Artikel Budidaya Rumput Laut

Artikel Budidaya Rumput Laut – Rumput laut merupakan salah satu produk unggulan Indonesia dan produksinya meningkat setiap tahunnya. Untuk meningkatkan produksi rumput laut yakni dengan mempertahankan keberlanjutan agribisnis rumput laut, yang ditentukan oleh jaminan kualitas dan kontinuitas produksi (sistem produksi), pasar (jejaring), modal usaha, dan jaminan untuk berusaha (regulasi). Sedangkan untuk strategi pengembangannya dapat ditempuh melalui pemetaan dan penataan kawasan budidaya, pengembangan sistem usaha dalam kawasan, penguatan kelembagaan dan pemberdayaan budidaya, penciptaan iklim usaha yang kondusif, pengembangan sarana dan prasarana, serta pengembangan mutu dan nilai tambah. Kabupaten Minahasa Utara memiliki luasan yang sangat berpotensi untuk pengembangan budidaya rumput laut, khususnya di Pulau Nain, Kecamatan Wori, yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai pembudidaya rumput laut. 

Pada tahun 1996 – 2000 terjadi puncak produksi rumput laut sebanyak 350 – 400 ton per tahun, kemudian pada akhir tahun 2000 produksinya menurun, dan pada tahun 2009 produksi rumput laut hanya 22 ton per tahun. Masalah penurunan produksi rumput laut disebabkan oleh suatu sistem yang sangat kompleks, berupa hubungan antar faktor biologi atau faktor interaksi bio-fisik dalam ekosistem. Penurunan produksi rumput laut di Pulau Nain disebabkan oleh pemakaian bibit yang berulang selama lebih dari 20 tahun sehingga bibit tersebut bermutu rendah karena telah membawa bibit penyakit atau daya tahan terhadap penyakit sudah berkurang. Pengembangan rumput laut di Pulau Nain membutuhkan strategi untuk meningkatkan kembali produksinya.

Artikel Budidaya Rumput Laut

Penyusunan strategi menggunakan analisis strategi pengembangan yang terdiri atas: analisis lingkungan, SWOT dan QSPM. Tiga prioritas utama strategi pengembangan budidaya rumput laut di Pulau Nain yaitu: mengefektifkan peran Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), serta lembaga terkait dalam pembinaan dan pengembangan sumberdaya manusia (SDM); peningkatan sumber permodalan usaha; pengadaan pola kerjasama kemitraan pasar.

Rumput laut merupakan salah satu sumber devisa negara dan sumber pendapatan bagi masyarakat daerah pantai. Rumput laut tumbuh hampir di seluruh bagian hidrosfer sampai batas kedalaman 200 meter. Rumput laut ada yang hidup di daerah tropis, subtropis, dan perairan dingin. Budidaya rumput laut merupakan salah satu jenis budidaya di bidang perikanan yang mempunyai peluang untuk di kembangkan di wilayah perairan Indonesia. Pusat penyebaran rumput laut diantaranya di Perairan Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Pulau Bali, Pulau Sumbawa, Pulau Sumba dan Perairan Kepulauan Maluku. Salah satu kawasan budidaya rumput laut di Kuta Selatan yaitu Desa Kutuh. Jenis rumput laut yang dibudidayakan yaitu Eucheuma cottonii dan Eucheuma spinosum. Petani lebih banyak membudidayakan dan mengembangkan rumput laut jenis Eucheuma cottonii karena jumlah ketersediaan bibitnya lebih banyak dan lebih mudah didapat, pemasaran dan harga jualnya lebih tinggi, serta lebih banyak peminatnya dibandingkan dengan rumput laut jenis Eucheuma spinosum.

Pemasaran rumput laut Eucheuma cottonii lebih luas dan sudah diekspor, sedangkan Eucheuma spinosum hanya untuk konsumsi lokal dan harga jualnya lebih rendah. Biaya usaha tani terdiri atas biaya variabel dan biaya tetap. Biaya variabel meliputi biaya bibit, upah, tenaga kerja, dan karung pengepakan. Biaya tetap meliputi alat-alat yang diperlukan dalam budidaya rumput laut Eucheuma cottonii dan Eucheuma spinosum. Budidaya rumput laut jenis Eucheuma cottonii lebih memberikan keuntungan yang besar dibandingkan dengan rumput laut jenis Eucheuma spinosum, dengan selisih pendapatan bersih Rp 1.230.841,67 per 5 are dalam satu kali siklus produksi (45 hari). Pendapatan bersih usahatani rumput laut jenis Eucheuma cottonii sebesar Rp 1.983.267,99 sedangkan pendapatan bersih usahatani rumput laut jenis Eucheuma cottonii sebesar Rp 752.426,32.

One thought on “Artikel Budidaya Rumput Laut

  1. Pingback: Mengenal Minuman Jelly dan Bagaimana Cara Membuatnya | Chyrun.com

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !