ini adalah Jasa pengiriman layanan Pesanan Oleh-oleh Nusantara (Pesona) dan Amplop prabayar PELIKAN (Pengiriman Lintas Kawasan). PT. JNE memiliki visi menjadi perusahaan logistik utama kelas dunia , oleh karena itu untuk menjadi market leader perusahaan akan berupaya memperluas segmen pasar serta meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih beragam.

Pelayanan jasa pengiriman barang yang diberikan PT. JNE semakin beragam dan inovatif, Brand trust dan Loyalitas pelanggan sangat menentukan kualitas pelayanan yang diberikan dapat sesuai dengan harapan mereka. Mempertahankan pelanggan yang loyal, serta menjaga agar tidak beralih ke jasa pengiriman barang sejenis merupakan hal yang penting untuk mengikat pelanggan-pelanggan PT. JNE.

Untuk itu perusahaan perlu membangun strategi pemasaran seperti harga yang terjangkau, promosi penjualan yang efektif untuk menarik pelanggan baru, customer service yang sigap dalam melayani pelanggan, serta jaminan pada resiko kehilangan atau kerusakan pengiriman paket yang berdampak terhadap Brand Trust dan Loyalitas Pelanggan jasa PT. JNE.

Apa itu Jasa Freight Forwarding atau Jasa Pengiriman Barang

Jasa Freight Forwarding atau pengiriman barang adalah usaha yang ditujukan untuk mewakili kepentingan Pemilik Barang, untuk mengurus semua kegiatan yang diperlukan bagi terlaksananya pengiriman dan penerimaan barang melalui transportasi darat, laut dan udara yang dapat mencakup kegiatan penerimaan, penyimpanan, sortasi, pengepakan, penandaan pengukuran, penimbangan, pengurusan penyelesaian dokumen, penerbitan dokumen angkutan, klaim asuransi, atas pengiriman barang serta penyelesaian tagihandan biaya-biaya lainnya berkenan dengan pengiriman barang-barang tersebut sampai dengan diterimanya barang oleh yang berhak menerimanya.

Freight Forwarding adalah usaha yang bertujuan untuk memberikan jasa pelayanan atau pengurusan atas seluruh kegiatan yang diperlukan bagi terlaksananya pengiriman, pengangkutan dan penerimaan barang dengan menggunakan multimodal transport baik melalui darat, laut dan atau udara.

Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa Jasa Freight forwarding rangkaian beberapa kegiatan yang perlu dilakukan hingga diterimanya barang oleh pihak yang berhak. Setelah itu barulah perusahaan Freight Forwarding akan menerima uang jasa dari Pemilik Barang.

Contoh Visi dan Misi perusahaan jasa pengiriman barang

VISI

  1. Menjadi Perusahaan Logistik Utama Kelas Dunia
  2. Perusahaan Rantai Pasok Global Terdepan di Dunia
  3. Menjadi yang terbaik di dalam Jasa Pengiriman yang melayani masyarakat dan mengutamakan kepentingan pelanggan dan masyarakat umum.
  4. Kepuasan para pelangga,mitra usaha, pemerintah dan masyarakat umum sangat diutamakan.

MISI

  1. Memberi Pengalaman Terbaik kepada Pelanggan Secara Konsisten
  2. Bekerja giat secara professional dengan penuh keyakinan dan dedikasi tinggi untuk selalu menjadi yang terbaik
  3. Mengembangkan kerjasama jangka panjang yang saling menguntungkan kedua belah pihak.

Struktur Organisasi perusahaan jasa pengiriman barang, Tanggung Jawab dan Wewenang

Pembagian tanggung jawab dan wewenang, meliputi:

Direktur

Memimpin, mengkoordinasi dan mengawasi kelancaran jalannya perusahaan secara menyeluruh serta tanggung jawab atas kelangsungan berdirinya perusahaan.

Berwenang menentukan garis besar kebijakan umum dan program kerja perusahaan.

Berwenang menentukan dan menempatkan karyawan-karyawan dalam struktur organisasi Perusahaan dan mengevaluasi hasil kerjanya.

Berwenang mengambil keputusan yang mempengaruhi kelangsungan hidup dan pengembangan perusahaan.

Sekertaris

Mempunyai tugas dan tanggung jawab membantu dan mengatur jadwal direktur dalam pengembangan perusahaan

Manajer Marketing.

Menentukan kebijakan-kebijakan dalam hal perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi yang berkaitan dengan pemasaran.

Bertanggung jawab langsung kepada Direktur.

Menyusun budget operasional, rencana penjualan, target penjualan.

Manajer Keuangan

Bertanggung jawab atas keuangan yang menyangkut penerimaan dan pengeluaran dana.

Bertanggung jawab atas semua Laporan Keuangan dan Laporan Analisa yang dihasilkan

Bertanggung jawab langsung kepada Direktur.

Kasir

Membuat dokumen tagihan.

Membuat dokumen pengiriman penagihan.

Bertanggung jawab langsung kepada Manager Keuangan.

Debt Collector

Bertanggung jawab untuk mengirimkan tagihan.

Bertanggung jawab langsung kepada Manager Keuangan.

Personalia

Bertanggung jawab terhadap pengadaan dan perekrutan karyawan.

Bertanggung jawab langsung kepada Direktur.

Menghitung upah pekerja dan karyawan.

Manajer Operasional

Menciptakan suasana kerja yang harmonis dan memotivasi personil dibidangnya agar mampu menjalankan fungsi, tugas, tanggung jawab dan kewenangan sesuai ketentuan- ketentuan yang telah ditetapkan direktur.

Bertanggung jawab atas segala kegiatan yang bersifat operasional.

Bertanggung jawab langsung kepada Direktur.

Administrasi

Bertugas mencetak Surat Tanda Terima Barang (STTB) untuk pelanggan.

Membuat Surat Jalan.

Bertanggung jawab langsung kepada Manajer Operasional.

Bagian Pengiriman

Melakukan pengiriman barang.

Melakukan control terhadap kendaraan operasional pengiriman.

Bertanggung jawab langsung kepada Manajer Operasional.

Struktur organisasi jasa pengiriman barang
Struktur organisasi jasa pengiriman barang

Analisa Sistem Informasi Perusahaan

Prosedur Sistem berjalan

Perusahaan ini adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman. Di dalam prosedur ini hanya akan dibahas customer retail yang melakukan pengiriman ke agen secara langsung. Di dalam prosedur pengiriman ini terbagi dua pembagian prosedur yaitu proses Outbound dan proses Inbound. Inbound adalah proses penerimaan kiriman dari kota asal ke kota akhir atau kota tujuan.

Prosedur Pendaftaran

Dari mulainya di lihat barang yang akan di kirim lalu setelah itu di timbang apabila barang yang dikirim banyak ataupun mempengaruhi berat. Setelah itu dari pihak agen menulis resi kiriman untuk costumer,kemudian resi itu kirim ke cabang untuk di data apabila barang sudah tiba atau kendala yang lainnya.

Prosedur Pemeriksaan Kiriman

Perusahaan berhak tapi tidak berkewajiban memeriksa barang atau dokumen yang dikirim oleh pengirim untuk memastikan bahwa suatu kiriman dokumen atau barang adalah layak untuk di angkutke kota tujuan sesuai syarat prosedur operasional. Dalam melaksanakan haknya tidak menjamin atau menyatakan bahwa seluruh kiriman adalah layak untuk pengangkutan dan pengantaran tanpa melanggar hukum di semua kota asal,tujuan atau yang di laluikiriman tersebut.

Prosedur Pengiriman

Disini dimana barang yang ada di agen akan siap di kirim oleh pihak kurir cabang ke alamat tujuan yang tertera di barang yang akan di kirim tersebut. Prosedur ini memang barang tidak menentu tiba di alamat tujuan,kemungkinan adanya kendala tertentu seperti bencana alam dll yang menghambatnya waktu pengiriman yang telat/delay.

Prosedur Terima Barang

Prosedur ini tidak memerlukan banyak tahapnya,karena jika barang sudah tiba di lokasi maka akan ada pengecekan dari jumlah barang yang dikirim dan mengecek kondisi barang dan itu sudah sesuai di resi. Apabila costumer berbuat curang maka pihak agen akan menanyakan secara detail, kemudian pihak agen akan melapor ke cabang agar di tindak lanjuti.

Tool Blok Sistem Informasi

Blok Input                  :  Keyboard, Mouse, Scanner, dll.

Blok Output                :  Printer,Monitor, dll.

Blok Teknologi           :  Komputer, telepon, dll.

Blok Model                 :  Aplikasi pemrograman Oracle

Kesimpulan

  • Perusahaan fokus dalam pengiriman barang dan logistik
  • Jasa Freight Forwarding atau pengiriman barang adalah usaha yang ditujukan untuk mewakili kepentingan Pemilik Barang
  • Jasa Freight forwarding rangkaian beberapa kegiatan yang perlu dilakukan hingga diterimanya barang oleh pihak yang berhak. Setelah itu barulah perusahaan Freight Forwarding akan menerima uang jasa dari Pemilik Barang.
  • Pelayanan jasa yang diberikan harus semakin inovatif, Brand trust dan Loyalitas
  • Memberi pengalaman dan kepuasan kepada pelanggan terhadap jasa yang di berikan kepada konsumen
About Tohir 831 Articles

Kalo satu lidi bisa patah dengan mudah, tapi seratus lidi yang bersatu akan sangat susah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*