Tahun Baru Datang, Keperawanan Hilang

By | 3 Januari 2017

Tahun Baru Datang, Keperawanan Hilang – Telepon genggam Rita tiba-tiba berdering segera saja dia mengangkat telepon tersebut dengan wajah sumriah, telepon dari siapa? Terdengar suara dari kejauhan. Sontak saja mengagetkan Rita yang sedari tadi ngobrol nampak mesra .

Tiba-tiba Riko datang tanpa sepengetahuan Rita dari belakang, Hemm… kayanya seneng banget tadi habis ditelepon siapa tanya Riko, siapa lagi dong yang bisa buat aku senangnya seperti ini kalau bukan dari mas pacar.

Cieh,, gayamu ta, ta. Eh bentar lagi kan tahun baru datang kita buat rencana yuk, pergi kemana gitu, teman-teman alumni SMA kita juga banyak yang ngajakin pergi ke Dieng katanya.

Tahun Baru Datang, Keperawanan Hilang

Ilustrasi keperawanan hilang

Aduh Rik mending kamu ngajak yang lain saja lah, malam tahun baru yang jelas aku pergi bersama yayank dong.

Ye,, aku kan hanya ngajak, siapa tahu kamu berminat gitu, kalau tidak mau ya tidak masalah, aku kan hanya menyampaikan pesan dari teman-teman.

Riko bergegas meninggalkan rumah Rita dengan wajah sebal, dalam hati dia berkata mentang-mentang sudah punya pacar teman-teman yang lain dilupakan.

Tak berselang lama akhirnya teman-teman Riko datang mereka adalah Anji, Bimo, Tika dan Rachel. Mereka sengaja bertandang ke rumah Riko untuk membahas agenda tahun baru nanti.

Setelah beberapa saat berdebat akhirnya mereka sepakat bahwa malam tahun baru nanti mereka akan mendaki gunung, tidak seperti rencana awal yang sempat dilontarkan oleh Tika yaitu ke Dieng.

Gunung yang mereka pilih adalah gunung Sumbing, Gunung tertinggi ketiga di Pulau Jawa setelah Semeru dan Slamet.

Pembahasan masalah rencana tahun baru telah selesai, Riko akhirnya mengeluarkan unek-uneknya kepada teman-temanya mengenai tanggapan jutek Rita sewaktu diajak dia berkumpul untuk membahas rencana tahun baru.

Rita semenjak punya pacar memang begitu, jarang juga kumpul dengan kita-kita timpal Rachel, padahal sebelum itu kemana-mana selalu bareng ya Tik sama kita.

Iya bener, ya sudahlah mungkin memang Rita sedang senang-senangnya punya pacar, maklum lah semenjak dia putus dengan Rangga dia lama kan menjomblo.

Waktu yang dinanti-nanti akhirnya tiba juga malam tahun baru selang beberapa jam lagi, Riko dan rombongan sudah berada di Temanggung guna pendakian ke Gunung Sumbing, sementara Rita sedang menunggu malam untuk pergi bersama pacarnya.

Malam ini Rita tampak sangat senang sekali, dia berdandan layaknya putri yang akan bertemu dengan pangerannya.

Dibalut dengan baju berwarna biru, Rita tampak begitu anggun belum lagi dengan senyum yang selalu mengembang dibibirnya, membuat laki-laki manapun akan terperana melihatnya.

Rita menunggu sang pujaan hati dengan hati gelisah, waktu sudah menunjukan jam 7 malam namun sampai sekarang orang yang dia nanti-nantikan belum juga datang.

Dia sempat sedikit marah karena sudah lama menunggu, belum sempat marahnya reda akhirnya orang yang dia nanti-nantikan datang juga, yang membuat marahnya seketika reda.

Senyum kembali mengembang dari bibir merahnya, kok lama banget sih tanya Rita. Iya tadi di jalan macet, oia kita mau kemana nih tanya Rita lagi? Kan kemarin aku sudah bilang kita akan kepuncak.

Konon dari puncak kita bisa menikmati indahnya malam pergantian tahun dengan memandang kota kita dari ketinggian.

Hawa dingin sudah mulai terasa menyelimuti tubuh menandakan bahwa mereka sudah sampai ke puncak.

Kita ke hotel dulu ya menemui teman, tanpa banyak curiga, Rita pun mengiyakan saja, sesampainya di hotel sudah banyak teman-teman dari pacarnya Rita yang sedang ngobrol-ngobrol sambil menengguk minuman keras.

Rita sempat kaget, karena tidak hanya laki-laki banyak juga perempuan yang sedang berkumpul disitu, berpesta, bersendagurau tak karuan.

Rita awalnya ingin meninggalkan tempat itu, namun dicegah oleh pacarnya karena dia bilang hanya sebentar katanya.

Karena merasa tidak enak Rita akhirnya mau duduk disana, langsung saja Rita ditawari segelas minuman keras, Ayo mba minum, ini hanya untuk penghangat tubuh tidak akan memabukan. Tidak terimakasih, aku tidak terbiasa dengan minuman seperti ini.

Pacarnya menimbali iya Ta coba saja, nanti badan akan terasa hangat, disini kan dingin sekali, nanti kamu masuk angin loh.

Karena semakin malam hawa semakin dingin akhirnya Rita mau untuk mencoba meminumnya. Hore,, segerombolan teman-teman dari pacarnya semakin senang karena melihat Rita mau minum.

Gimana mba enak kan? Iya, tanpa sadar sudah beberapa gelas minumam haram itu masuk ke dalam tubuhnya, Rita merasa pusing, tubuhnya seakan berat untuk terjaga.

Setelah sadar dia sudah berada di kamar hotel dengan kondisi tubuh tanpa busana, seketika Rita pun berteriak menangis, dia menyadari bahwa mahkota yang selam ini dia jaga telah direnggut oleh pacarnya., dia kini sudah tidak suci lagi.

Hanya penyesalan yang kini dia rasa, seketika itu juga dia teringat akan Riko dan teman-temanya karena penolakan untuk pergi bersamanya.

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !