Klasifikasi Ascomycetes didasarkan pada tipe askus

Anggota dari kelas Ascomycetes.
Klasifikasi Ascomycetes didasarkan pada tipe askus, bukan pada bentuk dan
struktur askokarpnya. Anggotanya antara lain:
1.         
Morchella sp. Askokarp mempunyai bermacam-macam bentuk
yaitu mangkuk, cakram, lidah, bunga karang, lonceng, pelana, dan sendok.
Askokarpnya terbuka yang disebut dengan apotesium. Ascomycetes dicirikan dengan
produksi dari askokarp yang dikenal dengan nama apotacia. Sebuah apotesium
terdiri atas tiga bagian: himenium, hipotecciumatau sub himenium, dan eksipulum
(Alexopoulos et al,. 1996).
Ascomycota

2.   Penicillium sp. mempunyai fase vegetatif dan generatif (menghasilkan
askospora). Konidia dan miseliumnya berwarna cerah dan reproduksi aseksualnya
membentuk konidia. Konidia Penicillium sp. berbeda degan konidia Aspergillus
sp, yaitu konidia Penicillium sp. tidak mempunyai vesikula sedangkan pada
Aspergillus sp. mempunyai vesikula (Pelezar dan Chan, 1986).

3.         
Xylaria sp. memiliki askus yang mempunyai rambut-rambut
pada ujungnya, askospora berwarna gelap, dan terdapat parafisis yang banyak di
sekitar askus (antar aksus yang satu dengan askus yang lainnya). Peritesium
tampak muncul sedikit dari stroma (berbentuk seperti gada). Dinding jelas dan
leher sedikit menonjol.
4.         
Aspergillus sp. mempunyai miseium yang terddiri dari hifa
bersekat, berinti banyak (septet multinukleat ). Pembiakan aseksual dengan
pembentukan konidia (lebih dari satu) dalam setiap satu sterigma. Warna konidia
berbeda-beda dari hitam, coklat, kuning, dan hijau (merupakan pembeda spesies yang
satu dengan yang lainnya).

Stemonitis sp. termasuk dalam phylum
Myxomycota (Alexopoulos et al., 1996). Habitatnya pada tempat-tempat
lembab dan kayu lapuk. Fase asimilatif plasmodium dengan membran plasmodium,
sedangkan fase reproduktifnya menggunakan kapitalium. Bagian-bagiannya terdiri
atas holdfast, stipe, dan kapitalium.

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !