Teknik Membuat Mentega Dari Susu

Teknik Pembuatan Mentega Susu – Dalam kehidupan sehari-hari, tidak semua orang meminum air susu yang belum diolah. Hal ini disebabkan karena tidak terbiasa mancium aroma susu segar (mentah), atau sama sekali tidak suka air susu dan sebagian lagi karena menganggap harga air susu mahal dibandingkan kebutuhan sehari-hari lainnya. Dengan adanya teknologi pengolahan/pengawetan bahan makanan, maka hal tersebut diatas dapat diatasi, sehingga air susu beraroma enak dan disukai orang.

Proses pengolahan susu bertujuan untuk memperoleh susu yang beraneka ragam, berkualitas tinggi, berkadar gizi tinggi, tahan simpan, mempermudah pemasaran dan transportasi, sekaligus meningkatkan nilai tukar dan daya guna bahan mentahnya. Selain itu pengolahan di sini juga bertujuan untuk menghindari agar air susu sapi tidak mubadzir atau terbuang percuma. Sebagaimana kita ketahui bahwa air susu sapi murni hanya mampu bertahan dalam waktu kurang dari 24 jam. Lewat dari batas waktu tersebut kalau tidak bisa memanfaatkannya, maka air susu akan terbuang percuma dan menyebabkan kerugian yang tidak sedikit nilainya.

Susu segar dapat diolah menjadi berbagai bentuk produk yang cukup digemari serta memiliki daya simpan produk yang relatif lama. Banyak sekali produksi olahan susu segar yang dibuat agar susu lebih enak dan sesuai selera masyarakat indonesia. Salah satu olahan produk tersebut adalah mentega. Mentega adalah produk ilahan susu yang diperoleh melalui proses pengocokan (chuning) sejumlah krim yaitu bagian susu yang kaya akan lemak yang timbul kebagian atas dari susu pada waktu didiamkan ataupun dipisahkan dengan separator.

Dalam mengkonsumsi 25 gram mentega terkandung kalori sebesar 180 kilo kalori, lemak total sebanyak 20 gram dan natrium 230 mg. Mentega mengandung 6 vitamin diantaranya A, B1, B2, D, E DAN Niasin juga terdapat zat besi, fosfor, natrium, kalium serta omega-3 dan omega-6 yang semuanya sangat dibutuhkan oleh manusia.

Teknologi pembuatan mentega dilakukan dengan peralatan yang masih sederhana, karena memang sesuai visi perusahaan bahwa perusahaan inginmeminimalkan pemakaian mesin-mesin guan memberdayakan masyarakat sekitar untuk dijadikan tenaga kerja guna mengurangi angka pengangguran.

Pembuatan mentega dapat dilakukan dengan cara :

  • Krim dan skim susu dipisahkan menggunakan cream separator atau dengan cara susu segar dimasukan kedalam wadah bermulut lebar disimpan dilemari pendingain suhu 5-10 oC selama 12 jam. Lapisan krim berwarna kuning dipermukaan diambil dengan sendok atau diseot dengan selang plastik kedasar wadah untuk mengambil skim.
  • Krim dipasteurisasi pada suhu 85 oC selama 15 detik untuk membunuh mikroba merugikan dan inaktivasi enzim lipase.
  • Didinginkan samapi mencapai suhu 7 oC
  • Pengocokan (churning) pada suhu 10 oC selama 12 jam atau 4oC selama 3 jam sebanyak ½ volume alat churning, sambil mengambil serum yang terbentuk diganti dengan air sebanyak volume serum yang dibuang, lakukan berulang (empat kali).
  • Penambahan garam sebanyak 1-2 %.
  • Mentega diremas (butter kneading) untuk membentuk mentega yang kompak Mentega kaya vitamin yang mudah diserap, yaitu vitamin A yang sangat dibutuhkan tubuh dalam fungsi fisiologis dan pemeliharaan sistem endokrin.natrium berguna untuk menjaga keseimbangan asam dan basa didalam tubuh serta terlibat dalam permeabilitas sel. Kalium berguna untuk pengaturan keseimbangan cairan sel, kontraksi sel otot, dan terlibat dalam permeabilitas sel. Fungsi besi adalah untuk pembentukan sel darah merah, transpor oksigen, serta mencegah anemia. Fosfor berperan untuk pemebentukan tulang dan gigi, terlibat dalam absorpsi glukosa dan gliserol, serta dalam transpor asam lemak.

Berkomentarlah dengan bijak,,No Spam !